Apa yang Diungkapkan tentang Fase “Blow-out”
HRQ diperkirakan mewakili fase singkat dan intens dari pertumbuhan dan feedback lubang hitam supermasif . Selama fase ini, lubang hitam kemungkinan besar mengakresi materi dengan sangat cepat, sementara kuasarnya sendiri masih terselubung tebal oleh debu, sehingga membuatnya tampak sangat merah
.
Dalam gambaran evolusi yang umum dibahas, feedback dari inti galaksi aktif (AGN) dapat mendorong aliran keluar (outflows) gas dan debu yang mulai membersihkan material penghalang di sekitar lubang hitam yang sedang tumbuh . Fase "pembersihan" inilah yang disebut sebagai fase “blow-out”. Fase ini diperkirakan berlangsung singkat, yang menjelaskan mengapa HRQ sangat langka dan mengapa sampel besar selama ini sulit dikumpulkan
. Sampel baru dari SPHEREx memberikan basis data yang jauh lebih besar untuk mempelajari sifat populasi seperti luminositas, tingkat pemerahan oleh debu, dan keterkaitan antara populasi kuasar yang terobscurasi dan tidak terobscurasi
.
Mengapa HRQ adalah Tahap Transisi Kunci dalam Evolusi Galaksi
Objek-objek ini diyakini menempati tahap kritis saat lubang hitam supermasif yang sedang tumbuh cepat dan terselubung debu mungkin sedang bertransisi menuju fase kuasar klasik yang tidak terhalang debu . Dalam gambaran ini:
Dengan mengidentifikasi 77 HRQ di rentang redshift ini, SPHEREx menyediakan sampel baru yang luar biasa kuat untuk menguji apakah kuasar yang sangat memerah menandai fase blow-out singkat namun penting yang menghubungkan pertumbuhan lubang hitam, feedback, dan evolusi galaksi selama era "siang kosmik" (masa puncak pembentukan bintang dan pertumbuhan lubang hitam di alam semesta) .
Comments
0 comments