Solana memproses sekitar $2,1 triliun transfer stablecoin pada Q1 2026, dengan integrasi dari perusahaan besar seperti Visa, PayPal, Stripe, dan BlackRock. Likuiditas stablecoin di jaringan melonjak melewati $17 miliar, sementara transaksi bulanan dapat mencapai ratusan miliar dolar.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is Solana becoming a leading blockchain for institutional stablecoin settlement in Q1 2026, and what do Messari’s findings show about ma. Article summary: Solana is becoming an institutional stablecoin settlement chain because payments and asset-management firms are using it for low-cost, high-throughput stablecoin transfers, while Q1 2026 data show stablecoin volume, toke. Topic tags: general, general web, documentation. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Six institutional Solana developments occurred within 60 days, including Wyoming's state stablecoin launch, Morgan Stanley's ETP filing, and Visa's settlement expansion. Six instit" source context "Solana is becoming settlement rail for Visa and JPMorgan but one metric still scares insiders" Reference image 2: vis
Solana semakin memposisikan diri sebagai jaringan penyelesaian (settlement layer) berkapasitas tinggi untuk pembayaran stablecoin institusional. Data yang dikutip dari laporan Messari dan berbagai liputan industri menunjukkan bahwa perusahaan pembayaran global, manajer aset, dan platform fintech mulai membangun infrastruktur di atas jaringan ini, sementara volume transaksi dan aktivitas aset tokenisasi terus meningkat.
Perkembangan ini menandai perubahan narasi yang cukup besar: dari ekosistem yang dulu identik dengan DeFi ritel dan memecoin menjadi blockchain yang digunakan untuk penyelesaian transaksi keuangan berskala besar.
Semakin banyak perusahaan pembayaran dan institusi keuangan yang mengintegrasikan Solana untuk penyelesaian stablecoin dan infrastruktur pembayaran. Liputan yang mengutip Messari menyebut perusahaan seperti Visa, PayPal, Stripe, Worldpay, dan Western Union sebagai pihak yang sedang membangun atau menguji jalur pembayaran berbasis Solana.
Beberapa contoh implementasi nyata antara lain:
Eksperimen ini mencerminkan tren yang lebih luas: perusahaan pembayaran besar mulai menguji blockchain sebagai alternatif jalur settlement yang lebih cepat dan lebih murah dibandingkan sistem perbankan tradisional.
Indikator paling jelas dari meningkatnya peran Solana dalam sistem pembayaran adalah skala aktivitas stablecoin di jaringan tersebut.
Laporan industri menyebut bahwa Solana memproses sekitar $2,1 triliun transfer stablecoin pada Q1 2026 saja, menjadikannya salah satu lapisan settlement dengan volume terbesar di ekosistem kripto.
Beberapa bulan bahkan mencatat throughput yang luar biasa. Pada Februari 2026, misalnya, jaringan ini menangani sekitar $650 miliar transaksi stablecoin dalam satu bulan.
Data yang dikutip dari Messari menunjukkan Solana kini menyumbang porsi besar dari transfer stablecoin di blockchain dan mulai bersaing dengan jaringan pembayaran tradisional dari sisi volume dan efisiensi.
Lonjakan volume transaksi didukung oleh meningkatnya pasokan stablecoin di jaringan.
Total suplai stablecoin di Solana melampaui $17 miliar pada Maret 2026, setelah mengalami pertumbuhan tajam dari level sebelumnya.
Pada fase pertumbuhan sebelumnya, suplai stablecoin naik dari sekitar $5,3 miliar menjadi $12,8 miliar hanya dalam beberapa bulan, mencerminkan adopsi cepat berbagai aset seperti USDC, USDT, serta stablecoin baru lainnya.
Likuiditas yang dalam seperti ini penting bagi jaringan settlement karena arus pembayaran berskala besar membutuhkan ketersediaan aset stabil yang cukup.
Selain pembayaran, manajer aset institusional juga mulai menggunakan infrastruktur Solana untuk tokenisasi aset dunia nyata (Real‑World Assets / RWA).
Laporan yang merujuk data Messari menyebut perusahaan seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan Ondo Finance terlibat dalam produk keuangan yang ditokenisasi di jaringan tersebut.
Angka pertumbuhan menunjukkan tren ini dengan jelas:
Angka‑angka ini menunjukkan Solana semakin digunakan untuk instrumen keuangan berbasis blockchain seperti dana pasar uang yang ditokenisasi, pasar pinjaman, dan berbagai representasi on‑chain dari aset dunia nyata.
Selama beberapa tahun, Solana sering diasosiasikan dengan siklus trading ritel dan peluncuran token spekulatif. Namun riset yang mengutip Messari menunjukkan ekosistemnya kini berkembang menjadi lapisan infrastruktur pembayaran dan keuangan.
Kombinasi throughput tinggi, finalitas transaksi di bawah satu detik, dan biaya transaksi yang sangat rendah membuat jaringan ini menarik untuk aliran pembayaran dengan frekuensi tinggi serta aplikasi institusional.
Karena itu, narasi dominan tentang Solana mulai bergeser menuju settlement stablecoin, keuangan tokenisasi, dan layanan finansial skala perusahaan.
Menariknya, pertumbuhan penggunaan jaringan tidak selalu tercermin pada harga tokennya.
Beberapa laporan yang mengutip Messari menyebut partisipasi institusional, volume stablecoin, dan aktivitas aset tokenisasi meningkat sepanjang Q1 2026 meskipun pasar kripto secara umum—termasuk harga SOL—mengalami penurunan.
Fenomena ini menunjukkan pola yang sering terjadi di pasar kripto: fundamental jaringan dan harga token dapat bergerak ke arah berbeda dalam jangka waktu tertentu.
Jika digabungkan, data‑data tersebut menunjukkan perubahan struktural dalam peran Solana di industri kripto:
Walau siklus harga dapat berfluktuasi, metrik on‑chain menunjukkan Solana semakin digunakan sebagai lapisan settlement blockchain berkapasitas tinggi untuk aktivitas keuangan global, bukan sekadar ekosistem spekulatif.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Solana memproses sekitar $2,1 triliun transfer stablecoin pada Q1 2026, dengan integrasi dari perusahaan besar seperti Visa, PayPal, Stripe, dan BlackRock.
Solana memproses sekitar $2,1 triliun transfer stablecoin pada Q1 2026, dengan integrasi dari perusahaan besar seperti Visa, PayPal, Stripe, dan BlackRock. Likuiditas stablecoin di jaringan melonjak melewati $17 miliar, sementara transaksi bulanan dapat mencapai ratusan miliar dolar.
Aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) di Solana naik 43% secara kuartalan menjadi sekitar $2,01 miliar, menandakan meningkatnya penggunaan institusional.