Indeks komposit peran internasional euro naik tipis 0,2 poin persentase pada 2025, dengan total penggunaan bertahan di sekitar 20%, tertinggal jauh dari dolar AS yang menguasai 58% cadangan global [2][7]. Untuk pertama kalinya, euro menjadi mata uang utama di pasar obligasi hijau dan berkelanjutan global, melampaui...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What did the ECB's 25th annual assessment of the euro's international role reveal in 2025, including the euro's reserve share changes, perfo. Article summary: **Composite index increase**: The composite index of the international role of the euro — a simple arithmetic average of the euro's share across a broad range of indicators — increased by 0.2 percentage points in 2025.. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "##### Annual review shows resilient performance in international finance and reserves despite new competitive challenges. The euro’s international role remained broadly stable in 2" source context "ECB Report: Euro reamins World’s Second-Most Important Currency – LEAP INSIGHTS FOUNDATION" Reference imag
FRANKFURT — Laporan tahunan ke-25 Bank Sentral Eropa (ECB) tentang peran internasional euro, yang dirilis pada 2 Juni 2026, mengungkapkan bahwa mata uang tunggal Eropa ini mencatatkan pertumbuhan moderat pada 2025. Meskipun menjadi primadona di pasar obligasi hijau, euro masih harus puas menjadi 'anak bawang' di belakang dolar Amerika Serikat (AS), mendorong Presiden ECB Christine Lagarde untuk menyerukan reformasi besar-besaran.
Laporan setebal puluhan halaman ini menunjukkan peran global euro tumbuh, namun dengan laju yang lambat. Indeks komposit peran internasional euro — yang merupakan rata-rata sederhana dari pangsa euro di berbagai indikator — meningkat 0,2 poin persentase pada 2025 jika dihitung dengan nilai tukar konstan .
Pangsa euro secara keseluruhan dalam berbagai metrik penggunaan internasional kini berada di sekitar 20%. Angka ini stabil untuk porsi cadangan devisa global, namun hanya sekitar sepertiga dari alokasi yang dikuasai dolar AS, yang mencapai sekitar 58% . Fakta ini menegaskan status euro yang tak tergoyahkan sebagai mata uang cadangan terpenting kedua di dunia, meskipun jaraknya dari sang raja dolar masih sangat lebar.
Salah satu titik terang utama dalam laporan ini adalah terobosan euro di sektor keuangan berkelanjutan. Untuk pertama kalinya, euro berhasil menjadi mata uang utama di pasar obligasi hijau dan berkelanjutan (green and sustainable bond) internasional pada 2025, melampaui dolar AS. Capaian ini menunjukkan bahwa Eropa semakin menjadi pusat gravitasi bagi investasi yang ramah lingkungan. Penerbitan utang internasional dalam mata uang euro secara umum juga mencapai rekor tertinggi pada tahun tersebut .
Di balik capaian moderat itu, Presiden ECB Christine Lagarde menyampaikan pesan yang tegas. Dalam kata pengantar untuk laporan tersebut, ia menyatakan, "Tidak ada ruang untuk berpuas diri. Kekuatan fragmentasi menjadi semakin nyata" .
Lagarde merujuk pada meningkatnya ketegangan geopolitik, kebijakan proteksionis, dan munculnya inovasi seperti stablecoins yang berpotensi menggerus peran mata uang tradisional seperti euro. Ia menekankan bahwa pergeseran dalam kebijakan perdagangan global harus dijawab dengan "lebih banyak, bukan lebih sedikit, integrasi perdagangan," baik dengan mitra global maupun di dalam Uni Eropa sendiri .
Untuk memperkuat posisi euro, Lagarde mendesak Eropa untuk menuntaskan Uni Pasar Modal (Capital Markets Union) dan Uni Perbankan (Banking Union). Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan pasar keuangan yang lebih dalam, likuid, dan efisien, yang merupakan fondasi bagi mata uang internasional yang kuat. "Bagi euro untuk berkembang menjadi mata uang internasional yang sesungguhnya, kita harus menyelesaikan pekerjaan rumah kita," tegasnya .
Pelemahan nilai tukar dolar AS yang terukur terhadap euro, yang terutama terlihat sejak Maret 2025, menjadi sorotan penting lainnya. Para pejabat ECB mengamati bahwa ketidakpastian mengenai peran dominan dolar AS — yang secara tradisional menjadi landasan sistem moneter internasional — dapat membuka pintu bagi euro untuk memainkan peran global yang lebih besar .
Namun, peluang ini tidak akan datang dengan sendirinya. Dalam berbagai kesempatan, Lagarde menegaskan bahwa status mata uang cadangan "harus diraih, bukan diberikan secara cuma-cuma" . Eropa harus membuktikan diri dengan memperdalam integrasi ekonomi dan keuangannya, menjadikan kawasan ini lebih produktif, kompetitif, dan tangguh. Ini adalah harga yang harus dibayar jika euro ingin keluar dari posisinya yang sekarang dan menjadi "mata uang global yang sesungguhnya."
Laporan tahunan ECB ini menyajikan potret realitas: euro sedang maju, tetapi belum menjadi pesaing sejati bagi dolar. Jalan menuju sana panjang dan penuh rintangan, dimulai dari menyelesaikan pekerjaan rumah di dalam rumah tangga Eropa sendiri.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Indeks komposit peran internasional euro naik tipis 0,2 poin persentase pada 2025, dengan total penggunaan bertahan di sekitar 20%, tertinggal jauh dari dolar AS yang menguasai 58% cadangan global [2][7].
Indeks komposit peran internasional euro naik tipis 0,2 poin persentase pada 2025, dengan total penggunaan bertahan di sekitar 20%, tertinggal jauh dari dolar AS yang menguasai 58% cadangan global [2][7]. Untuk pertama kalinya, euro menjadi mata uang utama di pasar obligasi hijau dan berkelanjutan global, melampaui dolar AS [7].
Presiden ECB, Christine Lagarde, memperingatkan bahwa 'tidak ada ruang untuk berpuas diri' karena fragmentasi dalam sistem moneter internasional semakin parah [2].