Dengan metode ini, Noop diklaim mampu menampilkan beragam data dari sensor, termasuk detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), kadar oksigen darah (SpO2), suhu tubuh, data gerakan, serta ringkasan aktivitas dan tidur . Saat ini, aplikasi ini tersedia untuk pengguna Android dan macOS
.
Noop bukanlah yang pertama. Sebelumnya, seorang pengembang independen bernama Bennet telah lebih dulu merilis Goose, sebuah aplikasi open source yang juga memungkinkan koneksi ke gelang Whoop tanpa langganan . Proyek Goose lahir dari proses rekayasa balik (reverse engineering) terhadap perilaku Bluetooth Whoop 5.0 yang memakan waktu sekitar 23,5 jam
. Goose membuktikan bahwa 'jailbreak' terhadap data Whoop sangat mungkin dilakukan. Noop melanjutkan semangat yang sama, menyediakan antarmuka alternatif bagi pengguna untuk mengakses data dari perangkat keras yang sudah mereka miliki tanpa terikat kontrak berbayar
.
Meskipun tawaran Noop terdengar menarik, penting untuk memahami 'ranjau' yang menyertainya:
Noop hanyalah salah satu contoh dari kejenuhan pasar terhadap model bisnis 'langganan wajib' pada perangkat keras yang sudah dimiliki pengguna. Gerakan ini erat kaitannya dengan filosofi "hak untuk memperbaiki" dan kepemilikan data pribadi. Intinya, jika Anda sudah membeli perangkat keras, data yang dihasilkannya seharusnya juga sepenuhnya menjadi milik Anda, tanpa harus ditebus dengan biaya berulang setiap bulan . Jika aplikasi seperti Noop dan Goose terus berkembang, ini bisa menjadi tekanan besar bagi vendor wearable untuk menyediakan akses data lokal yang lebih fleksibel dan terjangkau
.
Comments
0 comments