Temuan ini menunjukkan bahwa untuk pasien yang dipilih secara hati-hati—yakni mereka dengan kanker kolorektal stadium 2 atau 3 berisiko tinggi yang memiliki dMMR atau MSI-high—pemberian imunoterapi singkat dan berprofil keamanan baik sebelum operasi mungkin sudah cukup untuk menghasilkan remisi jangka panjang. Uji coba ini memberikan bukti kuat bahwa blokade pos pemeriksaan imun neoadjuvan memungkinkan sebagian pasien untuk menghindari kemoterapi perioperatif sepenuhnya .
Uji fase III NRG-GY018 mengevaluasi kombinasi pembrolizumab plus karboplatin/paklitaksel versus plasebo plus kemoterapi sebagai pengobatan lini pertama untuk kanker endometrium stadium lanjut atau berulang. Hasilnya dianalisis berdasarkan status perbaikan ketidakcocokan DNA (mismatch repair) .
Manfaat pada kelangsungan hidup bebas perkembangan (progression-free survival/PFS), terutama pada penyakit dMMR.
Hasil ini mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk menyetujui penggunaan pembrolizumab dengan karboplatin dan paklitaksel, yang dilanjutkan dengan pembrolizumab tunggal, pada 17 Juni 2024, untuk pasien dewasa dengan karsinoma endometrium primer stadium lanjut atau berulang. Persetujuan ini didasarkan pada PFS sebagai ukuran kemanjuran utama .
Data kelangsungan hidup keseluruhan (overall survival/OS) sedang dimatangkan. Analisis OS awal memang belum matang, namun rasio hazard-nya sudah mengarah pada keuntungan di lengan pembrolizumab (dMMR: 0,55; pMMR: 0,79) . Sebuah analisis terbaru dengan masa pemantauan yang lebih panjang, yang dilaporkan pada Mei 2026, menunjukkan adanya manfaat numerik berkelanjutan pada OS untuk pasien yang menerima pembrolizumab plus kemoterapi—meskipun sebagian besar pasien yang awalnya mendapat plasebo beralih (cross-over) ke imunoterapi setelah penyakitnya berkembang
. Meski signifikansi statistik formal untuk OS belum tercapai, tren OS yang konsisten ini semakin memperkuat keunggulan PFS yang telah terbukti.
Uji NEOPRISM-CRC dan NRG-GY018 menggambarkan dua cara berbeda imunoterapi mengubah paradigma pengobatan untuk tumor dMMR:
Menggantikan kemoterapi jika memungkinkan. NEOPRISM-CRC menunjukkan bahwa pada kanker usus besar yang terseleksi berdasarkan biomarker, pemberian singkat imunoterapi sebelum operasi saja sudah bisa menghasilkan hasil yang tahan lama dan bebas kekambuhan. Ini mendukung strategi hemat kemoterapi untuk subkelompok pasien yang terdefinisi dengan baik.
Menambahkan pada kemoterapi jika diperlukan. NRG-GY018 mendemonstrasikan bahwa meskipun kemoterapi tetap menjadi fondasi, imunoterapi tetap bisa meningkatkan PFS secara dramatis dan menunjukkan tren kelangsungan hidup yang menggembirakan.
Secara bersama-sama, hasil ini memperkuat alasan untuk melakukan pengujian status perbaikan ketidakcocokan DNA secara rutin guna memandu keputusan pengobatan, dengan tujuan memberikan rejimen yang lebih personal, efektif, dan berpotensi lebih rendah toksisitasnya. Sinyal ketahanan bebas kekambuhan dari NEOPRISM-CRC sangatlah mencolok—ini menyiratkan bahwa bagi sebagian pasien, imunoterapi neoadjuvan singkat tidak hanya sekadar menunda kebutuhan kemoterapi; ia mungkin membuatnya tidak lagi relevan.
Comments
0 comments