SpaceX dilaporkan ingin meningkatkan peluncuran dari sekitar 160–170 per tahun menjadi 10.000 per tahun dalam lima tahun—sekitar 27 peluncuran per hari atau rata‑rata satu roket setiap jam. Administrator FAA Bryan Bedford mengatakan Presiden SpaceX Gwynne Shotwell menyampaikan visi lima tahun ini dalam diskusi terka...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is SpaceX’s reported plan to reach 10,000 rocket launches per year within five years, how does that compare to its current launch rate. Article summary: SpaceX’s reported plan is to scale from roughly 160–170 orbital launches a year to 10,000 launches annually within five years, a roughly 60–62x increase. That would mean about 27 launches per day, or a little more than o. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "SpaceX's Falcon 9 rocket family launches approximately once every two days as of early 2026, putting its annual rate at roughly 150 to 170" source context "SpaceX eyes up to 10,000 annual launches within five years, FAA Chief says - Cryptopolitan" Reference image 2: visual subject "SpaceX's Falcon 9 ro
SpaceX dilaporkan memiliki target yang sangat ambisius: 10.000 peluncuran roket per tahun dalam lima tahun. Angka tersebut muncul setelah pertemuan antara Presiden SpaceX Gwynne Shotwell dan Administrator Federal Aviation Administration (FAA) Bryan Bedford, yang mengatakan bahwa perusahaan memaparkan visi lima tahunnya untuk mencapai skala operasi tersebut.
Jika benar‑benar terwujud, ritme itu akan mengubah cara industri antariksa beroperasi—mendorong peluncuran roket dari kegiatan yang relatif jarang menjadi aktivitas yang jauh lebih rutin.
Saat ini SpaceX sudah menjadi pemimpin global dalam peluncuran orbital. Perusahaan tersebut mencatat sekitar 165–170 misi pada 2025 dan diperkirakan mencapai sekitar 160 peluncuran orbital pada 2026.
Namun target lima tahun yang dilaporkan akan menaikkan angka tersebut menjadi 10.000 peluncuran per tahun.
Jika dihitung, itu berarti:
Sebagai perbandingan, ritme sekarang—sekitar satu peluncuran setiap dua hari—sudah merupakan salah satu tempo tercepat yang pernah dicapai oleh satu perusahaan peluncuran roket.
Angka 10.000 peluncuran tersebut diungkap oleh Administrator FAA Bryan Bedford, yang mengatakan bahwa pimpinan SpaceX membicarakan visi tersebut dalam diskusi yang berkaitan dengan konferensi aerospace ASCEND 2026.
Menurut Bedford, Gwynne Shotwell menjelaskan rencana lima tahun SpaceX untuk mencapai 10.000 peluncuran per tahun.
Pernyataan itu langsung menarik perhatian karena jauh melampaui jumlah peluncuran yang terjadi secara global saat ini.
Setiap peluncuran roket komersial dari Amerika Serikat harus mendapat lisensi dari FAA, lembaga yang mengawasi keselamatan penerbangan, penutupan wilayah udara, dampak lingkungan, dan keandalan peluncuran.
Perkiraan jangka panjang FAA sendiri jauh lebih konservatif. Lembaga tersebut memproyeksikan operasi ruang angkasa komersial AS meningkat dari sekitar 174–183 peluncuran pada 2025 menjadi 259–566 pada 2034, tergantung skenario pertumbuhan.
Angka itu mencakup seluruh operator, bukan hanya SpaceX—menunjukkan betapa besar jarak antara proyeksi regulator dan ambisi perusahaan.
Bedford juga menegaskan bahwa regulator perlu melihat tingkat keandalan yang jauh lebih tinggi sebelum menyetujui peningkatan frekuensi peluncuran secara drastis.
Pada skala 10.000 peluncuran per tahun, bahkan tingkat kegagalan yang sangat kecil pun dapat menghasilkan jumlah insiden yang signifikan.
Untuk mencapai ribuan peluncuran per tahun, SpaceX hampir pasti harus mengandalkan Starship, sistem roket generasi baru yang dirancang agar sepenuhnya dapat digunakan kembali dan diluncurkan dengan cepat.
Namun dokumen regulasi saat ini masih jauh lebih konservatif. Misalnya, diskusi lisensi FAA untuk fasilitas Boca Chica mengevaluasi operasi hingga 25 peluncuran orbital Starship/Super Heavy per tahun dalam skenario yang diajukan.
Perbedaan besar ini menunjukkan bahwa konsep peluncuran super‑sering masih sangat awal dibandingkan operasi yang saat ini diizinkan.
Salah satu alasan SpaceX dapat membayangkan skala sebesar ini adalah proyek satelitnya sendiri. Starlink kini mendominasi jadwal peluncuran perusahaan, dengan sebagian besar misi digunakan untuk memperluas konstelasi internet satelit tersebut.
Pada awal 2026, jaringan ini memiliki lebih dari 10.000 satelit aktif di orbit, menjadikannya konstelasi satelit terbesar yang pernah dibuat.
Jika peluncuran meningkat drastis, tujuannya kemungkinan mencakup:
Namun permintaan peluncuran saja tidak cukup untuk mengatasi tantangan operasional yang besar.
Bahkan bagi penyedia peluncuran paling aktif di dunia, mencapai ritme tersebut memerlukan terobosan di banyak bidang sekaligus:
Karena itu, angka 10.000 saat ini lebih tepat dipahami sebagai visi jangka panjang yang sangat ambisius, bukan rencana operasional yang sudah pasti.
Yang jelas, ambisi ini menggambarkan strategi SpaceX: mengubah peluncuran roket dari peristiwa langka menjadi sistem transportasi berfrekuensi tinggi menuju orbit.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
SpaceX dilaporkan ingin meningkatkan peluncuran dari sekitar 160–170 per tahun menjadi 10.000 per tahun dalam lima tahun—sekitar 27 peluncuran per hari atau rata‑rata satu roket setiap jam.
SpaceX dilaporkan ingin meningkatkan peluncuran dari sekitar 160–170 per tahun menjadi 10.000 per tahun dalam lima tahun—sekitar 27 peluncuran per hari atau rata‑rata satu roket setiap jam. Administrator FAA Bryan Bedford mengatakan Presiden SpaceX Gwynne Shotwell menyampaikan visi lima tahun ini dalam diskusi terkait konferensi ASCEND 2026.
Persetujuan regulator, tingkat keandalan roket, pengembangan Starship, serta permintaan dari jaringan satelit Starlink akan menentukan apakah ritme peluncuran ekstrem ini bisa terjadi.