Pertanyaan terpenting yang sering muncul di benak pasien dan dokter gigi adalah: bisakah kawat gigi atau perawatan ortodonti menyebabkan gigi mati (nekrosis pulpa)? Jawabannya, berdasarkan bukti ilmiah terbaik saat ini, adalah tidak secara langsung. Namun, ada syarat dan kondisi tertentu yang perlu dipahami dan diantisipasi dengan protokol yang jelas.
Makalah "seminal" (penting dan mendasar) yang paling kuat untuk konsep ini adalah karya Consolaro & Bianco, berjudul "There is no pulp necrosis or calcific metamorphosis of pulp induced by orthodontic treatment: biological basis," yang diterbitkan di Dental Press Journal of Orthodontics pada 2018
. Untuk panduan protokol klinis dari hulu ke hilir, kita harus memadukannya dengan tinjauan klinis "The orthodontic-endodontic interface: trauma and pulpal considerations," yang menekankan pentingnya riwayat trauma gigi sebelum pemasangan kawat
.
Karya Ilmiah Kunci
Comments
0 comments