Secara sederhana, The Odyssey telah mengembalikan bujet produksinya dalam tiga hari berkat debut global US$264,1 juta . Namun, pendapatan kotor tiket tidak seluruhnya masuk ke studio, sehingga biaya pemasaran dan pembagian dengan jaringan bioskop tetap menjadi faktor penting dalam menghitung laba.
| Metrik | The Odyssey | Oppenheimer |
|---|---|---|
| Total global | Lebih dari US$700 juta, estimasi setelah akhir pekan ketiga | Sekitar US$976 juta pada akhir penayangan |
| Amerika Serikat/Kanada | US$225,3 juta hingga sekitar hari ke-10 | Sekitar US$329 juta |
| Internasional | US$142,7 juta hingga sekitar hari ke-10 | Sekitar US$647 juta |
| Debut global | US$264,1 juta | Sekitar US$180 juta |
| Pendapatan India | Menembus ₹100 crore bruto dalam enam hari dan melampaui total seumur hidup Oppenheimer pada hari kedelapan | Sekitar ₹150–160 crore bruto seumur hidup, berdasarkan estimasi |
The Odyssey memulai perjalanannya jauh lebih kuat. Debut globalnya sebesar US$264,1 juta melampaui pembukaan Oppenheimer yang sekitar US$180 juta. Di Amerika Utara, total empat harinya juga 48 persen lebih tinggi daripada pendapatan Jumat–Senin Oppenheimer .
Namun, Oppenheimer memiliki daya tahan luar biasa berkat perbincangan menuju Oscar dan fenomena “Barbenheimer”. Karena itu, meski The Odyssey unggul pada fase pembukaan, film ini tetap membutuhkan performa panjang yang sangat kuat untuk menyamai total akhir Oppenheimer sebesar US$976 juta.
Hingga sekitar 10 hari penayangan, pembagian pendapatannya tercatat sebagai berikut:
Pada akhir pekan pembukaan, pasar internasional menyumbang sekitar 53 persen pendapatan. Setelah itu, pasar Amerika Utara mengambil porsi lebih besar karena film tersebut mampu mempertahankan penonton dengan baik.
Film ini menampilkan jajaran bintang besar Hollywood, di antaranya :
| Aktor | Peran |
|---|---|
| Matt Damon | Odysseus, Raja Ithaka |
| Anne Hathaway | Penelope, Ratu Ithaka |
| Tom Holland | Telemachus, putra Odysseus |
| Zendaya | Athena, dewi kebijaksanaan dan perang |
| Robert Pattinson | Antinous, salah satu pelamar utama Penelope |
| Lupita Nyong'o | Helen dari Troya dan Clytemnestra |
| Charlize Theron | Calypso dan Circe |
| Mia Goth | Melantho |
| Jon Bernthal | Menelaus |
| John Leguizamo | Eumaeus, penggembala babi yang setia kepada Odysseus |
| Elliot Page | Peran belum diungkapkan |
| Benny Safdie | Agamemnon |
| James Remar | Peran belum diungkapkan |
| Himesh Patel | Eurylochus |
The Odyssey dirilis di India pada 17 Juli 2026 dalam bahasa Inggris, Hindi, Tamil, dan Telugu . Pada hari pertama, film ini mencatat:
Film ini mengumpulkan lebih dari ₹50 crore bruto pada hari ketiga, atau akhir pekan pembukaannya . Enam hari setelah dirilis, The Odyssey menembus ₹100 crore bruto di India—menjadikannya film Nolan kedua setelah Oppenheimer yang mencapai angka tersebut .
Pada hari ketujuh, pendapatan India tercatat sekitar ₹90,30 crore neto dan ₹107,72 crore bruto . Kemudian, pada hari kedelapan, film ini melampaui pendapatan seumur hidup Oppenheimer di India dan menjadi film Nolan dengan pendapatan terbesar di negara tersebut, dengan total bruto sekitar ₹115 crore serta pendapatan neto sekitar ₹85–90 crore .
Sumber yang tersedia belum memberikan angka terkonfirmasi untuk pendapatan bruto pekan ketiga di India. Karena itu, angka tersebut belum dapat disajikan secara pasti.
Format premium menjadi salah satu mesin utama kesuksesan film ini di India. The Odyssey direkam sepenuhnya menggunakan kamera film IMAX 70 mm, sehingga pengalaman menontonnya di layar besar menjadi bagian penting dari daya tarik film .
IMAX saja menghasilkan ₹15,33 crore dari 34 layar di India, sekaligus menjadi perilisan IMAX terbesar yang pernah tercatat di negara tersebut . Pertunjukan IMAX, 4DX, dan Dolby Cinema juga menjadi sesi yang paling cepat terjual di berbagai wilayah India .
Dengan demikian, tingkat okupansi pembukaan sebesar 48,7 persen tidak hanya mencerminkan minat terhadap nama besar Nolan dan para pemerannya, tetapi juga dorongan penonton untuk mendapatkan pengalaman sinematik premium.
Pertama, nama Christopher Nolan tampaknya telah menjadi daya tarik box office yang sangat kuat di India. The Odyssey berhasil melampaui total seumur hidup Oppenheimer hanya dalam delapan hari .
Kedua, penonton India menunjukkan kesediaan membayar lebih untuk film berskala besar yang menawarkan pengalaman visual berbeda. Strategi perekaman menggunakan IMAX menciptakan kesan bahwa film ini paling ideal ditonton di layar premium, dan dorongan tersebut terlihat dalam angka pembukaannya .
Ketiga, kisah mitologi dan fantasi berskala epik memiliki daya tarik lintas pasar. Berbeda dari drama sejarah Oppenheimer, The Odyssey menawarkan perjalanan pahlawan, makhluk mitologis, dan spectacle besar yang lebih dekat dengan tradisi film blockbuster.
Keempat, perilisan dalam beberapa bahasa—Inggris, Hindi, Tamil, dan Telugu—membantu memperluas jangkauan film di luar penonton metropolitan . Meski versi bahasa Inggris tetap menjadi penyumbang terbesar, versi sulih suara membantu menjaga aksesibilitas di pasar yang lebih luas.
Tetap saja, kontribusi India—sekitar US$15 juta atau lebih pada tahap awal penayangan—bernilai penting, tetapi belum menjadi faktor penentu untuk target global US$1 miliar. Untuk mencapai angka tersebut, The Odyssey harus mempertahankan momentum di berbagai pasar internasional selama beberapa pekan mendatang.
Dengan pendapatan global yang diperkirakan telah melampaui US$700 juta, bujet produksi US$250 juta, serta performa kuat di Amerika Utara dan India, The Odyssey berada di jalur untuk menjadi film kedua Christopher Nolan yang menembus US$1 miliar setelah The Dark Knight Rises.
Debut global terbesar dalam karier Nolan, penurunan akhir pekan kedua yang relatif kecil, dan ledakan minat terhadap format IMAX menunjukkan bahwa film layar lebar masih mampu menjadi pengalaman bersama yang bernilai tinggi. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan laju tersebut hingga Agustus dan seterusnya. Jika mampu melakukannya, The Odyssey bukan hanya akan menjadi film sukses, melainkan juga salah satu fenomena box office terbesar dalam karier Nolan.