ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did ShinyHunters allegedly breach, which organizations were affected, what types of data were claimed to have been stolen, what was the. Article summary: Here is a comprehensive breakdown of the ShinyHunters campaign, based on current reporting as of early June 2026.. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Tahir | Medium. # ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce" source context "ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak" Reference image 2: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Ta
Berikut adalah rangkuman lengkap kampanye ShinyHunters berdasarkan laporan terkini per awal Juni 2026.
ShinyHunters mengklaim telah membobol server Oracle PeopleSoft — perangkat lunak enterprise resource planning (ERP) dan manajemen sumber daya manusia milik Oracle . Kelompok ini menyampaikan kepada TechCrunch dan BleepingComputer bahwa mereka mengkompromikan sekitar 300 instans PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi dengan memanfaatkan kombinasi kerentanan lama dan baru
.
Data yang dicuri dilaporkan mencakup:
Menurut seorang anggota ShinyHunters yang berbicara dengan TechCrunch, niat awal kelompok ini adalah untuk membobol server PeopleSoft milik FBI . Mereka berencana menggunakan akses tersebut untuk merilis pernyataan yang menyangkal keterkaitan dengan serangkaian insiden swatting yang ditandai FBI dalam peringatan publik baru-baru ini
. Kelompok ini ingin secara terbuka membantah terlibat dalam serangan swatting yang oleh penegak hukum dikaitkan sebagian dengan aktor yang terhubung ke ShinyHunters. Upaya pembobolan FBI itu dilaporkan gagal
.
Per 10–11 Juni 2026, Oracle belum mengeluarkan pernyataan publik terkait klaim ShinyHunters . Namun, pada 10 Juni 2026, Oracle merilis Security Alert Advisory untuk CVE-2026-35273, sebuah kerentanan kritis (skor CVSS 9.8) yang memengaruhi Oracle PeopleSoft PeopleTools. Kerentanan ini dapat dieksploitasi dari jarak jauh tanpa autentikasi dan dapat mengakibatkan eksekusi kode dari jarak jauh
. Tambalan ini mengatasi celah spesifik yang oleh peneliti keamanan dan BleepingComputer diidentifikasi sebagai kemungkinan titik masuk yang digunakan dalam kampanye ShinyHunters
.
Insiden ini menyoroti pentingnya keamanan siber proaktif, terutama bagi organisasi yang menjalankan perangkat lunak perusahaan seperti Oracle PeopleSoft. Pakar keamanan merekomendasikan beberapa langkah segera :
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5].
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Data yang dicuri meliputi informasi identitas pribadi (PII), catatan HR dan keuangan, serta data mahasiswa [2][5].