Bagi usaha kecil dan menengah (UKM), mengenali celah keamanan digital bisa menjadi langkah penting sebelum celah itu dimanfaatkan pihak lain. Di Singapura, Singapore Polytechnic (SP) meluncurkan CASTLE untuk membantu bisnis melakukan pemeriksaan dan penguatan keamanan siber, sekaligus memberi mahasiswa pengalaman menangani persoalan nyata di dunia kerja.
3
7
12
CASTLE adalah singkatan dari Cybersecurity Assessment and Security Operations Centre Training Lab for Enterprises. Layanannya mencakup pemeriksaan kebersihan siber, penilaian kerentanan, uji penetrasi, dan dukungan pusat operasi keamanan (SOC).
3
7
Layanan keamanan siber untuk UKM
Laporan menyebut layanan CASTLE beragam, dari tinjauan dasar praktik keamanan dan penilaian sistem yang lebih mendalam hingga pemantauan ancaman serta pelatihan karyawan. Pemeriksaan kebersihan sibernya juga disebut mengacu pada kerangka kerja dan praktik dari Cyber Security Agency of Singapore (CSA) serta mitra industri.
3
5
7
SP juga berencana mengadakan lokakarya kesadaran keamanan siber untuk membantu bisnis dan karyawan memahami risiko digital serta praktik penggunaan teknologi yang lebih aman. Hingga 50 UKM diperkirakan akan menggunakan layanan atau mengikuti program kesadaran CASTLE pada pertengahan 2027.
5
7
Lisensi yang membuka ruang praktik nyata
Dalam laporan peluncuran, SP disebut sebagai institusi pendidikan tinggi pertama di Singapura yang mendapat lisensi dari Cybersecurity Services Regulation Office untuk menyediakan layanan uji penetrasi. Uji penetrasi adalah pengujian terkontrol terhadap sistem untuk menemukan kelemahan keamanan yang perlu ditangani.
1
5
Lisensi ini mendukung pendekatan praktik CASTLE: mahasiswa dapat terlibat dalam pekerjaan terkait tantangan keamanan siber yang dihadapi bisnis, dengan pengawasan profesional. Jadi, pembelajaran tidak hanya bertumpu pada simulasi atau teori di kelas.
12
Belajar bersama mitra industri
CASTLE menghubungkan pembelajaran di kelas dengan proyek, magang, dan penempatan industri. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa berkesempatan menerapkan pengetahuan dalam konteks kerja nyata dan belajar bersama praktisi.
4
8
Laporan juga menyebut kolaborasi dengan ST Engineering untuk membangun pusat operasi keamanan yang memberi mahasiswa paparan terhadap pekerjaan keamanan siber praktis. Secara terpisah, Athena Dynamics mengumumkan nota kesepahaman dengan SP untuk mengembangkan kemampuan kurikulum di bidang keamanan siber teknologi operasional dan sistem kendali industri.
33
Pelatihan CASTLE juga dikaitkan dengan keterampilan yang relevan dengan sertifikasi Offensive Security Certified Professional (OSCP). Namun, laporan yang tersedia tidak memastikan adanya jalur sertifikasi langsung atau jaminan bahwa peserta CASTLE akan memperoleh sertifikat tersebut.
9
Konteks ancaman dan angka jangkauan
Laporan peluncuran yang mengutip Singapore Cyber Landscape 2024/2025 menyebut jumlah kasus ransomware yang dilaporkan di Singapura naik 21% pada 2024. Sektor manufaktur dan jasa profesional termasuk yang lebih terdampak. Angka ini memberi gambaran tentang konteks ancaman siber, tetapi tidak membuktikan bahwa CASTLE akan mencegah serangan atau menurunkan jumlah kasus ransomware.
34
Perkiraan jumlah mahasiswa yang akan mendapat manfaat belum konsisten. Satu laporan peluncuran menyebut lebih dari 180 mahasiswa, sementara laporan lain menyebut 400 mahasiswa dan 10 staf. Informasi yang tersedia tidak menjelaskan apakah angka tersebut mengacu pada periode, komponen program, atau cakupan yang berbeda.
1
5 Karena itu, tujuan pelatihan praktis CASTLE terlihat jelas, tetapi satu angka sasaran mahasiswa yang pasti belum dapat disimpulkan.