Tokenisasi—yakni mengubah kepemilikan aset dunia nyata menjadi token di blockchain—menjadi salah satu segmen yang paling cepat berkembang dalam keuangan digital. Namun ukuran pasar ini bisa terlihat sangat berbeda tergantung bagaimana cara menghitungnya.
Jika hanya melihat data on‑chain, nilainya masih puluhan miliar dolar. Tetapi sejumlah laporan institusional yang memakai definisi lebih luas memperkirakan tokenisasi dapat mengubah pasar bernilai triliunan dolar dalam dekade mendatang.
Beberapa dataset terbaru menunjukkan bahwa pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) di blockchain kini bernilai puluhan miliar dolar.
Angka‑angka ini hanya menghitung aset yang benar‑benar tercatat di blockchain. Jika menggunakan definisi yang lebih luas—misalnya termasuk sekuritas tokenisasi atau aset yang direpresentasikan secara digital—beberapa laporan institusional menilai pasar aset tokenisasi saat ini sekitar $0,6 triliun.
Proyeksinya juga sangat ambisius: sekitar $9,4 triliun pada 2030 dan $18,9 triliun pada 2033.
Perbedaan definisi inilah yang membuat headline tentang "pasar triliunan dolar" bisa muncul bersamaan dengan fakta bahwa nilai on‑chain sebenarnya masih relatif kecil.
Dalam kategori RWA, komoditas adalah salah satu segmen yang berkembang cepat. Pada awal 2026:
Dua token utama mendominasi pasar:
Keduanya secara bersama menguasai sekitar 73–74% dari seluruh pasar komoditas tokenisasi, setara sekitar $5,3 miliar dari total $7,3 miliar.
Dominasi emas terlihat lebih jelas jika dilihat dari pertumbuhan sektor. Sejak awal 2025, XAUT dan PAXG menyumbang sekitar 89,1% dari pertumbuhan pasar komoditas tokenisasi, yang berarti hampir seluruh modal baru mengalir ke token emas.
Dalam praktiknya, hal ini membuat sektor komoditas tokenisasi hampir identik dengan pasar emas digital yang berjalan di atas infrastruktur blockchain.
Aset tokenisasi tersebar di beberapa blockchain, tetapi distribusinya tidak merata.
Data analitik RWA menunjukkan perkiraan distribusi nilai on‑chain pada 2026 sebagai berikut:
Dominasi Ethereum sebagian besar berasal dari adopsi awal serta kompatibilitasnya dengan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Token besar seperti PAXG dan versi awal XAUT menggunakan standar ERC‑20, yang mudah terintegrasi dengan dompet kripto, bursa, dan protokol DeFi.
Sementara itu, Tether Gold telah diperluas ke beberapa jaringan lain seperti Tron dan BNB Chain, mencerminkan tren industri menuju distribusi multi‑chain.
Selain komoditas, aset lain seperti Treasury AS yang ditokenisasi dan instrumen kredit privat juga mulai muncul di jaringan seperti Solana dan Stellar, meningkatkan aktivitas lintas blockchain di sektor ini.
Pertumbuhan sektor RWA dalam setahun terakhir tergolong sangat cepat.
Beberapa indikator utama:
Pendorong utama pertumbuhan ini antara lain:
Tren ini menunjukkan bagaimana teknologi blockchain mulai merambah instrumen keuangan tradisional.
Meski pertumbuhannya cepat, banyak analis masih menilai tokenisasi sebagai sektor yang masih sangat awal.
Beberapa alasan utama:
1. Skalanya masih kecil dibanding sistem keuangan global.
Puluhan miliar dolar di blockchain masih sangat kecil dibanding pasar obligasi, saham, dan komoditas global yang nilainya mencapai ratusan triliun dolar. Bahkan estimasi luas sebesar $0,6 triliun pun masih relatif kecil dalam konteks tersebut.
2. Proyeksi masa depan sangat bervariasi.
Misalnya, McKinsey memperkirakan sekitar $2 triliun pada 2030, sementara proyeksi lain mencapai $9 triliun atau lebih dalam periode yang sama.
3. Regulasi dan infrastruktur masih berkembang.
Banyak negara masih membangun kerangka hukum untuk aset digital, serta solusi kustodian dan integrasi dengan sistem keuangan tradisional.
4. Banyak proyek masih tahap uji coba.
Institusi keuangan besar mulai bereksperimen dengan obligasi, dana, dan deposito yang ditokenisasi, tetapi ekosistem pasar penuh masih terus dibangun.
Pasar aset tokenisasi telah berkembang dari eksperimen kecil menjadi ekosistem bernilai miliaran dolar.
Walau mengalami pertumbuhan tiga digit sejak 2025, sektor ini masih kecil dibanding sistem keuangan global. Justru kesenjangan itulah yang membuat banyak analis melihat tokenisasi sebagai teknologi tahap awal dengan potensi transformasi besar dalam dekade mendatang.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) di blockchain telah melampaui $32 miliar pada Mei 2026, sementara sektor komoditas tokenisasi bernilai sekitar $7,3 miliar dan didominasi token emas seperti XAUT dan PAXG.
Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) di blockchain telah melampaui $32 miliar pada Mei 2026, sementara sektor komoditas tokenisasi bernilai sekitar $7,3 miliar dan didominasi token emas seperti XAUT dan PAXG. Ethereum masih menjadi blockchain utama untuk aset tokenisasi, diikuti oleh BNB Chain, Solana, Stellar, dan Liquid dalam distribusi nilai on‑chain.
Walau tumbuh lebih dari 200% sejak 2025, para analis masih menyebut sektor ini tahap awal karena skalanya kecil dibanding pasar keuangan global dan masih bergantung pada perkembangan regulasi serta infrastruktur.