Stablecoin RLUSD dari Ripple mencapai sekitar $1,76 miliar dalam pasokan beredar pada Mei 2026, didorong oleh listing bursa, integrasi institusional, dan meningkatnya aktivitas aset dunia nyata yang ditokenisasi di XR... Distribusi melalui bursa besar seperti Binance memperluas likuiditas dan kegunaan RLUSD dalam pe...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is Ripple’s RLUSD stablecoin growing in the market, what led its circulating supply to reach about $1.76 billion, and how do development. Article summary: RLUSD appears to be growing quickly, with reported circulating supply around $1.76 billion as of May 22 and a market cap at roughly the same level because it trades close to $1.00. The strongest evidence suggests that gr. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Ripple Positions RLUSD as Bank-Grade Stablecoin in 2026. Ripple's RLUSD stablecoin hits $1.33B cap in 2025 with bank oversight, multichain expansion to Base and Optimism, emphasi" source context "Ripple Positions RLUSD as Bank-Grade Stablecoin in 2026" Reference image 2: visual subject "# Ripple Positions RLUSD
Stablecoin RLUSD milik Ripple berkembang pesat sejak diluncurkan. Hingga Mei 2026, pasokan beredarnya mencapai sekitar $1,76 miliar, dengan harga yang tetap stabil di kisaran $1 sesuai desainnya sebagai stablecoin yang dipatok ke dolar AS.
Pertumbuhan ini tidak datang dari satu faktor saja. Sebaliknya, RLUSD mendapat dorongan dari kombinasi ekspansi listing di bursa kripto, integrasi dengan layanan kustodi institusional, serta meningkatnya penggunaan blockchain untuk tokenisasi aset dunia nyata (real‑world assets/RWA) di jaringan XRP Ledger.
Data pasar menunjukkan pasokan RLUSD beredar berada di sekitar 1,76 miliar token, yang hampir sama dengan kapitalisasi pasarnya karena nilainya dipatok dekat $1.
Pertumbuhan ini meningkat tajam sepanjang 2025 hingga 2026, seiring meningkatnya permintaan likuiditas berbasis dolar untuk berbagai keperluan seperti perdagangan kripto, pembayaran lintas platform, hingga manajemen kas institusional.
Dalam ekosistem kripto, stablecoin biasanya tumbuh ketika digunakan secara luas untuk:
Ketika RLUSD mulai digunakan di lebih banyak fungsi tersebut, jumlah token yang beredar pun meningkat secara alami.
Salah satu pendorong penting adalah distribusi melalui bursa besar. Binance mulai melisting RLUSD pada Januari 2026, membuka pasangan perdagangan seperti RLUSD/USDT dan XRP/RLUSD.
Selain perdagangan spot, Binance juga menambahkan RLUSD ke berbagai produk lain, termasuk:
Integrasi semacam ini penting karena memperluas cara pengguna memanfaatkan stablecoin. RLUSD tidak hanya dipakai untuk trading, tetapi juga dapat menjadi aset untuk tabungan kripto, jaminan pinjaman, atau likuiditas perdagangan.
Ketika sebuah stablecoin terintegrasi ke berbagai produk di bursa besar, permintaan biasanya meningkat — dan hal itu sering berujung pada pertumbuhan pasokan beredar.
Pertumbuhan RLUSD juga didukung oleh integrasi dengan infrastruktur institusional. Penyedia layanan kustodi aset digital Copper menambahkan RLUSD ke dalam Stablecoin Rewards Program miliknya.
Program ini memungkinkan klien institusional untuk:
Model seperti ini menarik bagi hedge fund, market maker, dan perusahaan trading karena memberikan cara yang lebih sederhana dan terkontrol untuk memperoleh imbal hasil dari stablecoin.
Faktor struktural lain adalah meningkatnya tren tokenisasi aset dunia nyata. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai instrumen seperti obligasi, dana investasi, deposito bank, hingga komoditas mulai diterbitkan atau diperdagangkan dalam bentuk token di blockchain.
Data terbaru menunjukkan bahwa XRP Ledger kini menampung sekitar $4,1 miliar aset yang ditokenisasi, menjadikannya salah satu jaringan aktif dalam ekosistem RWA.
Dalam sistem tersebut, stablecoin sering berfungsi sebagai mata uang penyelesaian (settlement currency) — mirip dengan peran uang tunai di pasar keuangan tradisional. Jika lebih banyak aset diperdagangkan di blockchain, permintaan terhadap stablecoin yang stabil dan likuid juga cenderung meningkat.
Salah satu contoh eksplorasi institusional datang dari Project Acacia, proyek penelitian yang dipimpin oleh Reserve Bank of Australia (RBA) bersama Digital Finance Cooperative Research Centre.
Program ini meneliti bagaimana uang digital dan teknologi distributed ledger dapat mendukung pasar aset tokenisasi untuk transaksi skala institusi (wholesale). Beberapa uji coba dilakukan di berbagai platform blockchain, termasuk XRP Ledger.
Beberapa laporan sekunder menyebut bahwa salah satu pilot melibatkan obligasi pemerintah Australia yang ditokenisasi di XRP Ledger dengan penyelesaian menggunakan RLUSD.
Namun, laporan resmi RBA hanya mengonfirmasi adanya eksperimen tokenisasi lintas platform, tanpa memverifikasi secara eksplisit semua detail tentang penggunaan RLUSD dalam skenario tersebut. Karena itu, klaim yang lebih spesifik tersebut perlu dipandang dengan kehati‑hatian.
Meski demikian, proyek seperti ini menunjukkan bagaimana stablecoin dapat digunakan dalam eksperimen pasar keuangan institusional berbasis blockchain.
Dengan pasokan beredar sekitar $1,76 miliar, RLUSD hanya membutuhkan sekitar $240 juta tambahan untuk mencapai tonggak $2 miliar.
Beberapa tren yang dapat mendukung pertumbuhan tersebut antara lain:
Jika penggunaan RLUSD terus meluas sebagai unit akun dan mata uang penyelesaian dalam ekosistem blockchain, permintaan terhadap stablecoin ini berpotensi terus meningkat.
Meski tren pertumbuhannya kuat, pencapaian $2 miliar masih merupakan proyeksi, bukan kepastian. Pasokan stablecoin sangat bergantung pada permintaan likuiditas pasar, yang bisa berubah mengikuti kondisi pasar kripto maupun keuangan global.
Namun kombinasi antara infrastruktur bursa, integrasi institusional, dan eksperimen tokenisasi aset menunjukkan bahwa RLUSD mulai diposisikan sebagai kandidat stablecoin untuk penggunaan institusional dalam ekosistem keuangan berbasis blockchain.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Stablecoin RLUSD dari Ripple mencapai sekitar $1,76 miliar dalam pasokan beredar pada Mei 2026, didorong oleh listing bursa, integrasi institusional, dan meningkatnya aktivitas aset dunia nyata yang ditokenisasi di XR...
Stablecoin RLUSD dari Ripple mencapai sekitar $1,76 miliar dalam pasokan beredar pada Mei 2026, didorong oleh listing bursa, integrasi institusional, dan meningkatnya aktivitas aset dunia nyata yang ditokenisasi di XR... Distribusi melalui bursa besar seperti Binance memperluas likuiditas dan kegunaan RLUSD dalam perdagangan, pinjaman, serta produk yield.
Eksperimen tokenisasi aset seperti Project Acacia di Australia menunjukkan bagaimana stablecoin seperti RLUSD dapat digunakan sebagai mata uang penyelesaian di pasar keuangan digital.