Komisi Eropa menjatuhkan denda €200 juta (Rp3,4 triliun) kepada platform e commerce asal China, Temu, pada 28 Mei 2026 karena gagal menilai risiko sistematis dari produk ilegal dan berbahaya yang dijual kepada konsume... Operasi 'mystery shopping' yang dipimpin otoritas menemukan persentase tinggi pengisi daya rusak...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What are the details of the EU's €200 million fine against Temu under the Digital Services Act, including the findings of the Commission's i. Article summary: Here is the full breakdown of the EU's €200 million fine against Temu under the Digital Services Act (DSA), as announced by the European Commission on 28 May 2026.. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "**On Monday the Commission announced that it has found the Chinese e-commerce giant Temu is breaching the bloc’s Digital Services Act (DSA) after it failed to assess risky and ille" source context "Chinese e-commerce giant Temu accused of breaching EU's digital ..." Reference image 2: visual subject "**On Monday the Commission announced that it has found th
Raksasa e-commerce asal China, Temu, baru saja diganjar denda sebesar €200 juta atau sekitar Rp3,4 triliun oleh Komisi Eropa. Hukuman ini dijatuhkan karena platform yang terkenal dengan barang super murahnya itu melanggar Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA).
Diumumkan pada 28 Mei 2026, ini adalah sanksi paling berat yang pernah dijatuhkan di bawah regulasi platform digital andalan Uni Eropa tersebut, melampaui denda €120 juta yang dikenakan kepada X (dahulu Twitter) pada akhir 2025 . Keputusan ini muncul setelah investigasi yang berjalan hampir dua tahun dan dipicu oleh keluhan dari berbagai organisasi konsumen Eropa
.
Pihak Temu menyatakan tidak setuju dengan putusan ini. Mereka menganggap denda tersebut "tidak proporsional" dan berargumen bahwa keputusan itu mengacu pada penilaian risiko awal mereka di tahun 2024 sehingga tidak mencerminkan sistem keamanan yang berjalan saat ini .
Penegakan hukum oleh Komisi Eropa bertumpu pada serangkaian latihan yang disebut mystery shopping. Dalam operasi ini, petugas menyamar sebagai pembeli dan melakukan tes terhadap produk yang dijual. Hasilnya mengejutkan: konsumen di Uni Eropa dinilai "sangat mungkin" menemukan barang ilegal dan tidak memenuhi standar di platform tersebut . Temuan ini menguak kegagalan keamanan serius pada dua kategori produk utama:
Pengujian oleh lembaga konsumen independen juga memperkuat temuan ini. Sebuah laporan dari Euroconsumers menemukan bahwa 26 dari 27 produk anak-anak yang mereka beli di Temu ternyata tidak memenuhi standar keamanan. Delapan di antaranya masuk kategori bahaya tingkat tinggi karena mengandung logam beracun atau berpotensi membuat anak tersedak .
Komisi Eropa menyimpulkan bahwa asesmen risiko yang dibuat Temu pada Oktober 2024 sangat jauh dari standar yang ditetapkan DSA. Setidaknya ada tiga kegagalan mendasar :
Denda Rp3,4 triliun ini dipastikan bukanlah akhir dari masalah Temu di Eropa. Hukuman ini hanya menyelesaikan bagian pertama dari investigasi besar-besaran. Sebuah penyelidikan DSA terpisah terhadap Temu masih terus berlangsung.
Penyelidikan kedua ini menyoroti isu-isu yang lebih dalam, termasuk fitur desain platform yang dianggap membuat ketagihan, transparansi sistem rekomendasi, dan akses bagi peneliti terhadap data platform . Para pejabat Uni Eropa mengindikasikan bahwa hukuman lebih lanjut bisa saja dijatuhkan sebagai hasil dari penyelidikan yang masih berjalan ini "dalam beberapa bulan ke depan"
. Di bawah payung hukum DSA, Komisi Eropa memiliki kewenangan untuk mengenakan denda hingga 6% dari total omset tahunan global sebuah perusahaan.
Nasib Temu di Eropa kini berada di ujung tanduk. Pasar yang selama ini menjadi ladang cuan dari banjirnya barang murah mulai berubah menjadi medan perang regulasi yang bisa menguras kantong mereka lebih dalam lagi.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Komisi Eropa menjatuhkan denda €200 juta (Rp3,4 triliun) kepada platform e commerce asal China, Temu, pada 28 Mei 2026 karena gagal menilai risiko sistematis dari produk ilegal dan berbahaya yang dijual kepada konsume...
Komisi Eropa menjatuhkan denda €200 juta (Rp3,4 triliun) kepada platform e commerce asal China, Temu, pada 28 Mei 2026 karena gagal menilai risiko sistematis dari produk ilegal dan berbahaya yang dijual kepada konsume... Operasi 'mystery shopping' yang dipimpin otoritas menemukan persentase tinggi pengisi daya rusak dan mainan bayi dengan bahan kimia berbahaya serta risiko tersedak, membuat regulator memperingatkan bahwa konsumen Erop...
Denda ini cuma babak pertama dari investigasi besar besaran. Probe terpisah soal desain adiktif dan sistem rekomendasi Temu masih terbuka, dan denda lanjutan bisa menyusul dalam beberapa bulan ke depan.