FTC di Amerika Serikat menyelidiki apakah praktik lisensi teknologi chip Arm dapat digunakan untuk memonopoli sebagian pasar semikonduktor, termasuk kemungkinan menolak atau menurunkan kualitas lisensi desain CPU.[2][3] Penyelidikan muncul di tengah sengketa lisensi antara Arm dan perusahaan seperti Qualcomm, serta...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: What does the Reuters report say about the U.S. FTC’s antitrust probe into Arm Holdings, including what the agency is investigating in Arm’s. Article summary: Reuters reported, citing Bloomberg News, that Arm Holdings faces a U.S. FTC antitrust probe into how the British chip designer licenses its semiconductor technology, as part of broader global scrutiny of the company.[7][. Topic tags: general, general web, government, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "## The US Federal Trade Commission is probing whether Arm Holdings Plc is trying to illegally monopolise parts of the semiconductor market. Arm Holdings Plc’s shares slid less than" source context "Arm Holdings to face US antitrust probe over chip tech | FMT" Reference image 2: visual subject "## The
Arm Holdings—perusahaan desain chip asal Inggris yang teknologinya digunakan di sebagian besar smartphone dunia—kini menghadapi penyelidikan antimonopoli baru di Amerika Serikat. Menurut laporan Reuters yang mengutip Bloomberg News, Federal Trade Commission (FTC) membuka investigasi terhadap praktik lisensi teknologi semikonduktor Arm, sebagai bagian dari meningkatnya pengawasan global terhadap model bisnis perusahaan tersebut.
FTC sedang memeriksa apakah Arm berupaya memonopoli sebagian pasar semikonduktor secara ilegal melalui cara perusahaan melisensikan teknologi chipnya.
Berbeda dengan produsen chip seperti Intel atau TSMC, Arm tidak membuat chip fisik. Perusahaan ini merancang arsitektur prosesor dan blueprint CPU, lalu melisensikan desain tersebut kepada ratusan perusahaan teknologi yang kemudian mengembangkan chip mereka sendiri.
Model ini menjadikan Arm sebagai fondasi penting bagi industri semikonduktor modern—mulai dari prosesor ponsel, laptop, hingga chip untuk kecerdasan buatan dan pusat data.
Menurut laporan tersebut, regulator ingin mengetahui apakah Arm dapat menggunakan model lisensinya untuk:
Secara khusus, FTC menilai kemungkinan bahwa Arm menolak atau melemahkan lisensi blueprint CPU yang digunakan perusahaan lain untuk merancang prosesor mereka sendiri.
Isu lisensi Arm juga terkait dengan perselisihan perusahaan dengan sejumlah mitra industri—terutama Qualcomm.
Qualcomm menuduh Arm mengambil langkah yang dapat membatasi akses ke teknologi inti yang dibutuhkan pembuat chip lain, yang berpotensi merugikan persaingan di industri semikonduktor.
Masalah ini menjadi sensitif karena banyak perusahaan teknologi besar bergantung pada desain Arm. Perusahaan seperti Apple dan Nvidia menggunakan arsitektur Arm untuk membangun chip mereka sendiri. Jika akses ke desain tersebut dibatasi atau diubah secara signifikan, dampaknya bisa dirasakan di seluruh ekosistem chip global.
Arm tidak memberikan komentar rinci mengenai penyelidikan tersebut. Perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak mengomentari interaksi spesifik dengan regulator.
Penyelidikan FTC bukan satu‑satunya. Praktik lisensi Arm juga tengah menjadi perhatian regulator di beberapa negara.
Di Korea Selatan, otoritas persaingan usaha melakukan inspeksi terhadap kantor Arm di Seoul sebagai bagian dari penyelidikan mengenai praktik lisensi perusahaan.
Penyelidikan itu dilaporkan dipicu oleh keluhan Qualcomm, yang menuduh Arm mulai membatasi akses ke teknologi arsitektur chip setelah selama lebih dari dua dekade menjalankan model lisensi yang relatif terbuka.
Arm sebelumnya juga pernah menjadi fokus regulator. Pada tahun 2021, FTC menggugat untuk memblokir rencana akuisisi Arm senilai sekitar US$40 miliar oleh Nvidia, dengan alasan bahwa kesepakatan tersebut bisa memberi Nvidia kendali atas teknologi yang digunakan banyak pesaingnya.
Kasus tersebut menegaskan posisi Arm sebagai pemasok teknologi inti bagi industri chip global—dan mengapa akses ke desainnya sering dianggap sebagai isu persaingan yang krusial.
Model bisnis Arm berada di pusat ekosistem semikonduktor modern. Ratusan perusahaan mengandalkan arsitektur prosesor yang dirancang Arm untuk mengembangkan produk mereka.
Jika regulator menemukan bahwa praktik lisensi perusahaan dapat membatasi persaingan, hasil penyelidikan ini berpotensi memengaruhi cara teknologi chip dilisensikan di seluruh industri.
Untuk saat ini, investigasi masih berlangsung dan belum ada tuduhan resmi atau keputusan dari regulator.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
FTC di Amerika Serikat menyelidiki apakah praktik lisensi teknologi chip Arm dapat digunakan untuk memonopoli sebagian pasar semikonduktor, termasuk kemungkinan menolak atau menurunkan kualitas lisensi desain CPU.[2][3]
FTC di Amerika Serikat menyelidiki apakah praktik lisensi teknologi chip Arm dapat digunakan untuk memonopoli sebagian pasar semikonduktor, termasuk kemungkinan menolak atau menurunkan kualitas lisensi desain CPU.[2][3] Penyelidikan muncul di tengah sengketa lisensi antara Arm dan perusahaan seperti Qualcomm, serta perhatian dari pelanggan besar seperti Apple dan Nvidia yang bergantung pada arsitektur Arm.
Pengawasan terhadap Arm juga terjadi di luar AS, termasuk penyelidikan oleh regulator persaingan Korea Selatan setelah keluhan bahwa perusahaan tersebut membatasi akses ke teknologinya.[7][8]