Pendanaan $18 Juta Dorong Adfin Bangun Platform AI ‘Agentic Finance’ untuk Atasi Masalah Pembayaran UKM
Startup fintech London Adfin mengumpulkan $18 juta dalam pendanaan Series A yang dipimpin Index Ventures untuk mengembangkan platform AI “agentic finance” bagi UKM. Platform ini mengotomatiskan proses accounts receivable seperti penagihan invoice, pengingat pembayaran, rekonsiliasi transaksi, hingga penanganan perta...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.5Gambar dibuat dengan GPT Image 2
Startup fintech London Adfin mengumpulkan $18 juta dalam pendanaan Series A yang dipimpin Index Ventures untuk mengembangkan platform AI “agentic finance” bagi UKM.
Platform ini mengotomatiskan proses accounts receivable seperti penagihan invoice, pengingat pembayaran, rekonsiliasi transaksi, hingga penanganan pertanyaan pelanggan.
Adfin mengklaim bisnis yang memakai sistemnya mengalami tingkat keterlambatan pembayaran sekitar tujuh kali lebih rendah dibanding rata rata UKM di Inggris, meski angka tersebut berasal dari laporan perusahaan sendiri.
How is London-based fintech Adfin using its $18 million Series A funding to expand its AI-powered “agentic” finance platform that automatesAdfin is building an AI-powered “agentic finance” platform designed to automate invoicing, payments, and cashflow workflows for businesses.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is London-based fintech Adfin using its $18 million Series A funding to expand its AI-powered “agentic” finance platform that automates. Article summary: Adfin is using its $18 million Series A to move from payments and invoice collection into a broader AI-powered “agentic finance” platform for end-to-end money movement and cashflow management. The goal is to help SMEs ge. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "# Index Ventures backed-Adfin raises €15.3 million to help businesses automate revenue collection with AI. **Adfin**, a London-based FinTech startup building the agentic money move" source context "Index Ventures backed-Adfin raises €15.3 million to help businesses ..." Reference image 2: visual subject "Home » News » Funding » A
openai.com
Keterlambatan pembayaran invoice masih menjadi masalah besar bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di Inggris. Diperkirakan sekitar 63% invoice UKM dibayar terlambat, sehingga modal kerja perusahaan tertahan dan tim keuangan harus menghabiskan waktu untuk mengejar pembayaran daripada fokus menjalankan bisnis.
Startup fintech asal London Adfin mencoba menyelesaikan masalah ini lewat otomatisasi berbasis AI. Pada Mei 2026, perusahaan ini mengumumkan pendanaan Series A senilai $18 juta yang dipimpin oleh Index Ventures, dengan partisipasi dari Visionaries Club serta investor individu seperti mantan COO King Stéphane Kurgan dan pendiri Miro, Andrey Khusid. Pendanaan tersebut membuat total investasi yang diterima Adfin .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Pendanaan $18 Juta Dorong Adfin Bangun Platform AI ‘Agentic Finance’ untuk Atasi Masalah Pembayaran UKM"?
Startup fintech London Adfin mengumpulkan $18 juta dalam pendanaan Series A yang dipimpin Index Ventures untuk mengembangkan platform AI “agentic finance” bagi UKM.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Startup fintech London Adfin mengumpulkan $18 juta dalam pendanaan Series A yang dipimpin Index Ventures untuk mengembangkan platform AI “agentic finance” bagi UKM. Platform ini mengotomatiskan proses accounts receivable seperti penagihan invoice, pengingat pembayaran, rekonsiliasi transaksi, hingga penanganan pertanyaan pelanggan.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Adfin mengklaim bisnis yang memakai sistemnya mengalami tingkat keterlambatan pembayaran sekitar tujuh kali lebih rendah dibanding rata rata UKM di Inggris, meski angka tersebut berasal dari laporan perusahaan sendiri.
melampaui $30 juta dalam waktu kurang dari dua tahun
Modal baru ini akan digunakan untuk memperluas platform Adfin dari sekadar alat pembayaran menjadi sistem yang mereka sebut “agentic finance”—perangkat lunak yang tidak hanya memantau transaksi keuangan, tetapi juga bertindak secara otomatis untuk menjalankan proses keuangan bagi perusahaan.
Apa Itu “Agentic Finance”?
Konsep “agentic finance” mengacu pada sistem AI yang mampu menjalankan tugas keuangan secara mandiri berdasarkan kondisi yang terjadi.
Adfin menggabungkan infrastruktur pembayaran miliknya sendiri dengan otomatisasi berbasis AI. Alih-alih hanya mencatat invoice atau mengirim pengingat sederhana, platform ini dapat mengambil tindakan langsung dalam seluruh proses penagihan (accounts receivable).
Beberapa alur kerja yang dapat dijalankan otomatis antara lain:
Pengambilan dan pembuatan invoice
Pengiriman permintaan pembayaran
Pengingat dan penagihan invoice secara otomatis
Pengumpulan pembayaran melalui direct debit, kartu, atau transfer bank
Rekonsiliasi pembayaran yang masuk
Penanganan pertanyaan terkait pembayaran
Penerapan denda keterlambatan atau pengaturan cicilan
Biasanya, pekerjaan seperti ini dilakukan manual oleh tim keuangan. Dengan pendekatan Adfin, AI agent memantau status invoice dan memicu tindakan yang diperlukan secara otomatis.
Dalam jangka panjang, perusahaan ingin membangun sistem yang mengotomatiskan seluruh pergerakan uang dalam bisnis, mulai dari menerima pembayaran hingga mengelola arus kas operasional.
Mengatasi Masalah Pembayaran Terlambat
Bagi banyak UKM, keterlambatan pembayaran bukan sekadar gangguan kecil—melainkan masalah struktural.
Data industri yang dikutip dalam pengumuman pendanaan menunjukkan jutaan invoice di Inggris melewati jatuh tempo setiap tahun. Hal ini menguras modal kerja bisnis dan bahkan berkontribusi pada ribuan penutupan perusahaan setiap tahun.
Adfin mencoba mengatasi masalah ini dengan mengotomatiskan seluruh proses credit control. Dengan sistem ini, invoice tidak lagi menunggu tindakan manual dari staf keuangan.
Platform terus memantau status invoice dan secara otomatis:
Mengirim pengingat pembayaran
Menyediakan tautan pembayaran
Menawarkan metode pembayaran alternatif
Menindaklanjuti invoice yang terlambat
Pendekatan otomatis yang terus aktif ini membantu memastikan invoice tidak “terlupakan” dalam sistem.
Menurut perusahaan, pelanggan yang menggunakan platform Adfin mengalami tingkat keterlambatan pembayaran sekitar tujuh kali lebih rendah dibanding rata-rata UKM di Inggris. Namun, metrik tersebut dilaporkan oleh perusahaan sendiri dan belum diverifikasi secara independen dalam sumber yang tersedia.
Mengurangi Beban Administrasi Tim Keuangan
Selain mempercepat pembayaran, platform ini juga menargetkan masalah umum lain: pekerjaan administrasi keuangan yang berulang.
Banyak tim keuangan menghabiskan waktu setiap minggu untuk tugas seperti mencocokkan pembayaran dengan invoice, mengirim pengingat, dan menjawab pertanyaan pelanggan. Dengan otomatisasi berbasis AI, sebagian besar pekerjaan tersebut bisa dijalankan oleh sistem.
Dampaknya bagi tim keuangan antara lain:
Beban kerja manual berkurang
AI menangani penagihan invoice, pengalihan pembayaran, dan rekonsiliasi transaksi yang sebelumnya dilakukan manual.
Transparansi lebih tinggi
Semua status invoice, aktivitas pembayaran, dan pertanyaan pelanggan dapat dilihat dalam satu tampilan alur kerja yang terpusat.
Visibilitas cashflow lebih jelas
Karena proses pembayaran dipantau secara terus-menerus, tim keuangan mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang uang yang akan masuk dan piutang yang belum dibayar.
Bersiap Ekspansi Internasional
Pendanaan Series A ini juga akan digunakan untuk memperkuat tim engineering dan penjualan serta mempersiapkan ekspansi ke pasar internasional di luar Inggris.
Visi besar Adfin adalah mengubah perangkat lunak keuangan bisnis dari sekadar alat pelaporan menjadi lapisan eksekusi finansial—sistem yang tidak hanya memberi tahu perusahaan bahwa ada invoice yang belum dibayar, tetapi juga bertindak otomatis untuk menyelesaikannya.
Jika pendekatan ini berhasil diterapkan secara luas, cara UKM mengelola pembayaran dan arus kas bisa berubah secara signifikan—terutama di area accounts receivable yang selama ini masih sangat bergantung pada proses manual.
tech.eu
With $18M in new funding, Adfin expands AI-powered business ...