Melalui mitra‑mitra ini, pengiklan mendapatkan pengukuran independen dan klasifikasi konten untuk memverifikasi penempatan iklan serta mengelola risiko konteks dalam kampanye mereka.
Kontrol baru ini menggabungkan verifikasi pihak ketiga dengan penyaringan konten sebelum iklan ditayangkan untuk menentukan di mana iklan dapat muncul dengan aman.
Iklan di feed Threads kini dapat diverifikasi oleh mitra seperti IAS, DoubleVerify, dan Scope3. Sistem mereka menganalisis konteks di sekitar setiap penempatan iklan dan melaporkan di mana iklan muncul serta bagaimana performanya. Transparansi ini memberi pengiklan perspektif di luar laporan internal Meta.
Mitra verifikasi menggunakan teknologi machine learning untuk menganalisis teks, gambar, video, dan audio dari postingan di sekitar iklan. Sistem ini kemudian mengklasifikasikan konten berdasarkan kategori yang dianggap aman atau berisiko oleh pengiklan.
Pengiklan dapat bekerja dengan penyedia seperti IAS atau DoubleVerify untuk menentukan kategori atau jenis konten yang ingin dihindari. Preferensi ini kemudian diterjemahkan menjadi block list atau filter suitability yang digunakan Meta saat menayangkan iklan.
Jika suatu postingan Threads termasuk dalam kategori yang diblokir, maka iklan tidak akan ditampilkan di sana.
Beberapa solusi—seperti kontrol konten dari DoubleVerify—bekerja sebelum iklan ditayangkan. Artinya, sistem akan menyaring lingkungan konten terlebih dahulu sehingga brand dapat menghindari penempatan berisiko sejak awal, bukan hanya melaporkannya setelah terjadi.
Perluasan fitur ini berkaitan langsung dengan pertumbuhan Threads sebagai lingkungan periklanan.
Pada tahun 2025, Threads telah melampaui 400 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, menjadikannya salah satu platform dengan pertumbuhan tercepat di ekosistem Meta.
Namun, sebelum meningkatkan belanja iklan secara besar‑besaran, banyak brand besar biasanya membutuhkan tiga hal utama:
Dengan menghadirkan verifikasi pihak ketiga dan sistem block list di Threads, Meta pada dasarnya menyamakan standar platform ini dengan Facebook dan Instagram, yang sudah lama memiliki infrastruktur keamanan iklan serupa.
Bagi Meta, pembaruan ini bukan hanya soal fitur teknis—melainkan membangun kepercayaan pengiklan.
Feed berbasis konten buatan pengguna bisa berubah sangat cepat, sehingga brand sering khawatir iklan mereka muncul di samping topik sensitif atau kontroversial.
Dengan verifikasi independen dan kontrol blokir konten, pengiklan kini mendapatkan:
Singkatnya, kemitraan verifikasi baru dan kontrol konten berbasis AI membantu mengubah Threads dari eksperimen iklan menjadi saluran pemasaran yang lebih matang dalam ekosistem Meta.
Comments
0 comments