OpenTrade Kumpulkan $17 Juta untuk Mengembangkan Infrastruktur Yield Stablecoin
OpenTrade mengumpulkan $17 juta dalam putaran pendanaan strategis yang dipimpin Mercury Fund dan Notion Capital, sehingga total pendanaan perusahaan melampaui $30 juta.[4][10] Platform OpenTrade menyediakan infrastruktur plug‑and‑play melalui API, aplikasi web, dan protokol blockchain agar fintech dan bursa dapat me...
What is OpenTrade’s recent $17 million strategic funding round, who led and participated in the investment, how much total funding has the cOpenTrade is building infrastructure that connects stablecoins with real‑world assets and enables fintech platforms to offer yield products.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What is OpenTrade’s recent $17 million strategic funding round, who led and participated in the investment, how much total funding has the c. Article summary: OpenTrade’s recent round was a $17 million strategic funding round led by Mercury Fund and Notion Capital, with participation from a16z crypto, AlbionVC, CMCC Global, and others, bringing total funding to more than $30 m. Topic tags: general, general web, user generated, documentation. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "The $17 million round was led by Mercury Fund and Notion Capital and saw ongoing support from a16z Crypto. Total funding to date is in excess of" source context "OpenTrade Raises $17M for Stablecoin Yield Growth - Ventureburn" Reference image 2: visual subject "Stablecoin infrastructure platform Op
openai.com
OpenTrade, startup infrastruktur kripto yang berbasis di London, berhasil mengamankan pendanaan strategis sebesar $17 juta untuk memperluas platform yield stablecoin dan layanan pinjaman berbasis aset dunia nyata (real‑world assets/RWA). Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Mercury Fund dan Notion Capital, dengan partisipasi dari a16z Crypto, AlbionVC, dan CMCC Global, sehingga total dana yang telah dihimpun perusahaan kini melebihi $30 juta.
Pendanaan baru ini akan digunakan untuk memperluas infrastruktur OpenTrade secara global, seiring meningkatnya minat lembaga keuangan dan perusahaan fintech untuk menawarkan produk imbal hasil (yield) dari stablecoin melalui sistem yang lebih aman dan terstruktur secara institusional.
Detail pendanaan $17 juta
Pendanaan terbaru OpenTrade mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap teknologi yang menghubungkan stablecoin dengan aset keuangan dunia nyata.
Beberapa poin utama dari putaran ini:
Jumlah dana: $17 juta
Investor utama: Mercury Fund dan Notion Capital
Investor lain: a16z Crypto, AlbionVC, CMCC Global, dan sejumlah investor tambahan
Total pendanaan hingga saat ini: lebih dari $30 juta
Studio Global AI
Search, cite, and publish your own answer
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Apa jawaban singkat untuk "OpenTrade Kumpulkan $17 Juta untuk Mengembangkan Infrastruktur Yield Stablecoin"?
OpenTrade mengumpulkan $17 juta dalam putaran pendanaan strategis yang dipimpin Mercury Fund dan Notion Capital, sehingga total pendanaan perusahaan melampaui $30 juta.[4][10]
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
OpenTrade mengumpulkan $17 juta dalam putaran pendanaan strategis yang dipimpin Mercury Fund dan Notion Capital, sehingga total pendanaan perusahaan melampaui $30 juta.[4][10] Platform OpenTrade menyediakan infrastruktur plug‑and‑play melalui API, aplikasi web, dan protokol blockchain agar fintech dan bursa dapat menambahkan produk yield stablecoin tanpa membangun sistem pinjaman dan kepatu...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Perusahaan melaporkan lebih dari $200 juta total value locked (TVL) dan lebih dari $250 juta volume transaksi, menandakan meningkatnya minat institusi terhadap produk yield stablecoin berbasis aset dunia nyata.[1]
Dana tersebut akan difokuskan untuk memperluas infrastruktur yield stablecoin perusahaan serta memperkuat kemampuan pinjaman berbasis aset dunia nyata.
Masalah yang ingin diselesaikan OpenTrade
Banyak fintech, neobank, dan bursa aset digital ingin menawarkan produk yield pada stablecoin kepada pengguna mereka. Namun membangun sistem ini secara internal tidaklah sederhana.
Untuk meluncurkan produk semacam itu, perusahaan biasanya membutuhkan berbagai komponen kompleks, seperti:
mekanisme pinjaman berbasis blockchain
mitra keuangan yang teregulasi
sistem kustodi dan manajemen jaminan
kerangka kepatuhan dan manajemen risiko
OpenTrade mencoba menyederhanakan proses ini dengan menyediakan infrastruktur tingkat institusi yang menggabungkan teknologi, struktur hukum, dan jaringan lembaga keuangan teregulasi untuk mendukung produk pinjaman dan yield stablecoin secara patuh terhadap regulasi.
Dengan pendekatan ini, platform fintech dapat menambahkan fitur yield langsung ke aplikasi mereka tanpa harus membangun seluruh sistem pinjaman dari nol.
Cara kerja platform OpenTrade
Platform OpenTrade dibangun dalam beberapa lapisan teknologi yang dirancang untuk penggunaan institusional.
Komponen utamanya meliputi:
Aplikasi web dan API yang dapat diintegrasikan oleh mitra ke dalam produk mereka
Protokol blockchain yang mendukung strategi pinjaman dan yield stablecoin
Produk manajemen treasury dan yield yang memungkinkan institusi menempatkan stablecoin dalam peluang investasi yang menghasilkan imbal hasil
Melalui infrastruktur ini, perusahaan Web2 maupun Web3 dapat menanamkan (embed) produk yield stablecoin langsung di aplikasi mereka, sekaligus membantu institusi mengelola kas digital secara lebih efisien.
Platform ini juga menghubungkan stablecoin dengan aset dunia nyata, memungkinkan strategi pinjaman atau investasi yang didukung instrumen keuangan tradisional, bukan hanya jaminan berbasis kripto.
Traksi dan pertumbuhan awal
Adopsi awal menunjukkan meningkatnya minat dari institusi terhadap model ini.
Menurut laporan yang tersedia, OpenTrade telah mencapai:
Lebih dari $200 juta total value locked (TVL)
Lebih dari $250 juta volume transaksi yang diproses melalui platform
Angka‑angka tersebut menandakan meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur yield stablecoin, khususnya dari platform finansial yang ingin mengakses pasar kredit dunia nyata melalui teknologi blockchain.
Fitur baru: permissionless rails dan Curation+
Bersamaan dengan pengumuman pendanaan, OpenTrade juga menyampaikan rencana untuk memperluas infrastruktur yield baik yang permissioned maupun permissionless di dalam platformnya.
Salah satu bagian dari strategi ini adalah layanan Curation+, sebuah lapisan layanan yang ditujukan bagi klien institusional dengan kebutuhan lebih kompleks.
Melalui Curation+, mitra dapat menentukan:
target yield yang diinginkan
parameter risiko
persyaratan jaminan
strategi campuran antara aset on‑chain dan aset dunia nyata
Layanan ini dirancang untuk institusi yang membutuhkan struktur yield yang lebih fleksibel dibandingkan produk vault standar.
Rencana penggunaan dana baru
OpenTrade menyatakan bahwa dana $17 juta tersebut akan digunakan untuk beberapa tujuan utama, antara lain:
memperluas infrastruktur yield stablecoin secara global
mengembangkan kemampuan pinjaman berbasis aset dunia nyata
memperkuat jaringan yield yang bersifat permissioned dan permissionless
Tujuan jangka panjangnya adalah menjadikan produk yield stablecoin sebagai fitur finansial yang umum tersedia di aplikasi fintech dan platform institusional.
Mengapa sektor ini menarik bagi investor
Stablecoin semakin berperan sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem blockchain. Infrastruktur yang menghubungkan stablecoin dengan kredit atau aset dunia nyata—sering disebut sebagai RWA finance—menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto.
Dengan membangun infrastruktur yang dapat diintegrasikan langsung oleh fintech dan bursa, OpenTrade berupaya memposisikan dirinya sebagai penyedia backend untuk produk yield stablecoin di ekosistem fintech global.
Jika adopsi terus meningkat, platform seperti OpenTrade berpotensi menjadi lapisan penting dalam cara aset digital—khususnya stablecoin—menghasilkan imbal hasil di masa depan, baik di pasar kripto maupun keuangan tradisional.
Comments
0 comments