Untuk pertama kalinya, ALMA dan JWST bersama sama memetakan gas dingin dan gas terionisasi di galaksi CRISTAL 02, menemukan angin kencang yang dipicu supernova dan tabrakan antargalaksi [2]. Angin dahsyat ini menghempaskan gas dingin—bahan baku bintang—dengan laju dua kali lipat lebih cepat dibandingkan laju pembent...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Searching for How did astronomers use the James Webb Space Telescope and ALMA to discover that galaxy CRISTAL-02, observed 1.1 billion years. Article summary: ALMA traced the cold gas being expelled, JWST traced the ionized gas phase, and together they showed that CRISTAL-02 hosts a powerful, likely merger-triggered, supernova-driven wind. Because the outflow is removing gas a. Topic tags: general, academic, education, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Barred Spiral Galaxy Discovered in the Early Universe. The discovery of a barred spiral galaxy in a universe just a couple billion years old suggests that galaxies formed and evo" source context "Barred Spiral Galaxy Discovered in the Early Universe - Sky & Telescope" Reference image 2: vis
Hampir setahun terakhir, para astronom dibuat penasaran oleh misteri 'galaksi mati': bagaimana mungkin alam semesta yang baru berusia 1 miliar tahun sudah dihuni oleh galaksi-galaksi raksasa yang berhenti membentuk bintang? Jika diamati dari Bumi, hal itu seperti menemukan kuburan raksasa di taman kanak-kanak kosmos. Kini, teleskop-teleskop tercanggih manusia akhirnya berhasil merekam 'adegan pembunuhannya' secara langsung.
Tim astronom internasional menggunakan kombinasi kekuatan Teleskop James Webb (JWST) dan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) untuk mengintip galaksi bernama CRISTAL-02 yang berjarak sangat jauh. Cahaya dari galaksi ini telah menempuh perjalanan selama 12,7 miliar tahun untuk mencapai kita, sehingga yang kita lihat adalah kondisi galaksi saat alam semesta baru berumur 1,1 miliar tahun (pada pergeseran merah z=5.3) .
Ini bukan kasus pembunuhan misterius tanpa jejak. Para astronom berhasil memergoki sang galaksi saat sedang 'muntah'—mengeluarkan isi perutnya sendiri dengan sangat brutal.
Untuk mengungkapnya, tim menggunakan dua 'kamera' berbeda yang saling melengkapi :
Hasil perbandingan kinematika tersebut sangat mengejutkan: terdeteksi embusan angin raksasa yang didorong oleh rangkaian ledakan supernova. Pemicu dari badai supernova ini kemungkinan besar adalah proses merger atau tabrakan dua galaksi yang sedang berlangsung .
Data dari CRISTAL-02 tidak main-main. Angin ini benar-benar membawa malapetaka bagi masa depan galaksi tersebut.
Ini seperti sebuah pabrik yang membuang bahan bakunya dua kali lebih cepat dari kecepatan produksinya. Sangat tidak efisien, dan jelas sebuah resep menuju kebangkrutan—atau dalam konteks ini, kematian galaksi.
Selama ini, para astronom sering menunjuk Lubang Hitam Supermasif Aktif (AGN) sebagai tersangka utama di balik matinya galaksi-galaksi awal. Teorinya, radiasi dan angin dari lubang hitam cukup kuat untuk mengusir semua gas di sekitarnya .
Namun, kasus CRISTAL-02 membuka kemungkinan lain. Di galaksi ini, astronom tidak menemukan bukti bahwa lubang hitam aktif adalah dalangnya . Yang mereka temukan adalah kematian yang disebabkan oleh diri sendiri: aktivitas pembentukan bintang yang terlalu intens memicu ledakan supernova berantai, yang kemudian menciptakan angin topan yang justru menghancurkan dapurnya sendiri.
Poin kuncinya adalah:
Kesimpulannya: ALMA mendeteksi gas dingin yang dihempaskan keluar, JWST mendeteksi gas panasnya, dan keduanya membuktikan bahwa CRISTAL-02 memiliki angin supernova dahsyat yang dipicu tabrakan galaksi. Karena angin ini membuang gas dua kali lebih cepat dari laju pembentukan bintang, CRISTAL-02 mendemonstrasikan bahwa reaksi balik dari pembentukan bintang biasa sudah cukup untuk menguras bahan bakar galaksi masif dengan cepat
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Untuk pertama kalinya, ALMA dan JWST bersama sama memetakan gas dingin dan gas terionisasi di galaksi CRISTAL 02, menemukan angin kencang yang dipicu supernova dan tabrakan antargalaksi [2].
Untuk pertama kalinya, ALMA dan JWST bersama sama memetakan gas dingin dan gas terionisasi di galaksi CRISTAL 02, menemukan angin kencang yang dipicu supernova dan tabrakan antargalaksi [2]. Angin dahsyat ini menghempaskan gas dingin—bahan baku bintang—dengan laju dua kali lipat lebih cepat dibandingkan laju pembentukan bintang baru, sehingga galaksi kehabisan bahan bakar dalam waktu singkat [2].
Penemuan ini membuktikan bahwa 'umpan balik bintang' (supernova) saja sudah cukup kuat untuk mematikan proses pembentukan bintang di galaksi masif, tanpa perlu melibatkan lubang hitam aktif (AGN) sebagai tersangka uta...