VinFast akan menjual unit manufaktur Vietnam miliknya, VFTP, sekitar VND13,31 triliun (sekitar $530 juta) sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan. Fungsi bernilai tinggi seperti R&D, kekayaan intelektual, penjualan, dan layanan purna jual akan dipindahkan ke perusahaan baru bernama VinFast Vietnam JSC (VFVN).

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is VinFast restructuring its Vietnam manufacturing business, including the planned $530 million sale of its domestic manufacturing unit,. Article summary: VinFast is splitting its Vietnam business so the brand, R&D, IP, sales and after-sales functions stay inside VinFast, while Vietnam manufacturing assets are placed in VFTP and sold to an outside buyer group for about VND. Topic tags: general, government, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Vietnam-based electric vehicle maker VinFast is planning to sell its manufacturing facilities to a buyer group led by founder and CEO Pham Nhat Vuong. The deal, valued at $530 mill" source context "VinFast to Sell Vietnam Manufacturing Facilities, Restructure ..." Reference image 2: visual subject "Lighter, Faster, S
VinFast sedang melakukan restrukturisasi besar pada operasinya di Vietnam dengan rencana menjual bisnis manufaktur domestiknya senilai sekitar VND13,31 triliun (sekitar $530 juta). Tujuan utamanya adalah memisahkan operasi pabrik yang padat modal dari aktivitas bernilai tinggi seperti teknologi, desain produk, dan penjualan global. Langkah ini diharapkan membantu perusahaan beralih ke model bisnis yang lebih “asset‑light” atau lebih ringan aset.
Restrukturisasi dimulai dari reorganisasi anak perusahaan VinFast Trading and Production JSC (VFTP), yang selama ini menaungi sebagian besar operasi manufaktur VinFast di Vietnam.
Sebagian aset dan fungsi dari VFTP akan dipindahkan ke perusahaan baru yang didirikan di Vietnam bernama VinFast Vietnam Joint Stock Company (VFVN).
Setelah proses pemisahan ini:
Pada tahap awal, VinFast akan mempertahankan sekitar 99,9% hak suara di kedua entitas sebelum menjual kepemilikan VFTP kepada investor eksternal.
Entitas baru VFVN akan menjadi anak perusahaan langsung VinFast yang menangani aktivitas bernilai tinggi perusahaan, termasuk:
Dengan struktur ini, VinFast tetap mempertahankan kendali atas desain kendaraan, teknologi inti, dan arah strategis merek EV-nya.
Setelah restrukturisasi, VFTP akan menjadi platform manufaktur untuk produksi kendaraan VinFast di Vietnam.
Aset dan tanggung jawab di dalamnya meliputi:
Dengan kata lain, VFTP akan fokus pada operasional pabrik, sementara fungsi teknologi dan bisnis global berada di VFVN.
VinFast berencana menjual seluruh kepemilikannya di VFTP kepada kelompok investor yang dipimpin Future Investment Research and Development Joint Stock Company.
Kelompok investor tersebut juga mencakup pendiri sekaligus CEO VinFast, Pham Nhat Vuong, sebagai investor minoritas.
Perjanjian pembelian saham ditandatangani pada 12 Mei 2026, dengan nilai transaksi sekitar VND13.309,6 miliar (sekitar $530 juta). Harga tersebut dinegosiasikan secara independen dan didasarkan pada nilai buku aset bersih konsolidasi VFTP menurut standar akuntansi Vietnam per 31 Maret 2026.
Meski menjual unit manufakturnya, VinFast tidak akan menghentikan produksi kendaraan di Vietnam.
Perusahaan berencana membuat perjanjian manufaktur dan pasokan antara VFVN dan VFTP. Dalam skema ini:
Model ini memungkinkan VinFast mempertahankan kapasitas produksi tanpa harus menanggung langsung biaya besar untuk kepemilikan pabrik.
VinFast menyatakan restrukturisasi ini bertujuan membuat perusahaan lebih efisien secara modal dan lebih fleksibel di tengah perubahan cepat dalam industri kendaraan listrik.
Dengan menjual aset manufaktur domestiknya, perusahaan berharap dapat:
Strategi ini mirip dengan pendekatan beberapa perusahaan teknologi dan otomotif global yang memisahkan pengembangan produk dari operasi manufaktur.
Menurut perusahaan, restrukturisasi ini hanya memengaruhi VFTP dan anak perusahaannya. Operasi VinFast di luar Vietnam tidak berubah.
VinFast juga akan tetap memiliki dan mengembangkan proyek manufaktur internasional, termasuk fasilitas yang sedang dikembangkan di India dan Indonesia.
Kesepakatan tersebut masih memerlukan beberapa persetujuan sebelum resmi ditutup, antara lain:
Jika semua syarat terpenuhi, VinFast memperkirakan transaksi ini akan selesai pada kuartal ketiga 2026.
Restrukturisasi ini pada dasarnya membagi VinFast menjadi dua lapisan: satu perusahaan yang fokus pada teknologi, desain, dan penjualan global, dan satu lagi platform manufaktur yang dioperasikan secara terpisah.
Bila berjalan sesuai rencana, langkah ini dapat mengurangi kebutuhan modal besar untuk pabrik sekaligus menjaga kapasitas produksi—sebuah strategi yang diharapkan membantu VinFast meningkatkan efisiensi dan memperkuat ekspansi internasionalnya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
VinFast akan menjual unit manufaktur Vietnam miliknya, VFTP, sekitar VND13,31 triliun (sekitar $530 juta) sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.
VinFast akan menjual unit manufaktur Vietnam miliknya, VFTP, sekitar VND13,31 triliun (sekitar $530 juta) sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan. Fungsi bernilai tinggi seperti R&D, kekayaan intelektual, penjualan, dan layanan purna jual akan dipindahkan ke perusahaan baru bernama VinFast Vietnam JSC (VFVN).
Unit manufaktur akan dibeli oleh kelompok investor yang dipimpin Future Investment Research and Development JSC dengan partisipasi pendiri VinFast, Pham Nhat Vuong.