Iran juga dilaporkan telah membuat pengaturan pendanaan serupa dengan setidaknya dua negara Teluk Arab lainnya .
Kementerian Luar Negeri UEA membantah bahwa telah terjadi transfer dana, menurut laporan yang merangkum cerita Reuters dan respons UEA tersebut . Kementerian menegaskan bahwa "klaim ini sepenuhnya palsu dan tidak berdasar, serta menegaskan bahwa tidak ada dana Iran yang dibekukan telah dilepaskan, ditransfer, atau difasilitasi melalui UEA"
. Ini berarti status cerita ini saat ini adalah "dilaporkan tetapi dibantah secara resmi": sumber anonim Reuters menegaskan pengaturan itu ada, sementara UEA secara terbuka membantah adanya transfer
.
Krisis dan negosiasi AS-Iran. Pengaturan UEA-Iran yang dilaporkan ini muncul di tengah diplomasi krisis AS-Iran yang lebih luas, di mana UEA menyerukan solusi jangka panjang dan meminta Washington dan Teheran untuk menyelesaikan perjanjian nuklir . Negosiasi AS-Iran juga dilaporkan sebagai pembicaraan berisiko tinggi yang hasilnya bisa mengarah pada perang atau potensi kesepakatan
.
Perubahan sikap UEA. Pada Maret 2026, Reuters melaporkan berdasarkan laporan Wall Street Journal bahwa UEA sedang mempertimbangkan untuk membekukan miliaran dolar aset Iran di negara Teluk itu untuk menghukum Teheran atas serangannya . Laporan Wall Street Journal itu menyebutkan para pejabat UEA sedang mempertimbangkan pembekuan aset Iran dalam langkah yang dapat memutus jalur kehidupan ekonomi penting bagi Teheran
. UEA memulihkan hubungan diplomatik dengan Iran pada tahun 2022 setelah sebelumnya menurunkannya, dan telah mencoba menyeimbangkan keselarasan keamanan Baratnya dengan diplomasi regional yang pragmatis
.
Implikasi.
Reuters melaporkan bahwa UEA setuju untuk melepaskan $10 miliar hingga $20 miliar aset Iran yang dibekukan, dengan sekitar $3 miliar sudah dilepaskan, sebagai imbalan bagi Iran untuk menghentikan serangan ke UEA . Kementerian Luar Negeri UEA membantah bahwa telah terjadi transfer
. Jika akurat, dugaan pengaturan ini akan sesuai dengan pola diplomasi krisis Teluk yang lebih luas dan bisa memberi sinyal bahwa negara-negara Teluk siap untuk mengejar jalur mereka sendiri dengan Teheran untuk mengurangi risiko keamanan
.
Comments
0 comments