CEO Morpho, Paul Frambot, bersama timnya berencana menggunakan modal ini untuk membangun infrastruktur kredit terbuka bagi lembaga keuangan. Langkah ini menegaskan permintaan institusional yang kuat terhadap jalur peminjaman berbasis blockchain .
Morpho mengalami pertumbuhan eksplosif sepanjang 2025–2026, terutama berkat integrasi dengan institusi besar.
Morpho telah menjelma menjadi infrastruktur pilihan DeFi bagi bursa kripto besar, bank, dan perusahaan teknologi finansial.
Morpho menjalankan peningkatan besar bernama Vaults V2, yang menjadi fokus utama rekayasa perusahaan selama lebih dari setahun.
Dari bukti yang tersedia, belum ada kutipan langsung dari Paul Frambot yang secara spesifik menyatakan "Morpho akan mengejar IPO" atau "Morpho akan tercatat di bursa saham." Namun, putaran token senilai $175 juta dan valuasi $2 miliar menempatkan Morpho pada posisi di mana pematangan menuju pasar publik adalah langkah logis berikutnya. Pola yang lebih luas — perusahaan infrastruktur kripto besar yang mengejar IPO — memberikan konteks yang relevan (lihat di bawah).
Periode 2025–2026 menandai pergeseran signifikan menuju pencatatan publik di antara perusahaan kripto besar, meskipun kejelasan regulasi belum merata:
Dengan pendanaan $175 juta, valuasi $2 miliar, dan daftar mitra — dari Coinbase hingga Société Générale dan Apollo — Morpho kini termasuk protokol DeFi yang paling terkoneksi secara institusional. Peningkatan V2 dan peluncuran Morpho Midnight dirancang untuk menangkap gelombang berikutnya dari permintaan institusional akan kredit on-chain yang pasti dan teregulasi.