NVentures, lengan venture capital NVIDIA, berinvestasi di startup komputasi kuantum Alice & Bob dan memperluas pendanaan Series B sebesar €100 juta untuk mengembangkan komputer kuantum yang tahan kesalahan (fault‑tole... Kolaborasi ini menggabungkan prosesor quantum cat‑qubit milik Alice & Bob dengan teknologi NVIDI...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How does the new investment from NVIDIA’s venture arm NVentures in Alice & Bob’s €100 million Series B round support the development of faul. Article summary: NVentures’ investment appears to do two things at once: it gives Alice & Bob more capital to execute its roadmap for large-scale fault-tolerant quantum computers, and it deepens an existing technical partnership aimed at. Topic tags: general, general web, documentation. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Alice & Bob Secures Funding from Nvidia for Quantum Computing Development" source context "Nvidia's NVentures Invests in French Quantum Firm Alice & Bob | Intellectia.AI" Reference image 2: visual subject "Nvidia's Restructuring and Financial Performance Analysis" source context "Nvidia's NVentures Invests in Fren
Startup komputasi kuantum Alice & Bob mendapatkan tambahan pendanaan dari NVentures, unit venture capital milik NVIDIA. Investasi ini memperluas putaran pendanaan Series B senilai €100 juta sekaligus memperdalam kemitraan teknis kedua perusahaan dalam mengembangkan sistem komputasi hybrid quantum‑classical. Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat roadmap Alice & Bob menuju komputer kuantum yang fault‑tolerant dan mengintegrasikan teknologinya dengan ekosistem komputasi terakselerasi NVIDIA.
Kolaborasi ini pada dasarnya berupaya menggabungkan prosesor kuantum cat‑qubit milik Alice & Bob dengan infrastruktur komputasi berbasis GPU dari NVIDIA. Tujuannya adalah membangun sistem hybrid yang mampu menangani kebutuhan komputasi, simulasi, dan kontrol yang sangat kompleks dalam komputasi kuantum praktis.
Alice & Bob mengembangkan jenis qubit khusus yang disebut cat qubit. Teknologi ini dirancang untuk secara alami menekan beberapa jenis kesalahan yang sering muncul dalam sistem kuantum. Dengan menurunkan tingkat kesalahan di level perangkat keras, pendekatan ini diharapkan mengurangi kebutuhan mekanisme quantum error correction yang sangat mahal secara komputasi—salah satu hambatan utama dalam membangun komputer kuantum yang benar‑benar berguna.
Pendanaan tambahan dalam Series B akan digunakan untuk mempercepat penelitian dan pengembangan serta pembangunan mesin kuantum skala besar berbasis arsitektur tersebut.
Nilai investasi spesifik dari NVentures tidak diungkapkan. Namun langkah ini menegaskan meningkatnya minat NVIDIA terhadap ekosistem komputasi kuantum dan strateginya mendukung pengembang hardware yang dapat terintegrasi dengan platform komputasi terakselerasi miliknya.
Meskipun terdengar futuristik, komputer kuantum tidak bekerja sendirian. Mereka tetap membutuhkan infrastruktur komputasi klasik yang besar untuk berbagai tugas seperti:
Karena itu NVIDIA mendorong model di mana quantum processing unit (QPU) terhubung langsung dengan superkomputer berbasis GPU. Menurut NVIDIA, komputasi kuantum yang benar‑benar berguna kemungkinan besar akan muncul dari sistem hybrid yang menggabungkan QPU dengan komputasi terakselerasi klasik.
Dalam arsitektur seperti ini, GPU dapat:
Komponen penting dalam kolaborasi ini adalah NVIDIA CUDA‑Q, platform pengembangan kuantum open‑source yang dirancang untuk beban kerja hybrid kuantum‑klasik.
Dengan CUDA‑Q, pengembang dapat menulis program yang berjalan secara bersamaan di CPU, GPU, dan QPU dalam satu model pemrograman terpadu. Platform ini juga bersifat QPU‑agnostic, artinya dapat terhubung dengan berbagai teknologi perangkat keras kuantum—termasuk prosesor cat‑qubit milik Alice & Bob.
Pendekatan ini memungkinkan peneliti dan pusat HPC bereksperimen dengan workflow kuantum skala besar bahkan ketika perangkat keras kuantum nyata masih terbatas.
Sebelum algoritma dijalankan di perangkat keras kuantum, mereka sering diuji melalui simulasi besar‑besaran. Untuk itu NVIDIA menyediakan cuQuantum, software development kit yang mempercepat simulasi sirkuit kuantum menggunakan GPU.
Dengan akselerasi GPU, peneliti dapat menjalankan simulasi dengan skala dan performa yang bahkan melampaui kemampuan prosesor kuantum saat ini. Hal ini sangat membantu dalam tahap awal pengembangan perangkat keras dan algoritma kuantum.
Alice & Bob juga mengembangkan Dynamiqs, pustaka open‑source yang digunakan untuk mensimulasikan dinamika fisika dan kontrol sistem kuantum.
Perusahaan ini telah mengintegrasikan CUDA‑Q ke dalam Dynamiqs sehingga simulasi cat‑qubit dapat dipercepat dengan GPU. Hasil benchmark awal menunjukkan efisiensi simulasi bisa meningkat hingga 75 kali lipat dibanding pendekatan sebelumnya.
Simulasi tersebut membantu peneliti:
Di level arsitektur sistem, kedua perusahaan juga bekerja sama pada NVQLink, platform terbuka yang dirancang untuk menghubungkan GPU secara langsung dengan prosesor kuantum.
NVQLink menggabungkan host superkomputer konvensional dengan quantum system controller, sehingga GPU dapat berpartisipasi dalam proses komputasi kuantum secara real‑time.
Dalam praktiknya, GPU dapat menangani berbagai tugas penting seperti:
Komunikasi berlatensi rendah antara GPU dan QPU menjadi kunci bagi sistem kuantum yang fault‑tolerant, karena kontrol harus merespons hasil pengukuran dengan sangat cepat.
Tujuan besar dari kolaborasi NVIDIA dan Alice & Bob bukanlah membangun mesin kuantum yang berdiri sendiri, melainkan menciptakan platform superkomputer hybrid quantum‑classical yang dapat digunakan oleh pusat high‑performance computing (HPC) di seluruh dunia.
Dalam arsitektur tersebut:
Dengan mengintegrasikan prosesor cat‑qubit ke dalam ekosistem komputasi terakselerasi NVIDIA, kedua perusahaan berharap komputasi kuantum dapat lebih mudah diadopsi dalam infrastruktur yang sama dengan sistem AI dan superkomputer modern.
Jika pendekatan ini berhasil, komputasi kuantum dapat beralih dari perangkat eksperimental di laboratorium menjadi superkomputer hybrid yang benar‑benar mampu memecahkan masalah dunia nyata.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
NVentures, lengan venture capital NVIDIA, berinvestasi di startup komputasi kuantum Alice & Bob dan memperluas pendanaan Series B sebesar €100 juta untuk mengembangkan komputer kuantum yang tahan kesalahan (fault‑tole...
NVentures, lengan venture capital NVIDIA, berinvestasi di startup komputasi kuantum Alice & Bob dan memperluas pendanaan Series B sebesar €100 juta untuk mengembangkan komputer kuantum yang tahan kesalahan (fault‑tole... Kolaborasi ini menggabungkan prosesor quantum cat‑qubit milik Alice & Bob dengan teknologi NVIDIA seperti CUDA‑Q, cuQuantum, Dynamiqs, dan NVQLink untuk menjalankan beban kerja quantum bersama GPU.[6][7]
Tujuan jangka panjangnya adalah membangun superkomputer hybrid quantum‑klasik untuk pusat komputasi performa tinggi (HPC), di mana GPU menangani simulasi dan kontrol sementara QPU menjalankan operasi kuantum khusus.[22]