Pergerakan Bitcoin dari wallet yang terkait dengan ETF IBIT sering kali hanya mencerminkan mekanisme creation dan redemption ETF, bukan keputusan BlackRock menjual BTC. ETF Bitcoin spot AS sempat mencatat arus keluar besar pada 13 Mei, tetapi sehari kemudian langsung berbalik menjadi arus masuk.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How should investors interpret reports that BlackRock is “selling Bitcoin” based on Arkham data, and what do the recent IBIT and broader U.S. Article summary: Investors should not read Arkham-tracked “BlackRock selling Bitcoin” headlines as automatic proof that BlackRock is making a bearish house call on BTC. The better interpretation is that IBIT’s Bitcoin balance can move wi. Topic tags: general, general web, government. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "... Bitcoin ETF ... IBIT's flow data is increasingly viewed as a proxy for broader U.S. demand. ... Is Elon Musk's SpaceX Quietly Selling Bitcoin?" source context "Bitcoin News Today: Latest BTC Updates, Breaking News and Market Trends | MEXC News" Reference image 2: visual subject "... Bitcoin ETF ... IBIT's flow da
Judul berita yang menyatakan "BlackRock sedang menjual Bitcoin" biasanya muncul setelah platform analitik blockchain seperti Arkham mendeteksi Bitcoin keluar dari wallet yang terkait dengan ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT). Namun menafsirkan pergerakan tersebut sebagai sinyal bearish dari institusi besar bisa menyesatkan.
Dalam banyak kasus, perpindahan aset tersebut hanyalah bagian dari mekanisme normal ETF, terutama proses masuk‑keluar dana investor (inflows dan redemptions), bukan keputusan strategis BlackRock untuk menjual Bitcoin.
Platform analitik blockchain melacak transaksi wallet besar yang terhubung dengan entitas institusional. Ketika Bitcoin keluar dari wallet kustodian IBIT, terlihat seolah‑olah BlackRock sedang "menjual".
Padahal, data wallet saja tidak menunjukkan alasan di balik transfer tersebut. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
IBIT sendiri merupakan produk pasif yang dirancang untuk mengikuti harga Bitcoin, bukan untuk diperdagangkan secara aktif oleh manajer portofolio. Dokumentasi dana menyatakan tujuannya adalah merefleksikan kinerja harga Bitcoin itu sendiri .
Melihat satu hari data sering memicu kesimpulan yang terlalu cepat.
Pada 13 Mei, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih sekitar $635 juta, dengan ETF IBIT milik BlackRock menyumbang sekitar $285 juta dari total tersebut . Peristiwa seperti ini biasanya langsung memunculkan narasi bahwa institusi sedang menjual Bitcoin.
Namun sehari kemudian gambarnya berubah. Pada 14 Mei, ETF Bitcoin spot justru mencatat arus masuk bersih sekitar $131 juta, dan IBIT menjadi yang terbesar dengan sekitar $144 juta dana baru .
Perubahan cepat seperti ini cukup umum terjadi. Arus ETF bisa berfluktuasi dari hari ke hari karena:
Jika melihat periode yang lebih panjang, tren juga tidak menunjukkan eksodus institusi. Pada minggu 4–8 Mei, ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus masuk bersih $623 juta, sekaligus menjadi minggu keenam berturut‑turut dengan inflow positif, dengan IBIT menyerap sebagian besar dana tersebut .
Untuk memahami pergerakan on‑chain tersebut, penting mengetahui bagaimana ETF beroperasi.
ETF menggunakan perantara institusional yang disebut authorized participants (APs). Mereka dapat membuat atau menebus saham ETF dalam unit besar yang disebut basket.
Ketika investor menjual saham ETF dalam jumlah besar, AP dapat menebus saham tersebut dan menerima aset dasar—dalam kasus ini Bitcoin—atau uang tunai dari hasil penjualannya.
Perubahan regulasi pada 2025 memungkinkan beberapa ETF kripto menggunakan mekanisme in‑kind creation dan redemption, yaitu pemindahan aset kripto secara langsung antara ETF dan peserta pasar . Dokumen IBIT juga menyebutkan bahwa trust dapat mengizinkan transaksi in‑kind sebagai alternatif dari redemption berbasis kas
.
Akibatnya, ketika redemption terjadi, Bitcoin dapat keluar dari wallet kustodian ETF, dan pergerakan ini terlihat jelas di blockchain. Namun penyebabnya biasanya adalah penarikan dana investor, bukan keputusan manajer dana untuk menjual.
Meski ada redemption sesekali, skala kepemilikan IBIT tetap sangat besar.
Perkiraan menunjukkan dana ini memegang sekitar 817.000 BTC per pertengahan Mei 2026, menjadikannya salah satu pemegang Bitcoin institusional terbesar di dunia . Nilainya mencapai puluhan miliar dolar.
Kadang perusahaan treasury seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy) dapat melampaui IBIT setelah pembelian besar, tetapi ETF BlackRock tetap termasuk kendaraan investasi Bitcoin terbesar secara global.
Jika dilihat secara keseluruhan, data lebih menunjukkan fluktuasi normal arus ETF, bukan perubahan sentimen institusional yang jelas menjadi bearish.
Beberapa poin penting:
Bagi investor, sinyal bearish yang lebih kuat biasanya terlihat jika terjadi:
Satu peringatan wallet dari Arkham atau satu hari redemption besar jarang cukup untuk menyimpulkan perubahan sentimen institusional.
Pergerakan Bitcoin keluar dari wallet yang terkait dengan BlackRock tidak otomatis berarti perusahaan tersebut sedang "membuang" Bitcoin.
Dalam banyak kasus, itu hanyalah bagian dari mekanisme operasional ETF yang merespons arus masuk dan keluar investor. Untuk memahami sentimen institusi yang sebenarnya, investor perlu melihat tren arus ETF jangka panjang, bukan hanya pergerakan wallet yang terisolasi.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pergerakan Bitcoin dari wallet yang terkait dengan ETF IBIT sering kali hanya mencerminkan mekanisme creation dan redemption ETF, bukan keputusan BlackRock menjual BTC.
Pergerakan Bitcoin dari wallet yang terkait dengan ETF IBIT sering kali hanya mencerminkan mekanisme creation dan redemption ETF, bukan keputusan BlackRock menjual BTC. ETF Bitcoin spot AS sempat mencatat arus keluar besar pada 13 Mei, tetapi sehari kemudian langsung berbalik menjadi arus masuk.
IBIT masih memegang ratusan ribu BTC dan tetap menjadi salah satu kendaraan investasi Bitcoin institusional terbesar di dunia.