Benchmark independen awal oleh Phoronix dan Redpanda menunjukkan CPU Vera Nvidia mengungguli AMD EPYC 'Turin' dan Intel Xeon 6 (Granite Rapids), meskipun jenis beban kerja masih dibatasi oleh Nvidia [4][6]. Pada uji streaming data ala Kafka, Vera mencatat latensi 5,5x lebih rendah dan throughput 73% lebih tinggi dib...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What performance improvements does NVIDIA's Vera CPU demonstrate over AMD and Intel processors in independent benchmarks, what architectural. Article summary: I'll research this comprehensively across all the angles you've asked about. Topic tags: general, documentation, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Nvidia unveils details of new 88-core Vera CPUs positioned to compete with AMD and Intel – new Vera CPU rack features 256 liquid-cooled chips that deliver up to a 6X gain in CPU" source context "Nvidia unveils details of new 88-core Vera CPUs ... - Tom's Hardware" Reference image 2: visual subject "# Nvidia unveils details of new 88-core Vera CPUs positioned to compete with AMD and Intel – new Vera CPU rack features 256 liquid-cooled chip
Nvidia, yang selama ini dikenal sebagai raja kartu grafis (GPU) untuk kecerdasan buatan (AI), kini resmi melebarkan sayapnya ke jantung pusat data: prosesor utama atau CPU. Mereka mulai mengirimkan CPU Vera pertamanya ke pelanggan papan atas, dan hasil uji coba awal menunjukkan bahwa chip ini bukan sekadar pendatang baru, melainkan ancaman serius bagi dominasi AMD dan Intel.
Dalam beberapa uji coba yang dipublikasikan, CPU Vera secara konsisten mengungguli prosesor server AMD EPYC "Turin" dan Intel Xeon "Granite Rapids". Namun, ada catatan penting: meskipun dilakukan oleh pihak independen seperti Phoronix dan Redpanda, Nvidia-lah yang menentukan jenis beban kerja apa yang boleh diuji. Belum ada hasil uji coba standar industri seperti SPEC CPU atau MLPerf yang dirilis ke publik .
Berikut rincian hasil benchmark yang telah beredar:
Meskipun gemilang, hasil benchmark ini masih belum sempurna. Detail penting seperti kecepatan clock, konsumsi daya (TDP), dan harga resmi masih dirahasiakan .
Keunggulan Vera tidak hanya datang dari jumlah core yang banyak, melainkan dari pendekatan desain fundamental yang berbeda, yang dioptimalkan untuk era “Pabrik AI”. Inilah fitur-fitur kunci di balik performanya:
Nvidia tidak bermain-main dengan Vera. Ini adalah langkah strategis untuk merebut pasar pusat data yang selama ini menjadi “lahan basah” AMD dan Intel.
Pada Mei 2026, Ian Buck, Wakil Presiden Nvidia untuk Hyperscale dan HPC, secara pribadi menyerahkan sistem CPU Vera pertama ke sejumlah perusahaan paling berpengaruh di dunia AI dan cloud :
Oracle Cloud Infrastructure tampaknya menjadi mitra penyebaran awal terbesar. Mereka mengumumkan rencana untuk menyebarkan ratusan ribu CPU Vera mulai tahun 2026, menjadikannya penyedia cloud pertama yang berkomitmen pada prosesor ini dalam skala besar . Sementara itu, rak NVL72 yang menggabungkan CPU Vera dan GPU Rubin dijadwalkan beroperasi pada paruh kedua tahun 2026
.
Keyakinan Nvidia terhadap Vera tercermin dalam angka-angka yang sangat ambisius:
Nvidia memposisikan Vera bukan hanya sebagai CPU server, melainkan sebagai "orkestrator agen AI" – otak yang menangani pembelajaran penguatan (reinforcement learning), eksekusi simulasi agen AI, dan koordinasi inferensi. Ini adalah serangan langsung ke jantung pasar yang secara historis dikuasai oleh arsitektur x86. Pasar CPU server tidak akan pernah sama lagi.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Benchmark independen awal oleh Phoronix dan Redpanda menunjukkan CPU Vera Nvidia mengungguli AMD EPYC 'Turin' dan Intel Xeon 6 (Granite Rapids), meskipun jenis beban kerja masih dibatasi oleh Nvidia [4][6].
Benchmark independen awal oleh Phoronix dan Redpanda menunjukkan CPU Vera Nvidia mengungguli AMD EPYC 'Turin' dan Intel Xeon 6 (Granite Rapids), meskipun jenis beban kerja masih dibatasi oleh Nvidia [4][6]. Pada uji streaming data ala Kafka, Vera mencatat latensi 5,5x lebih rendah dan throughput 73% lebih tinggi dibanding prosesor x86 terkini [2][5], serta unggul 1,5x lebih cepat dalam simulasi lingkungan agen AI [6][9].
Rahasia performanya adalah 88 core 'Olympus' berbasis Armv9.2, bandwidth memori masif 1,2 TB/s, dan desain die monolitik yang menghilangkan penalti latensi NUMA [6][8][9].