Menurut anggaran dasar perusahaan:
Bagi investor publik, struktur ini memiliki beberapa implikasi penting:
Struktur seperti ini cukup umum di perusahaan teknologi yang ingin mempertahankan kontrol pendiri, tetapi tetap menambah risiko tata kelola dibanding model satu saham satu suara tanpa hak khusus.
Alibaba kini berstatus dual‑primary listed company di New York Stock Exchange (NYSE) dan Hong Kong Stock Exchange (HKEX) setelah mengubah status pencatatan Hong Kong dari secondary listing menjadi primary listing.
Status ini membawa beberapa konsekuensi praktis.
Alibaba harus memenuhi kewajiban pelaporan, pengungkapan, dan tata kelola di dua yurisdiksi pasar modal sekaligus—baik aturan SEC di Amerika Serikat maupun aturan pencatatan di Hong Kong.
Dual listing memungkinkan:
Kedua instrumen tersebut bersifat fungible (dapat dikonversi satu sama lain), sehingga likuiditas dapat mengalir di antara kedua pasar.
Memiliki dua pasar utama dapat memberi fleksibilitas jika kondisi regulasi atau sentimen investor berubah di salah satu wilayah. Namun, struktur ini juga berarti pengawasan regulator menjadi lebih kompleks dan intens.
Form 13F Alibaba untuk Maret 2026 menunjukkan bahwa portofolio saham AS yang wajib dilaporkan relatif kecil, hanya dua posisi dengan nilai sekitar $652,6 juta.
Namun bagi investor, faktor yang lebih menentukan biasanya bukan angka di Form 13F, melainkan:
Singkatnya, Form 13F memberikan gambaran kecil tentang investasi saham Alibaba di AS. Untuk menilai risiko jangka panjang perusahaan, investor biasanya lebih fokus pada struktur tata kelola dan kerangka regulasi lintas pasar yang membentuk dinamika valuasi dan kontrol perusahaan.
Comments
0 comments