Nilai fantastis yang hilang: 107,13 BTC dikirim ke alamat pembakaran dalam lima transaksi, menghilangkan dana sekitar $8,2–$8,5 juta (sekitar Rp135 miliar) dari peredaran secara permanen [4][6][8]. Alamat 'pemakan' Bitcoin: Dana dikirim ke 1111111111111111111114oLvT2, sebuah alamat 'kesombongan' yang terbukti tidak...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What happened in the May 25 Bitcoin burn event, how much was destroyed, what is the significance of the "burn address" used, what unconfirme. Article summary: On **May 25, 2026**, an anonymous sender permanently destroyed **107.13 BTC** (valued at roughly **$8.2–$8.5 million**) by sending it to Bitcoin's most infamous burn address across **five separate transactions**, some of. Topic tags: general, general web, user generated, academic. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Ethereum Burn Address Explained: How ETH Burning Creates Deflation in 2026. Every time someone swaps tokens on Uniswap, mints an NFT, or transfers USDT on Ethereum, a portion of" source context "Ethereum Burn Address Explained: How ETH Burning Creates Deflation in 2026" Reference image 2: visual subje
Dunia aset kripto kembali diguncang oleh aksi misterius. Pada 25 Mei 2026, seorang pengirim tak dikenal melakukan sesuatu yang tampaknya mustahil bagi kebanyakan orang: dengan sengaja memusnahkan 107,13 Bitcoin (BTC). Dengan nilai sekitar $8,2 hingga $8,5 juta dolar AS, atau setara dengan lebih dari Rp135 miliar, dana tersebut dikirim ke alamat ‘pembakaran’ Bitcoin paling terkenal dan tak akan pernah bisa dipulihkan .
Aksi ini dilakukan melalui lima transaksi terpisah, yang beberapa di antaranya dilengkapi dengan kunci waktu (timelocks) dan biaya transaksi yang luar biasa tinggi, menandakan tindakan ini sangat terencana dan disengaja .
Semua dana itu berakhir di alamat 1111111111111111111114oLvT2. Ini bukan sembarang alamat, melainkan apa yang disebut sebagai burn address atau alamat pembakaran—sebuah alamat yang secara matematis terbukti tidak memiliki kunci privat untuk membukanya .
Istilah ini bisa diibaratkan seperti membuang emas batangan ke dalam lubang hitam yang tak berdasar. Struktur alamat ini adalah hasil enkode base-58 dari rangkaian angka satu semua, sehingga tidak sesuai dengan pasangan kunci kriptografi ECDSA yang valid. Sekali Bitcoin terkirim ke sana, maka ia musnah selamanya dari peredaran .
Dengan tambahan kali ini, total Bitcoin yang telah ‘terkubur’ di alamat tersebut kini mencapai sekitar 807,238 BTC, dengan nilai lebih dari $62,15 juta (sekitar Rp1 triliun) .
Yang membuat peristiwa ini semakin membingungkan adalah jejak digital yang ditinggalkan. Perusahaan analitik blockchain AMLBot melaporkan bahwa beberapa dompet yang terlibat dalam pembakaran ini secara historis terkait dengan alamat penerima Mt. Gox, bursa kripto legendaris yang bangkrut pada 2014 setelah kehilangan ratusan ribu Bitcoin milik nasabahnya .
Pemantau jaringan blockchain, SaniExp dari Timechainindex.com, juga menandai lima transfer ini secara independen . Meski demikian, hubungan ini masih bersifat spekulatif dan belum terkonfirmasi. Belum ada bukti definitif yang mengikat langsung pengirim dengan entitas Mt. Gox. Spekulasi ini muncul di tengah latar belakang proses distribusi aset kepada para kreditur Mt. Gox yang masih berlangsung dan pergerakan besar dana dari dompet-dompet terkait Mt. Gox lainnya
.
Hingga kini, tidak ada penjelasan yang masuk akal. Si pengirim tidak meninggalkan pesan, catatan on-chain, atau petunjuk apa pun. Identitas dan niatnya masih sepenuhnya misterius . Berikut adalah teori-teori utama yang beredar di komunitas:
Aksi pada 25 Mei ini menjadi salah satu peristiwa paling aneh dalam sejarah Bitcoin di tahun 2026. Apakah ini aksi bakar uang termahal di era digital, sebuah kecelakaan paling fatal, atau pesan tersembunyi yang belum terpecahkan? Sampai sekarang, jawabannya tetap terkubur bersama 107,13 Bitcoin dalam keabadian blockchain.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Nilai fantastis yang hilang: 107,13 BTC dikirim ke alamat pembakaran dalam lima transaksi, menghilangkan dana sekitar $8,2–$8,5 juta (sekitar Rp135 miliar) dari peredaran secara permanen [4][6][8].
Nilai fantastis yang hilang: 107,13 BTC dikirim ke alamat pembakaran dalam lima transaksi, menghilangkan dana sekitar $8,2–$8,5 juta (sekitar Rp135 miliar) dari peredaran secara permanen [4][6][8]. Alamat 'pemakan' Bitcoin: Dana dikirim ke 1111111111111111111114oLvT2, sebuah alamat 'kesombongan' yang terbukti tidak memiliki kunci privat sehingga Bitcoin di dalamnya tidak akan pernah bisa diakses lagi [5][6][8].
Total 'kuburan' kripto: Dengan tambahan ini, total Bitcoin yang 'terkubur' di alamat tersebut kini mencapai sekitar 807,238 BTC, atau setara dengan lebih dari $62 juta (sekitar Rp1 triliun) [13][15].