Sebelumnya, dokumentasi batas teknis X menyebutkan bahwa akun dapat membuat hingga sekitar 2.400 posting per hari, angka yang pada praktiknya memungkinkan aktivitas sangat tinggi bagi pengguna aktif.
Penurunan dari ribuan posting menjadi puluhan posting per hari menjadikannya salah satu perubahan batas aktivitas terbesar sejak platform ini berganti nama menjadi X.
Menurut dokumentasi bantuan dan laporan mengenai kebijakan tersebut, X menyatakan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas platform.
Alasan yang disebutkan antara lain:
Dengan membatasi seberapa sering tindakan tertentu dapat dilakukan, X mengatakan sistem internalnya dapat menghindari kelebihan beban dan mengurangi error halaman saat aktivitas pengguna tinggi.
Gangguan pada 19 Mei memperbesar kritik dari pengguna karena dua faktor utama.
Pertama, batas posting baru jauh lebih ketat dibanding sebelumnya. Komunitas yang biasanya sangat aktif—seperti jurnalis, akun fandom, pembuat meme, dan kreator yang mengandalkan interaksi tinggi—mendapati aktivitas mereka tiba‑tiba sangat dibatasi.
Kedua, pada saat yang sama, banyak pengguna tidak bisa memposting sama sekali akibat error teknis. Hal ini membuat perubahan tersebut terlihat tidak meningkatkan stabilitas seperti yang dijanjikan.
Reaksi negatif juga dipengaruhi oleh beberapa gangguan layanan yang terjadi sebelumnya. Pada awal 2026, misalnya, X sempat mengalami outage besar di mana timeline tidak dapat diperbarui dan posting atau tautan gagal dimuat di berbagai wilayah.
Ketika error posting muncul lagi tak lama setelah perubahan infrastruktur lainnya, sebagian pengguna menilai platform tersebut menambahkan pembatasan baru tanpa sepenuhnya memperbaiki stabilitas sistem.
Error “Failed to send post” pada 19 Mei terjadi tepat saat X memperkenalkan batas posting baru yang sangat ketat untuk akun gratis. Walaupun perusahaan mengatakan pembatasan tersebut bertujuan mengurangi beban sistem dan meningkatkan keandalan layanan, kombinasi antara bug, aturan baru yang lebih ketat, dan beberapa gangguan sebelumnya membuat banyak pengguna mempertanyakan apakah stabilitas platform benar‑benar membaik.
Comments
0 comments