Penutupan Selat Hormuz pasca perang AS Iran disebut IEA sebagai 'gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global' [4]. Tagihan impor bahan bakar fosil harian UE melampaui $587 juta, dengan lonjakan kumulatif lebih dari €22 miliar pada awal Mei 2026 [7][8].

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What effects has the US-Iran war had on EU and UK energy markets, including changes in EU fossil fuel imports, UK petrol and diesel prices,. Article summary: The US-Iran war that began on February 28, 2026 has triggered the largest oil supply disruption in history via the closure of the Strait of Hormuz, sending shockwaves through EU and UK energy markets. Here is a breakdown. Topic tags: general, general web, user generated, news, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Experts React | Effects of the Iran War on Energy Markets. With the world still reeling from the effective closure of the Strait of Hormuz, through which approximately one fifth of" source context "Experts React | Effects of the Iran War on Energy Markets - Foreign Policy Research Institute" Refe
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah memicu apa yang disebut Badan Energi Internasional (IEA) sebagai "gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global" . Pemicu utamanya adalah penutupan fungsional Selat Hormuz, jalur titik-titik kritis maritim yang biasanya dilewati sekitar 20–25% perdagangan minyak dunia
. Guncangan ini langsung mengirimkan gelombang kejut ke pasar energi Uni Eropa dan Inggris. Berikut adalah uraian dampak dan respons di setiap area:
Meskipun Uni Eropa tidak mengimpor minyak secara langsung dari Iran, blok ini sangat terpukul oleh gangguan di Selat Hormuz . Sejak eskalasi konflik, tagihan impor bahan bakar fosil harian UE meroket hingga melampaui $587 juta (sekitar Rp9,6 triliun)
. Secara kumulatif, pada awal Mei 2026, peningkatan tagihan impor ini telah menembus angka €22 miliar (sekitar Rp375 triliun)
.
Situasi ini berbeda dengan krisis energi tahun 2022 akibat invasi Rusia ke Ukraina. Pasokan gas UE tidak dalam bahaya fisik langsung karena Iran bukan pemasok utama gas untuk Eropa, tetapi guncangan harga kali ini sangat parah dan berpotensi berlangsung lama . Proyeksi harga minyak mentah Brent diperkirakan bisa melambung ke kisaran $120–$164 per barel tergantung durasi konflik
.
Pengemudi di Inggris langsung merasakan dampaknya di pom bensin. Sebelum konflik, harga bensin berada di sekitar £1,32 per liter. Harga tersebut melonjak tajam hingga menyentuh rata-rata 159,6p per liter pada akhir Mei 2026, level tertinggi sejak Desember 2022 . Untuk solar, situasinya lebih parah lagi, mencapai 184,9p per liter per 26 Mei 2026
.
Memasuki awal Juni 2026, harga bensin tanpa timbal tercatat di 159,4p/liter dan solar di 183,9p/liter . Organisasi otomotif RAC melaporkan, hanya dalam satu bulan pertama konflik, para pengemudi di Inggris telah merogoh kocek tambahan sebesar £307 juta (sekitar Rp6,2 triliun) hanya untuk bahan bakar
. Analis mencatat, pengemudi mobil bensin dihantam krisis ini lima kali lebih keras dibandingkan pemilik mobil listrik
.
Krisis harga minyak kali ini justru menjadi "berkah" tersembunyi bagi adopsi mobil listrik. Analisis dari Energy and Climate Intelligence Unit (ECIU) menemukan, dalam 100 hari pertama konflik, kenaikan harga minyak telah menambah £1,7 miliar (sekitar Rp34,5 triliun) pada biaya pengoperasian mobil bensin dan solar di Inggris . Sebagai perbandingan, pengemudi mobil bensin membayar £175 lebih mahal dibandingkan jika mereka menggunakan mobil listrik yang setara dalam periode tersebut
.
Daya tarik ekonomi mobil listrik yang semakin kuat ini langsung tercermin di pasar. Penjualan mobil listrik murni di pasar-pasar utama otomotif Eropa melonjak hampir sepertiganya di kuartal pertama 2026, karena para pengemudi berupaya mencari alternatif dari bensin yang semakin mahal . Penjualan mobil listrik bekas juga melonjak tajam di seluruh Eropa
.
Di Inggris sendiri, minat terhadap mobil listrik, yang diukur dari jumlah pertanyaan calon pembeli (enquiries), naik 23% sejak konflik dimulai . Bank of America dalam catatannya menyebutkan, keunggulan biaya bahan bakar mobil listrik atas mobil konvensional kini semakin lebar, menjadikan elektrifikasi sebagai pilihan yang kian menarik secara ekonomi
.
Menghadapi krisis yang melumpuhkan ini, respons kebijakan datang dalam dua gelombang.
Gelombang Pertama: Aksi Nasional yang Terfragmentasi
Awalnya, negara-negara anggota UE bergerak sendiri-sendiri dengan berbagai paket stimulus domestik. Spanyol, misalnya, meloloskan rencana senilai €5 miliar yang berfokus pada pemotongan pajak, termasuk penurunan PPN untuk semua bentuk energi menjadi 10% . Sementara itu, Polandia menyerukan "fleksibilitas" dalam pendekatan bersama Uni Eropa
.
Gelombang Kedua: Koordinasi Tingkat UE
Pada 22 April 2026, Komisi Eropa akhirnya meluncurkan strategi komprehensif yang disebut paket "AccelerateEU". Paket ini berisi 44 aksi spesifik, mulai dari pemotongan pajak listrik, koordinasi pengisian ulang cadangan gas, optimalisasi distribusi bahan bakar jet, hingga percepatan penyebaran energi bersih .
Komisi Eropa memperingatkan bahwa efek krisis ini akan terasa "selama bertahun-tahun" dan menegaskan kembali bahwa transisi ke energi bersih adalah respons strategis yang paling tepat . Langkah manajemen krisis lainnya termasuk seruan kepada negara anggota untuk menurunkan target pengisian penyimpanan gas dari 90% menjadi 80% demi meredam tekanan permintaan
. Para menteri energi UE juga telah menggelar pertemuan darurat pada 31 Maret 2026, dan negara-negara G7 berjanji untuk mengambil "semua tindakan yang diperlukan" guna menjaga stabilitas pasar energi
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Penutupan Selat Hormuz pasca perang AS Iran disebut IEA sebagai 'gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global' [4].
Penutupan Selat Hormuz pasca perang AS Iran disebut IEA sebagai 'gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global' [4]. Tagihan impor bahan bakar fosil harian UE melampaui $587 juta, dengan lonjakan kumulatif lebih dari €22 miliar pada awal Mei 2026 [7][8].
Harga bensin di Inggris melonjak dari sekitar £1,32 per liter menjadi rata rata 159,4p per liter pada awal Juni 2026 [4][9].