Dengan kata lain, fitur ini bukan sekadar pengaturan “cepat” atau “lambat”. Pengguna dapat menukar kecepatan respons dengan kedalaman analisis sesuai kebutuhan.
Google merilis Thinking Levels secara bertahap dalam waktu sekitar dua minggu:
Ketersediaan pilihan tertentu tetap dapat bergantung pada model yang digunakan, jenis akun, dan wilayah layanan.
Aplikasi Gemini dapat menampilkan hingga tiga tingkat penalaran, meski tidak semua pilihan tersedia untuk setiap pengguna atau model .
Standard adalah pengaturan bawaan. Gemini menggunakan penalaran dinamis dan menyesuaikan kedalamannya berdasarkan perkiraan kompleksitas pertanyaan. Mode ini paling sesuai untuk pertanyaan sehari-hari, penyuntingan ringan, ringkasan, dan percakapan yang membutuhkan respons cepat .
Extended meminta Gemini meluangkan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan persoalan sebelum menjawab. Mode ini ditujukan untuk masalah yang melibatkan matematika, pemrograman, logika, analisis panjang, atau rencana dengan banyak tahapan .
Mode Extended tersedia bagi pengguna gratis maupun berbayar. Konsekuensinya, waktu tunggu biasanya lebih lama dan konsumsi komputasi lebih besar.
Deep Thinking merupakan tingkat paling tinggi yang ditampilkan pada sebagian pengalaman Gemini dan ditujukan bagi pelanggan Google AI Ultra. Mode ini terpisah dari sakelar Standard/Extended untuk penggunaan sehari-hari dan dirancang sebagai opsi penalaran dengan kebutuhan komputasi tinggi .
Perbedaan utama kedua mode ini adalah pertukaran antara kecepatan dan kedalaman penalaran.
| Aspek | Standard | Extended |
|---|---|---|
| Ketersediaan | Pengguna gratis dan berbayar | Pengguna gratis dan berbayar |
| Cara kerja | Penalaran dinamis; Gemini menyesuaikan usaha berpikir secara otomatis | Gemini didorong untuk menimbang persoalan lebih lama dan lebih mendalam |
| Dampak pada kuota | Menggunakan batas pemakaian harian standar | Beban komputasi lebih tinggi sehingga batas pemakaian dapat habis lebih cepat |
| Model di aplikasi | Fast atau Gemini 3 Flash dan Gemini 3.1 Pro, tergantung ketersediaan | Model yang sama ketika opsi tersedia |
| Model di API | Model Gemini 3-series yang mendukung pengaturan tingkat penalaran | Secara konsep setara dengan tingkat penalaran tinggi, seperti thinkingLevel=HIGH pada model yang mendukungnya |
| Tidak tersedia pada | Model khusus “Thinking” yang memang sudah beroperasi dalam mode penalaran mendalam | Model khusus yang sama |
Google tidak menetapkan aturan sederhana seperti “Extended menghabiskan dua kali kuota”. Namun, penggunaan komputasi yang lebih besar berdampak pada batas pemakaian. Sebagai gambaran, Google memisahkan batas harian untuk model Thinking dan Pro; pelanggan AI Pro disebut mendapatkan hingga 300 prompt per hari untuk model Thinking dan 100 prompt untuk model Pro .
Extended bukan berarti selalu menghasilkan jawaban yang lebih baik untuk semua pertanyaan. Untuk tugas sederhana, tambahan waktu dan komputasi bisa jadi tidak memberikan manfaat yang sepadan .
Google secara bertahap mengganti pendekatan lama berbasis jumlah token melalui parameter thinking_budget dengan pengaturan kualitatif thinkingLevel atau thinking_level. Pada Gemini 3-series, pilihan yang tersedia dapat mencakup:
minimal untuk latensi rendah dan kebutuhan throughput tinggi;low untuk tugas yang tidak membutuhkan analisis kompleks;medium sebagai titik tengah antara kecepatan dan kedalaman;high untuk persoalan yang membutuhkan penalaran lebih kuat .Gemini 3.5 Flash menjadi perubahan penting bagi pengembang karena menggunakan thinking_level sebagai antarmuka utama dan mengubah pengaturan bawaan API dari high menjadi medium. Artinya, kode yang sebelumnya dibuat untuk model Gemini 3 dengan tingkat tinggi bisa berjalan dengan penalaran yang lebih rendah setelah dipindahkan tanpa pembaruan konfigurasi .
Thinking Levels merupakan bagian dari strategi penalaran Google yang lebih luas, bukan fitur yang berdiri sendiri.
Deep Think adalah mode penalaran khusus Google untuk tantangan di bidang sains, riset, dan teknik. Fitur ini dibangun di atas Gemini 3.1 Pro dan tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra di aplikasi Gemini. Salah satu contoh yang diberikan Google adalah kemampuan menganalisis sketsa, membuat model bentuk kompleks, lalu menghasilkan file untuk pencetakan 3D .
Deep Think berbeda dari pengaturan Standard/Extended. Thinking Levels dirancang sebagai kontrol harian pada model reguler, sedangkan Deep Think merupakan produk khusus dengan kebutuhan komputasi lebih tinggi.
Thinking Levels membawa konsep penalaran yang dapat dikonfigurasi ke pengguna umum. Pengguna tidak perlu memahami jumlah token atau parameter teknis untuk menentukan apakah Gemini harus menjawab secara cepat atau menelaah persoalan lebih dalam.
Google memperkenalkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O pada 19 Mei 2026. Google memposisikannya sebagai model terkuatnya untuk pekerjaan agentic dan pemrograman. Model ini diklaim mengungguli Gemini 3.1 Pro pada sejumlah tolok ukur coding dan agentic, sekaligus menghasilkan keluaran sekitar empat kali lebih cepat dibandingkan model frontier yang sebanding .
Gemini 3.5 Flash juga membawa beberapa kemampuan penting, termasuk konteks hingga 1 juta token, keluaran maksimum 65.000 token, empat tingkat penalaran di API, dan pemeliharaan “thought” atau konteks penalaran di antara giliran percakapan .
Thinking Levels memberi pengguna sebuah “kenop” untuk mengatur seberapa keras Gemini bekerja sebelum menjawab. Standard cocok untuk kecepatan dan tugas ringan, sementara Extended lebih tepat untuk analisis yang membutuhkan beberapa langkah—dengan konsekuensi waktu tunggu dan pemakaian kuota yang lebih besar.
Di balik kontrol sederhana ini terdapat arsitektur yang sama di seluruh ekosistem Google: Thinking Levels untuk penggunaan harian, Deep Think untuk tantangan penalaran khusus, dan Gemini 3.5 Flash untuk membawa pengaturan penalaran yang lebih fleksibel kepada pengembang melalui API.
Dengan kata lain, fitur ini bukan sekadar pengaturan “cepat” atau “lambat”. Pengguna dapat menukar kecepatan respons dengan kedalaman analisis sesuai kebutuhan.
Google merilis Thinking Levels secara bertahap dalam waktu sekitar dua minggu:
Ketersediaan pilihan tertentu tetap dapat bergantung pada model yang digunakan, jenis akun, dan wilayah layanan.
Aplikasi Gemini dapat menampilkan hingga tiga tingkat penalaran, meski tidak semua pilihan tersedia untuk setiap pengguna atau model .
Standard adalah pengaturan bawaan. Gemini menggunakan penalaran dinamis dan menyesuaikan kedalamannya berdasarkan perkiraan kompleksitas pertanyaan. Mode ini paling sesuai untuk pertanyaan sehari-hari, penyuntingan ringan, ringkasan, dan percakapan yang membutuhkan respons cepat .
Extended meminta Gemini meluangkan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan persoalan sebelum menjawab. Mode ini ditujukan untuk masalah yang melibatkan matematika, pemrograman, logika, analisis panjang, atau rencana dengan banyak tahapan .
Mode Extended tersedia bagi pengguna gratis maupun berbayar. Konsekuensinya, waktu tunggu biasanya lebih lama dan konsumsi komputasi lebih besar.
Deep Thinking merupakan tingkat paling tinggi yang ditampilkan pada sebagian pengalaman Gemini dan ditujukan bagi pelanggan Google AI Ultra. Mode ini terpisah dari sakelar Standard/Extended untuk penggunaan sehari-hari dan dirancang sebagai opsi penalaran dengan kebutuhan komputasi tinggi .
Perbedaan utama kedua mode ini adalah pertukaran antara kecepatan dan kedalaman penalaran.
| Aspek | Standard | Extended |
|---|---|---|
| Ketersediaan | Pengguna gratis dan berbayar | Pengguna gratis dan berbayar |
| Cara kerja | Penalaran dinamis; Gemini menyesuaikan usaha berpikir secara otomatis | Gemini didorong untuk menimbang persoalan lebih lama dan lebih mendalam |
| Dampak pada kuota | Menggunakan batas pemakaian harian standar | Beban komputasi lebih tinggi sehingga batas pemakaian dapat habis lebih cepat |
| Model di aplikasi | Fast atau Gemini 3 Flash dan Gemini 3.1 Pro, tergantung ketersediaan | Model yang sama ketika opsi tersedia |
| Model di API | Model Gemini 3-series yang mendukung pengaturan tingkat penalaran | Secara konsep setara dengan tingkat penalaran tinggi, seperti thinkingLevel=HIGH pada model yang mendukungnya |
| Tidak tersedia pada | Model khusus “Thinking” yang memang sudah beroperasi dalam mode penalaran mendalam | Model khusus yang sama |
Google tidak menetapkan aturan sederhana seperti “Extended menghabiskan dua kali kuota”. Namun, penggunaan komputasi yang lebih besar berdampak pada batas pemakaian. Sebagai gambaran, Google memisahkan batas harian untuk model Thinking dan Pro; pelanggan AI Pro disebut mendapatkan hingga 300 prompt per hari untuk model Thinking dan 100 prompt untuk model Pro .
Extended bukan berarti selalu menghasilkan jawaban yang lebih baik untuk semua pertanyaan. Untuk tugas sederhana, tambahan waktu dan komputasi bisa jadi tidak memberikan manfaat yang sepadan .
Google secara bertahap mengganti pendekatan lama berbasis jumlah token melalui parameter thinking_budget dengan pengaturan kualitatif thinkingLevel atau thinking_level. Pada Gemini 3-series, pilihan yang tersedia dapat mencakup:
minimal untuk latensi rendah dan kebutuhan throughput tinggi;low untuk tugas yang tidak membutuhkan analisis kompleks;medium sebagai titik tengah antara kecepatan dan kedalaman;high untuk persoalan yang membutuhkan penalaran lebih kuat .Gemini 3.5 Flash menjadi perubahan penting bagi pengembang karena menggunakan thinking_level sebagai antarmuka utama dan mengubah pengaturan bawaan API dari high menjadi medium. Artinya, kode yang sebelumnya dibuat untuk model Gemini 3 dengan tingkat tinggi bisa berjalan dengan penalaran yang lebih rendah setelah dipindahkan tanpa pembaruan konfigurasi .
Thinking Levels merupakan bagian dari strategi penalaran Google yang lebih luas, bukan fitur yang berdiri sendiri.
Deep Think adalah mode penalaran khusus Google untuk tantangan di bidang sains, riset, dan teknik. Fitur ini dibangun di atas Gemini 3.1 Pro dan tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra di aplikasi Gemini. Salah satu contoh yang diberikan Google adalah kemampuan menganalisis sketsa, membuat model bentuk kompleks, lalu menghasilkan file untuk pencetakan 3D .
Deep Think berbeda dari pengaturan Standard/Extended. Thinking Levels dirancang sebagai kontrol harian pada model reguler, sedangkan Deep Think merupakan produk khusus dengan kebutuhan komputasi lebih tinggi.
Thinking Levels membawa konsep penalaran yang dapat dikonfigurasi ke pengguna umum. Pengguna tidak perlu memahami jumlah token atau parameter teknis untuk menentukan apakah Gemini harus menjawab secara cepat atau menelaah persoalan lebih dalam.
Google memperkenalkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O pada 19 Mei 2026. Google memposisikannya sebagai model terkuatnya untuk pekerjaan agentic dan pemrograman. Model ini diklaim mengungguli Gemini 3.1 Pro pada sejumlah tolok ukur coding dan agentic, sekaligus menghasilkan keluaran sekitar empat kali lebih cepat dibandingkan model frontier yang sebanding .
Gemini 3.5 Flash juga membawa beberapa kemampuan penting, termasuk konteks hingga 1 juta token, keluaran maksimum 65.000 token, empat tingkat penalaran di API, dan pemeliharaan “thought” atau konteks penalaran di antara giliran percakapan .
Thinking Levels memberi pengguna sebuah “kenop” untuk mengatur seberapa keras Gemini bekerja sebelum menjawab. Standard cocok untuk kecepatan dan tugas ringan, sementara Extended lebih tepat untuk analisis yang membutuhkan beberapa langkah—dengan konsekuensi waktu tunggu dan pemakaian kuota yang lebih besar.
Di balik kontrol sederhana ini terdapat arsitektur yang sama di seluruh ekosistem Google: Thinking Levels untuk penggunaan harian, Deep Think untuk tantangan penalaran khusus, dan Gemini 3.5 Flash untuk membawa pengaturan penalaran yang lebih fleksibel kepada pengembang melalui API.