Komisi Eropa membuka konsultasi publik pada 20 Mei 2026 untuk menilai apakah regulasi kripto MiCA berjalan sesuai tujuan sebelum tenggat penting lisensi perusahaan kripto di Uni Eropa.[17][19] Peninjauan ini terjadi menjelang berakhirnya masa transisi pada 1 Juli 2026, ketika semua penyedia layanan kripto harus memi...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is the European Commission’s new public consultation on the Markets in Crypto-Assets (MiCA) regulation, why is the EU reviewing the rul. Article summary: The European Commission has opened a targeted public consultation on reviewing MiCA, the EU’s crypto-assets rulebook, with the consultation starting on 20 May 2026 and run by DG FISMA’s digital finance unit.[4][8] The re. Topic tags: general, government, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "**When its first draft was published on 24 September 2020, MiCA promised to be a pillar of EU financial services legislation, placing the EU in a unique position as the first major" source context "As MiCA's transitional periods expires, Europe's crypto market faces ..." Reference image 2: visual subj
Komisi Eropa resmi membuka konsultasi publik untuk meninjau Regulasi Markets in Crypto‑Assets (MiCA)—kerangka hukum utama Uni Eropa untuk industri kripto. Konsultasi ini dimulai pada 20 Mei 2026 dan dikelola oleh Direktorat Jenderal Stabilitas Keuangan, Layanan Keuangan, dan Persatuan Pasar Modal (DG FISMA).
Melalui proses ini, regulator meminta masukan dari pelaku industri, pengawas keuangan, dan masyarakat umum tentang apakah aturan MiCA sudah berjalan sesuai tujuan atau perlu disesuaikan. Hasil konsultasi akan menjadi dasar bagi kebijakan masa depan Uni Eropa terkait aset digital.
MiCA adalah kerangka regulasi komprehensif pertama Uni Eropa untuk aset kripto, yang dirancang agar semua negara anggota—27 negara dalam blok UE—memiliki aturan yang sama.
Regulasi ini disahkan pada 2023 dan diterapkan secara bertahap:
Tujuan utamanya adalah menciptakan pasar kripto yang lebih aman dan transparan melalui aturan bersama mengenai penerbitan token, kewajiban pengungkapan kepada konsumen, serta sistem perizinan bagi perusahaan kripto yang ingin beroperasi di UE.
Sekilas, mengevaluasi regulasi yang baru berjalan kurang dari dua tahun mungkin terlihat terlalu cepat. Namun ada beberapa alasan struktural di balik langkah ini.
MiCA memberikan masa transisi bagi perusahaan yang sudah beroperasi di bawah aturan nasional sebelum 30 Desember 2024. Mereka diizinkan tetap beroperasi sementara waktu sambil menyesuaikan diri dengan sistem lisensi baru UE.
Masa transisi tersebut akan berakhir pada 1 Juli 2026.
Setelah tanggal itu, setiap perusahaan yang menyediakan layanan kripto kepada pelanggan di Uni Eropa tanpa lisensi MiCA dianggap melanggar hukum UE dan harus menghentikan operasinya di pasar tersebut.
Karena tenggat ini semakin dekat, regulator ingin mengetahui apakah sistem baru ini berjalan dengan baik sebelum penerapan penuh dimulai di seluruh blok.
Ketika MiCA dirancang pada 2023, lanskap kripto masih berbeda dibanding sekarang. Pertumbuhan pesat stablecoin, platform keuangan terdesentralisasi, serta aset keuangan yang ditokenisasi membuat pembuat kebijakan ingin memastikan aturan yang ada masih relevan.
Dengan kata lain, konsultasi ini menjadi uji lapangan pertama bagi desain regulasi MiCA setelah implementasi awalnya.
Walaupun konsultasi mencakup seluruh regulasi, beberapa topik muncul sebagai fokus utama diskusi.
Stablecoin—token kripto yang nilainya dipatok pada mata uang seperti euro atau dolar—merupakan salah satu aset yang paling ketat diatur dalam MiCA. Konsultasi ini meminta masukan mengenai apakah aturan tersebut bekerja efektif atau perlu diperbarui.
Stablecoin sangat penting karena sering berfungsi sebagai lapisan pembayaran dan penyelesaian transaksi dalam ekosistem kripto, sehingga kebijakannya memengaruhi bursa kripto, platform perdagangan, dan layanan pembayaran digital.
Regulator juga menyoroti meningkatnya penggunaan stablecoin global yang diterbitkan atau dikelola di berbagai negara sekaligus. Struktur seperti ini dapat mempersulit pengawasan, pengelolaan cadangan, serta proses penukaran token jika terjadi masalah.
Konsultasi tersebut mengevaluasi apakah MiCA saat ini cukup kuat untuk mengatasi risiko tersebut atau perlu perlindungan tambahan.
MiCA pada dasarnya dirancang untuk mengatur penerbit token dan penyedia layanan terpusat yang dapat diidentifikasi. Namun banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) berjalan tanpa operator atau perusahaan yang jelas.
Akibatnya, sebagian aktivitas DeFi mungkin berada di luar cakupan aturan yang ada. Hal ini memicu perdebatan apakah UE perlu membuat kebijakan baru khusus untuk sektor tersebut.
Isu paling mendesak adalah kewajiban perizinan bagi crypto‑asset service providers (CASPs)—termasuk bursa kripto, broker, kustodian aset digital, dan platform perdagangan.
Mulai 1 Juli 2026, perusahaan yang sebelumnya memanfaatkan masa transisi harus:
Regulator menegaskan bahwa beroperasi tanpa izin setelah tanggal tersebut akan melanggar hukum UE.
Konsultasi publik ini akan tetap dibuka hingga 31 Agustus 2026, memberi waktu beberapa bulan bagi perusahaan kripto, regulator, peneliti, dan masyarakat untuk memberikan masukan.
Tanggapan yang terkumpul akan membantu Komisi Eropa menentukan langkah berikutnya, yang bisa berupa:
Bagi Uni Eropa, proses ini menjadi titik evaluasi pertama bagi eksperimen regulasi kripto terbesar di dunia—sebuah upaya untuk menyempurnakan aturan sebelum fase penegakan penuh dimulai pada pertengahan 2026.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Komisi Eropa membuka konsultasi publik pada 20 Mei 2026 untuk menilai apakah regulasi kripto MiCA berjalan sesuai tujuan sebelum tenggat penting lisensi perusahaan kripto di Uni Eropa.[17][19]
Komisi Eropa membuka konsultasi publik pada 20 Mei 2026 untuk menilai apakah regulasi kripto MiCA berjalan sesuai tujuan sebelum tenggat penting lisensi perusahaan kripto di Uni Eropa.[17][19] Peninjauan ini terjadi menjelang berakhirnya masa transisi pada 1 Juli 2026, ketika semua penyedia layanan kripto harus memiliki lisensi MiCA untuk tetap beroperasi di pasar UE.[45][46]
Topik utama dalam konsultasi termasuk aturan stablecoin, penerbitan lintas yurisdiksi, serta celah regulasi bagi sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).[4][11]