Dalam kampanye ini:
Serangan supply-chain berarti penyerang tidak langsung menyerang perusahaan, tetapi menyusup melalui dependensi atau pipeline software yang digunakan developer.
Dalam advisory resminya, Mistral AI menjelaskan bahwa insiden keamanan memang terjadi, tetapi bukan berupa peretasan infrastruktur inti perusahaan .
Investigasi internal mereka menemukan bahwa:
Versi yang terdampak meliputi:
Versi npm yang terinfeksi dipublikasikan pada 11 Mei 2026 dan dihapus pada 12 Mei 2026, sementara paket PyPI yang terinfeksi juga diunggah dan dihapus pada 12 Mei 2026 .
Pada paket Python yang terinfeksi, kode berbahaya akan:
Malware ini dirancang untuk mencuri kredensial developer seperti token GitHub, akses cloud, dan rahasia CI/CD .
Sampai sekarang, jawabannya: belum ada bukti yang mengonfirmasi itu.
Beberapa alasan mengapa klaim tersebut masih dianggap belum terbukti:
Meski begitu, para peneliti keamanan tidak sepenuhnya menutup kemungkinan bahwa file—jika memang ada—bisa berasal dari perangkat developer yang terdampak, bukan dari server utama perusahaan.
Kelompok TeamPCP memang telah dikaitkan dengan sejumlah serangan supply-chain besar dalam beberapa bulan terakhir.
Dalam kampanye Mini Shai‑Hulud saja:
Karena itu, klaim penjualan repositori Mistral bisa saja merupakan:
Tanpa bukti teknis yang dapat diverifikasi, klaim tersebut untuk saat ini masih berada pada kategori laporan yang belum terbukti.
Yang jelas, insiden ini kembali menunjukkan betapa rentannya ekosistem software modern terhadap serangan supply chain, terutama ketika banyak proyek bergantung pada paket open-source yang saling terhubung.
Comments
0 comments