Ini adalah langkah strategis paling krusial. Snowflake mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi Natoma, sebuah startup yang mengembangkan platform Enterprise Model Context Protocol (MCP) .
Lantas, apa masalah yang dipecahkan Natoma? Ketika agen AI mulai bisa bertindak—mengirim email, merangkum percakapan Slack, membuka tiket Jira—bagaimana Anda memastikan mereka tidak melanggar kebijakan keamanan? Teknologi Natoma bertindak sebagai gerbang keamanan yang mengelola izin agen di seluruh aplikasi perusahaan. Ini memungkinkan kontrol terpusat tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan agen AI .
Setelah akuisisi rampung, pelanggan Snowflake dapat menghubungkan CoWork dan CoCo ke sistem perusahaan melalui pustaka server MCP yang telah diverifikasi, dengan tata kelola terpusat melalui MCP Gateway .
Untuk menjalankan semua agen AI ini dalam skala besar, dibutuhkan tenaga komputasi yang luar biasa. Maka, tidak mengherankan jika Snowflake menandatangani Perjanjian Kolaborasi Strategis (SCA) multi-tahun dengan AWS, dengan komitmen belanja senilai $6 miliar (sekitar Rp98 triliun) selama lima tahun .
Investasi ini akan difokuskan pada prosesor AWS Graviton dan infrastruktur GPU untuk pelatihan dan inferensi AI . Ini adalah sinyal kuat bahwa adopsi AI perusahaan telah bergeser dari proyek percontohan sporadis menjadi beban kerja produksi yang persisten. Sebagai gambaran, Snowflake telah menjual layanan lebih dari $7 miliar melalui AWS Marketplace sejak didirikan
.
Panggung Summit 2026 juga diramaikan oleh kehadiran Daniela Amodei, Co-Founder sekaligus Presiden Anthropic, sebagai pembicara utama . Kemitraan ini diperdalam: model Claude dari Anthropic akan menjadi mesin utama di balik Snowflake CoWork dan CoCo, memastikan AI yang andal dan aman bagi perusahaan
.
Tak hanya Anthropic, Snowflake juga menambahkan Gemini 3.5 Flash ke dalam Cortex AI Functions untuk analisis video dan audio multimodal, serta meluncurkan Cortex AI Function Studio, sebuah studio untuk membuat, mengevaluasi, dan mengoptimalkan fungsi-fungsi AI .
Semua pengumuman ini merangkai sebuah visi yang koheren. Snowflake tidak lagi sekadar ingin menjadi tempat penyimpanan data. Mereka ingin menjadi sistem saraf pusat bagi perusahaan berbasis AI, di mana:
Dengan fondasi ini, Snowflake sedang membangun masa depan di mana setiap karyawan dapat memiliki agen AI pribadi yang aman, terhubung, dan proaktif.
Comments
0 comments