Gears of War: E-Day menerima sambutan kritikus yang umumnya positif, meski tidak semua ulasan sepakat. Banyak pengulas menyoroti sensasi tembak-menembak yang mantap, pergerakan yang lebih luwes, dan kota Kalona yang hancur. Kritik utamanya: kampanye terasa familier, sementara perubahan pada multiplayer mungkin tidak memuaskan semua penggemar lama. Dikembangkan oleh The Coalition dan diterbitkan Xbox Game Studios, prekuel ini mengikuti Marcus Fenix dan Dom Santiago saat serangan Locust melanda, 14 tahun sebelum Gears of War pertama.
2
9
39
Nilai ulasan tinggi, tetapi tanggapan tetap beragam
Secara keseluruhan, skor di agregator ulasan menunjukkan penerimaan yang kuat. Pada 9 Oktober, OpenCritic mencatat rata-rata kritikus 87. Laporan pada periode peluncuran juga menempatkan skor Metacritic di kisaran 87–88. Angka-angka ini merupakan potret pada waktu tertentu dan dapat berubah saat ulasan baru masuk.
1
2
4
6
Penerimaan positif itu bukan berarti semua pengulas sepakat. Maxim menyebut game ini sebagai kembalinya era blockbuster Xbox, sementara Empire menilai prekuel ini terlalu mengandalkan formula Gears yang sudah dikenal.
29
30
Gunplay, gerakan, dan kota Kalona jadi sorotan
Pertarungan menjadi salah satu aspek yang paling banyak dipuji. GamesRadar menyoroti baku tembak yang terasa bertenaga dan penggunaan perlindungan yang dinamis, serta menyebut kehancuran Kalona sebagai bagian paling menonjol dari kampanye. Windows Central juga memuji gunplay, visual, dan mobilitas yang meningkat, meski menilai struktur permainan secara keseluruhan menghambat potensinya.
12
15
Daya tarik lain bagi penggemar lama adalah kembalinya dua tokoh utama. Ulasan Wall of Sound mencatat John DiMaggio kembali sebagai Marcus Fenix dan Carlos Ferro sebagai Dom Santiago.
17
Kampanye yang familier membelah pendapat
Bagi sebagian pengulas, kisah awal Marcus dan Dom menjadi alasan menarik untuk kembali ke dunia Gears. Namun, ada pula yang merasa premis prekuel dan karakter yang sudah dikenal membuat beberapa bagian cerita mudah ditebak. Empire menyebutnya “Gears-by-numbers”, sedangkan Gamekult mengkritik gagasan yang terasa familier dan bagian permainan yang dianggap bertele-tele.
9
29
41
Kritiknya bukan karena game ini meninggalkan aksi berlindung di balik perlindungan yang menjadi ciri khas Gears. Sebagian pengulas justru merasa kampanye terlalu mengandalkan pertarungan yang serupa dan baku tembak panjang. Sejumlah kutipan ulasan di OpenCritic juga mengkritik kampanye yang dinilai berlangsung terlalu lama.
6
Horde Siege membawa perubahan besar pada multiplayer
Multiplayer memunculkan perdebatan tersendiri. E-Day memperkenalkan Horde Siege, versi baru dari mode kooperatif Horde. InsertCoins.press memuji pergerakan dan tampilan Unreal Engine 5, tetapi memberi nilai 7/10 karena mode ini tidak menggunakan struktur klasik 50 gelombang dan pilihan petanya hanya enam. Itu adalah kritik dari satu outlet, bukan kesimpulan semua pengulas: ulasan lain memuji multiplayer, dan tidak semua kritikus mendapat akses ke mode daring pada masa peninjauan awal.
6
13
26
47
Keterbatasan akses awal ini penting saat menilai daya tahan multiplayer dalam jangka panjang. Sejumlah pengulas hanya sempat menilai kampanye, sehingga kesan mereka saat peluncuran belum bisa memastikan seberapa lama Versus atau Horde Siege akan menarik pemain.
26
45
Kesimpulan
Gears of War: E-Day menjadi seri yang kuat untuk pemain yang mencari aksi tembak-menembak, gerakan lebih luwes, dan kisah sinematik tentang jatuhnya Kalona. Namun, kampanye yang terasa familier dan perubahan pada Horde Siege tetap menjadi catatan. Sambutan agregat yang positif pun tidak berarti setiap aspek game ini berhasil memuaskan semua pengulas.
6
12
15
47