Kesembuhan fungsional didefinisikan sebagai hilangnya DNA virus hepatitis B (HBV) dan antigen permukaan (HBsAg) yang bertahan setidaknya 24 minggu setelah pengobatan dihentikan . Ini menandakan tubuh pasien berhasil mengendalikan virus tanpa perlu obat lagi.
Berikut rincian hasil efikasinya:
Hasil ini menunjukkan bahwa satu dari lima hingga satu dari empat pasien bisa terbebas dari ketergantungan obat seumur hidup hanya dengan menjalani 24 minggu terapi suntik .
Secara keseluruhan, bepirovirsen menunjukkan profil keamanan dan tolerabilitas yang dapat diterima, konsisten dengan studi-studi sebelumnya . Tidak ada sinyal keamanan baru yang muncul di fase 3 .
Efek samping yang muncul kebanyakan ringan hingga sedang . Adapun efek samping yang paling sering dilaporkan, lebih banyak terjadi pada grup bepirovirsen, antara lain:
Setelah hasil positif ini, GSK bergerak cepat mengajukan izin edar. Indonesia sebagai bagian dari pasar global tentu akan menunggu hasil dari dua regulator utama berikut:
| Regulator | Status | Tanggal Penting |
|---|---|---|
| Badan POM AS (FDA) | Diterima untuk Priority Review dan mendapat Breakthrough Therapy Designation | Target keputusan (PDUFA): 26 Oktober 2026 |
| Badan POM Tiongkok (NMPA) | Menerima pengajuan New Drug Application (NDA) | 30 Maret 2026 |
GSK menyatakan pengajuan regulasi global akan dimulai kuartal pertama 2026, dengan Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai pasar besar pertama .
Artikel ini menginformasikan perkembangan uji obat global dan statusnya di otoritas seperti FDA dan NMPA. Studi ini belum tentu tersedia atau terdaftar di Indonesia.