Perusahaan jasa keuangan global Macquarie Group terlihat melakukan penyesuaian strategi investasi kripto pada kuartal pertama 2026. Laporan Form 13F yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menunjukkan bahwa bank tersebut tidak meninggalkan sektor kripto, tetapi mengalihkan fokus dari eksposur harga langsung menuju infrastruktur kripto.
Dalam laporan tersebut, Macquarie memangkas sebagian investasinya pada produk ETF kripto milik BlackRock.
Walau demikian, Macquarie masih memegang jutaan saham ETF Bitcoin, yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masih mempertahankan eksposur terhadap pasar aset digital.
Menariknya, pada periode yang sama Macquarie justru meningkatkan investasinya di Circle Internet Group (CRCL)—perusahaan di balik stablecoin USDC.
Kepemilikan mereka di Circle meningkat sekitar 188% selama kuartal tersebut.
Perubahan ini mencerminkan pendekatan yang semakin umum di kalangan investor institusional: alih‑alih hanya bertaruh pada harga aset kripto seperti Bitcoin atau Ethereum, sebagian investor mulai mengincar perusahaan yang menyediakan infrastruktur ekosistem kripto, seperti penerbit stablecoin, penyedia layanan blockchain, atau jaringan pembayaran berbasis kripto.
Strategi seperti ini dianggap dapat memberi eksposur pada pertumbuhan industri kripto tanpa volatilitas harga token yang terlalu besar.
Perubahan strategi Macquarie juga terjadi di tengah sikap yang beragam dari investor institusional terhadap ETF kripto.
Sebagai contoh, Harvard Management Company, pengelola dana abadi Universitas Harvard, mengambil langkah yang lebih drastis pada kuartal yang sama. Dalam laporan 13F‑nya, Harvard keluar sepenuhnya dari iShares Ethereum Trust dan memangkas kepemilikan iShares Bitcoin Trust sekitar 43%.
Perbedaan pendekatan ini menunjukkan bahwa lembaga keuangan besar masih mencari strategi optimal untuk berpartisipasi dalam pasar kripto.
Laporan 13F hanya mengungkapkan kepemilikan portofolio, bukan alasan di balik transaksi. Namun analis biasanya menyebut beberapa faktor umum yang dapat mendorong penyesuaian seperti ini:
Karena Macquarie masih mempertahankan posisi ETF yang cukup besar sekaligus meningkatkan investasi pada Circle, langkah ini lebih terlihat sebagai reposisi strategi dalam ekosistem kripto, bukan keluar dari sektor tersebut.
Penyesuaian portofolio ini juga terjadi saat Macquarie mencatat kinerja keuangan yang solid. Dalam laporan tahunan FY2026, perusahaan melaporkan laba bersih sekitar A$4,847 miliar, naik sekitar 30% dibanding tahun sebelumnya.
Dengan latar belakang tersebut, perubahan investasi kripto kemungkinan besar merupakan penyempurnaan strategi jangka panjang, bukan reaksi terhadap tekanan finansial.
Pada akhirnya, pesan utama dari laporan ini cukup jelas: Macquarie tidak meninggalkan kripto—mereka hanya mengubah cara berinvestasi di dalamnya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Dalam laporan SEC Form 13F Q1 2026, Macquarie mengurangi kepemilikan iShares Bitcoin Trust dari 5,126 juta menjadi 4,139 juta saham (‑19,3%) dan memangkas ETF Ethereum sekitar 9,5%.
Dalam laporan SEC Form 13F Q1 2026, Macquarie mengurangi kepemilikan iShares Bitcoin Trust dari 5,126 juta menjadi 4,139 juta saham (‑19,3%) dan memangkas ETF Ethereum sekitar 9,5%. Di saat yang sama, Macquarie meningkatkan kepemilikannya di Circle—penerbit stablecoin USDC—sekitar 188%, menunjukkan pergeseran ke perusahaan infrastruktur kripto.
Meski mengurangi sebagian ETF, bank tersebut masih memegang jutaan saham ETF Bitcoin, menandakan mereka belum keluar dari sektor kripto.