ShinyHunters Klaim Bobol Server Oracle PeopleSoft, Ratusan Instansi Jadi Korban
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-ProGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5].
Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Data yang dicuri meliputi informasi identitas pribadi (PII), catatan HR dan keuangan, serta data mahasiswa [2][5].
Tujuan awal kelompok ini adalah membobol server PeopleSoft milik FBI untuk menyangkal keterlibatan dalam insiden swatting [3].
What did ShinyHunters allegedly breach, which organizations were affected, what types of data were claimed to have been stolen, what was theThe ShinyHunters campaign targeted Oracle PeopleSoft servers across more than 100 organizations.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did ShinyHunters allegedly breach, which organizations were affected, what types of data were claimed to have been stolen, what was the. Article summary: Here is a comprehensive breakdown of the ShinyHunters campaign, based on current reporting as of early June 2026.. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Tahir | Medium. # ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce" source context "ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak" Reference image 2: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Ta
openai.com
Berikut adalah rangkuman lengkap kampanye ShinyHunters berdasarkan laporan terkini per awal Juni 2026.
Apa yang Diduga Diretas?
ShinyHunters mengklaim telah membobol server Oracle PeopleSoft — perangkat lunak enterprise resource planning (ERP) dan manajemen sumber daya manusia milik Oracle . Kelompok ini menyampaikan kepada TechCrunch dan BleepingComputer bahwa mereka mengkompromikan sekitar 300 instans PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi dengan memanfaatkan kombinasi kerentanan lama dan baru .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "ShinyHunters Klaim Bobol Server Oracle PeopleSoft, Ratusan Instansi Jadi Korban"?
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5].
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Data yang dicuri meliputi informasi identitas pribadi (PII), catatan HR dan keuangan, serta data mahasiswa [2][5].
ShinyHunters Klaim Bobol Server Oracle PeopleSoft, Ratusan Instansi Jadi Korban
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-ProGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5].
Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Data yang dicuri meliputi informasi identitas pribadi (PII), catatan HR dan keuangan, serta data mahasiswa [2][5].
Tujuan awal kelompok ini adalah membobol server PeopleSoft milik FBI untuk menyangkal keterlibatan dalam insiden swatting [3].
What did ShinyHunters allegedly breach, which organizations were affected, what types of data were claimed to have been stolen, what was theThe ShinyHunters campaign targeted Oracle PeopleSoft servers across more than 100 organizations.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did ShinyHunters allegedly breach, which organizations were affected, what types of data were claimed to have been stolen, what was the. Article summary: Here is a comprehensive breakdown of the ShinyHunters campaign, based on current reporting as of early June 2026.. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Tahir | Medium. # ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce" source context "ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak" Reference image 2: visual subject "# ShinyHunters Group Extorts 39 Companies that were affected by Salesforce data leak | by Ta
openai.com
Berikut adalah rangkuman lengkap kampanye ShinyHunters berdasarkan laporan terkini per awal Juni 2026.
Apa yang Diduga Diretas?
ShinyHunters mengklaim telah membobol server Oracle PeopleSoft — perangkat lunak enterprise resource planning (ERP) dan manajemen sumber daya manusia milik Oracle . Kelompok ini menyampaikan kepada TechCrunch dan BleepingComputer bahwa mereka mengkompromikan sekitar 300 instans PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi dengan memanfaatkan kombinasi kerentanan lama dan baru .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "ShinyHunters Klaim Bobol Server Oracle PeopleSoft, Ratusan Instansi Jadi Korban"?
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5].
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
ShinyHunters mengklaim membobol sekitar 300 instans Oracle PeopleSoft di lebih dari 100 organisasi [4][5]. Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Nottingham [4][5].
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Data yang dicuri meliputi informasi identitas pribadi (PII), catatan HR dan keuangan, serta data mahasiswa [2][5].
Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi. Salah satu korban yang telah dikonfirmasi adalah Universitas Nottingham.
Di luar sektor pendidikan, kampanye ini juga menargetkan entitas di bidang perangkat lunak/teknologi, layanan keuangan, kesehatan, energi, logistik, dan real estat.
Dalam ekosistem ShinyHunters yang lebih luas selama 18 bulan terakhir, korban terkonfirmasi lainnya termasuk Instructure/Canvas (sistem manajemen pembelajaran) , Charter Communications, Telus Digital, , serta merek seperti .
Jenis Data yang Diklaim Dicuri
Data yang dicuri dilaporkan mencakup:
Informasi identitas pribadi (PII) seperti nama, alamat surel, nomor telepon, dan alamat fisik
Catatan HR dan keuangan dari sistem PeopleSoft
Data mahasiswa dan tenaga pendidik (dari pembobolan Canvas/Instructure) — kelompok ini mengklaim telah mencuri ratusan juta catatan
Token otentikasi yang digunakan untuk merangkai serangan lanjutan ke Salesforce dan lingkungan cloud lainnya
Tujuan Awal Grup Melibatkan FBI dan Bantahan Terkait Swatting
Menurut seorang anggota ShinyHunters yang berbicara dengan TechCrunch, niat awal kelompok ini adalah untuk membobol server PeopleSoft milik FBI. Mereka berencana menggunakan akses tersebut untuk merilis pernyataan yang menyangkal keterkaitan dengan serangkaian insiden swatting yang ditandai FBI dalam peringatan publik baru-baru ini . Kelompok ini ingin secara terbuka membantah terlibat dalam serangan swatting yang oleh penegak hukum dikaitkan sebagian dengan aktor yang terhubung ke ShinyHunters. Upaya pembobolan FBI itu dilaporkan gagal.
Tanggapan Oracle
Per 10–11 Juni 2026, Oracle belum mengeluarkan pernyataan publik terkait klaim ShinyHunters. Namun, pada 10 Juni 2026, Oracle merilis Security Alert Advisory untuk CVE-2026-35273, sebuah kerentanan kritis (skor CVSS 9.8) yang memengaruhi Oracle PeopleSoft PeopleTools. Kerentanan ini dapat dieksploitasi dari jarak jauh tanpa autentikasi dan dapat mengakibatkan eksekusi kode dari jarak jauh . Tambalan ini mengatasi celah spesifik yang oleh peneliti keamanan dan BleepingComputer diidentifikasi sebagai kemungkinan titik masuk yang digunakan dalam kampanye ShinyHunters .
Pelajaran Penting bagi Organisasi
Insiden ini menyoroti pentingnya keamanan siber proaktif, terutama bagi organisasi yang menjalankan perangkat lunak perusahaan seperti Oracle PeopleSoft. Pakar keamanan merekomendasikan beberapa langkah segera :
Terapkan tambalan: Segera pasang semua pembaruan keamanan terbaru, terutama untuk kerentanan kritis.
Batasi akses jaringan: Hanya izinkan pengguna tepercaya mengakses sistem sensitif.
Audit hak akses: Periksa siapa saja yang memiliki akses baca ke basis data karyawan dan cabut hak akses yang tidak perlu.
Aktifkan otentikasi kuat: Terapkan kontrol akses bersyarat dan otentikasi multi-faktor untuk alur OAuth.
Mayoritas korban adalah universitas dan institusi pendidikan tinggi. Salah satu korban yang telah dikonfirmasi adalah Universitas Nottingham.
Di luar sektor pendidikan, kampanye ini juga menargetkan entitas di bidang perangkat lunak/teknologi, layanan keuangan, kesehatan, energi, logistik, dan real estat.
Dalam ekosistem ShinyHunters yang lebih luas selama 18 bulan terakhir, korban terkonfirmasi lainnya termasuk Instructure/Canvas (sistem manajemen pembelajaran) , Charter Communications, Telus Digital, , serta merek seperti .
Jenis Data yang Diklaim Dicuri
Data yang dicuri dilaporkan mencakup:
Informasi identitas pribadi (PII) seperti nama, alamat surel, nomor telepon, dan alamat fisik
Catatan HR dan keuangan dari sistem PeopleSoft
Data mahasiswa dan tenaga pendidik (dari pembobolan Canvas/Instructure) — kelompok ini mengklaim telah mencuri ratusan juta catatan
Token otentikasi yang digunakan untuk merangkai serangan lanjutan ke Salesforce dan lingkungan cloud lainnya
Tujuan Awal Grup Melibatkan FBI dan Bantahan Terkait Swatting
Menurut seorang anggota ShinyHunters yang berbicara dengan TechCrunch, niat awal kelompok ini adalah untuk membobol server PeopleSoft milik FBI. Mereka berencana menggunakan akses tersebut untuk merilis pernyataan yang menyangkal keterkaitan dengan serangkaian insiden swatting yang ditandai FBI dalam peringatan publik baru-baru ini . Kelompok ini ingin secara terbuka membantah terlibat dalam serangan swatting yang oleh penegak hukum dikaitkan sebagian dengan aktor yang terhubung ke ShinyHunters. Upaya pembobolan FBI itu dilaporkan gagal.
Tanggapan Oracle
Per 10–11 Juni 2026, Oracle belum mengeluarkan pernyataan publik terkait klaim ShinyHunters. Namun, pada 10 Juni 2026, Oracle merilis Security Alert Advisory untuk CVE-2026-35273, sebuah kerentanan kritis (skor CVSS 9.8) yang memengaruhi Oracle PeopleSoft PeopleTools. Kerentanan ini dapat dieksploitasi dari jarak jauh tanpa autentikasi dan dapat mengakibatkan eksekusi kode dari jarak jauh . Tambalan ini mengatasi celah spesifik yang oleh peneliti keamanan dan BleepingComputer diidentifikasi sebagai kemungkinan titik masuk yang digunakan dalam kampanye ShinyHunters .
Pelajaran Penting bagi Organisasi
Insiden ini menyoroti pentingnya keamanan siber proaktif, terutama bagi organisasi yang menjalankan perangkat lunak perusahaan seperti Oracle PeopleSoft. Pakar keamanan merekomendasikan beberapa langkah segera :
Terapkan tambalan: Segera pasang semua pembaruan keamanan terbaru, terutama untuk kerentanan kritis.
Batasi akses jaringan: Hanya izinkan pengguna tepercaya mengakses sistem sensitif.
Audit hak akses: Periksa siapa saja yang memiliki akses baca ke basis data karyawan dan cabut hak akses yang tidak perlu.
Aktifkan otentikasi kuat: Terapkan kontrol akses bersyarat dan otentikasi multi-faktor untuk alur OAuth.