Citigroup menyelesaikan proses persetujuan regulator pada 2026 untuk mendirikan perusahaan sekuritas 100% milik asing di China setelah proses lebih dari empat tahun. Unit baru Citi di China diperkirakan menawarkan layanan broker saham, konsultasi investasi sekuritas, serta penjaminan emisi dan sponsorship penerbitan...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did Citigroup finally secure approval for a wholly foreign-owned brokerage license in mainland China after a four-year process, what rol. Article summary: Citigroup appears to have secured final clearance for a wholly foreign-owned mainland China securities firm after a roughly four-year application process, with the approval coinciding with CEO Jane Fraser joining Preside. Topic tags: general, education, news, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Quotes displayed in real-time or delayed by at least 15 minutes. * Charles Payne: We're in the midst of history right now. * American oil production continuing to grow as a 'conseq" source context "Citigroup applies for China securities license | Fox Business" Reference image 2: visual subject "Quotes displayed
Citigroup akhirnya memperoleh persetujuan regulator untuk mendirikan perusahaan sekuritas yang sepenuhnya dimiliki asing di China daratan, menutup proses aplikasi yang berlangsung lebih dari empat tahun. Persetujuan ini memberi bank asal AS tersebut jalur langsung untuk beroperasi di pasar modal domestik China—ekonomi terbesar kedua di dunia.
Pengumuman itu muncul pada minggu yang sama ketika CEO Citigroup Jane Fraser ikut dalam delegasi Presiden AS Donald Trump ke Beijing untuk pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Meski waktunya bertepatan, tidak ada bukti publik yang menunjukkan bahwa pertemuan diplomatik tersebut secara langsung menyebabkan persetujuan regulator.
Upaya Citi untuk membangun bisnis sekuritas milik penuh di China dimulai beberapa tahun lalu sebagai bagian dari strategi memperluas kehadiran investment banking dan pasar modal di dalam negeri China.
Bank tersebut secara resmi mengajukan permohonan pada 2021 kepada regulator China untuk mendirikan perusahaan sekuritas domestik setelah keluar dari struktur joint venture sebelumnya.
Prosesnya tidak cepat. Salah satu hambatan datang dari Amerika Serikat, ketika regulator menjatuhkan sanksi kepada Citi terkait masalah manajemen data dan kontrol risiko. Otoritas China meminta konfirmasi dari Federal Reserve bahwa Citi berada dalam kondisi kepatuhan yang baik sebelum menyetujui operasi baru di China, yang memperlambat proses persetujuan.
Selama peninjauan, regulator sekuritas China juga meminta entitas pemohon—Citigroup Global Markets Holdings—untuk memberikan informasi tambahan. Ini termasuk detail kondisi keuangan pemegang saham, peringkat kredit jangka panjang, serta posisi global Citi dalam bisnis broker, advisory, dan penjaminan emisi.
Pada Mei 2026, aplikasi Citi tidak lagi muncul dalam daftar publik permohonan yang masih menunggu persetujuan dari China Securities Regulatory Commission (CSRC), menandakan proses lisensi telah melewati tahap akhir.
Persetujuan final muncul pada minggu yang sama ketika Jane Fraser ikut dalam delegasi Presiden Trump ke Beijing untuk pertemuan tingkat tinggi dengan Xi Jinping.
Kebetulan waktu ini memicu spekulasi bahwa diplomasi tingkat tinggi mungkin membantu mempercepat keputusan regulator. Namun laporan yang tersedia hanya menunjukkan bahwa kedua peristiwa terjadi bersamaan, bukan bahwa salah satunya menyebabkan yang lain.
Melihat panjangnya proses regulasi dan berbagai persyaratan teknis yang harus dipenuhi Citi sebelumnya, persetujuan ini lebih tepat dipahami sebagai hasil dari proses administratif bertahun‑tahun, bukan keputusan politik yang tiba‑tiba.
Berdasarkan dokumen pengajuan dan umpan balik regulator, cakupan bisnis awal untuk unit sekuritas Citi di China kemungkinan mencakup:
Dengan izin ini, Citi dapat berpartisipasi langsung dalam aktivitas pasar modal domestik China—termasuk membantu perusahaan menerbitkan saham atau obligasi serta menyediakan layanan perdagangan bagi klien.
Dokumen lisensi final belum dipublikasikan secara detail, sehingga ruang lingkup operasional dapat berkembang ketika perusahaan mulai beroperasi dan mengajukan izin bisnis tambahan.
Sebelumnya, Citi masuk ke pasar sekuritas China melalui joint venture dengan Orient Securities. Pada saat itu, aturan China hanya mengizinkan bank asing memiliki saham minoritas di perusahaan sekuritas domestik.
Model joint venture tersebut mencerminkan pembatasan kepemilikan asing yang berlaku pada masa itu.
Namun seiring waktu, Beijing mulai melonggarkan aturan tersebut. Perubahan ini dipercepat sekitar periode perjanjian perdagangan AS–China tahun 2020, ketika China mempercepat penghapusan batas kepemilikan asing di perusahaan sekuritas, termasuk bisnis broker dan investment banking.
Setelah batasan tersebut dihapus, bank global dapat membangun perusahaan sekuritas yang sepenuhnya mereka miliki tanpa harus bermitra dengan perusahaan lokal.
Persetujuan untuk Citigroup merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana China secara bertahap membuka pasar modalnya kepada institusi keuangan asing.
Misalnya, pada 2023 regulator sekuritas China menyetujui Standard Chartered untuk mendirikan perusahaan sekuritas milik penuh dengan layanan seperti broker dan penjaminan emisi.
Bank global lain seperti JPMorgan dan Goldman Sachs juga telah memperluas kontrol mereka atas operasi keuangan di China melalui kepemilikan mayoritas atau penuh di berbagai entitas keuangan.
Kebijakan ini mencerminkan strategi China untuk secara bertahap mengintegrasikan pasar keuangannya dengan sistem finansial global sambil tetap mempertahankan pengawasan regulator yang ketat.
Bagi Citigroup, perusahaan sekuritas baru ini memberikan pintu masuk langsung ke pasar modal domestik China. Alih‑alih bergantung pada kemitraan atau transaksi lintas negara, bank tersebut kini dapat bersaing lebih langsung dalam mandat penjaminan emisi, layanan advisory, dan perdagangan yang terkait dengan perusahaan serta investor China.
Bagi China, persetujuan ini memperkuat pola pembukaan sektor keuangan secara selektif—mengundang institusi global membawa modal dan keahlian internasional, sambil secara bertahap memperdalam integrasi pasar finansialnya dengan ekonomi global.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Citigroup menyelesaikan proses persetujuan regulator pada 2026 untuk mendirikan perusahaan sekuritas 100% milik asing di China setelah proses lebih dari empat tahun.
Citigroup menyelesaikan proses persetujuan regulator pada 2026 untuk mendirikan perusahaan sekuritas 100% milik asing di China setelah proses lebih dari empat tahun. Unit baru Citi di China diperkirakan menawarkan layanan broker saham, konsultasi investasi sekuritas, serta penjaminan emisi dan sponsorship penerbitan efek.
Langkah ini merupakan bagian dari tren pembukaan pasar keuangan China yang memungkinkan bank global seperti JPMorgan, Goldman Sachs, dan Standard Chartered memiliki operasi sekuritas yang sepenuhnya mereka kendalikan.