Teknologi NCOS® milik eyeo menggantikan filter warna tradisional dengan struktur nanofotonik yang memecah cahaya dan mengarahkannya langsung ke piksel yang tepat, sehingga lebih banyak foton dapat dimanfaatkan. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 3×, memperbaiki fotografi low‑light, mac...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How is Dutch nanophotonic imaging company eyeo improving image sensor performance with its NCOS® colour‑splitting technology, what applicati. Article summary: eyeo’s NCOS® technology improves image sensors by replacing absorptive colour filters with nanophotonic colour-splitting structures that route incoming light to the right pixels instead of discarding much of it, with rep. Topic tags: general, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Dutch photonics startup eyeo says that it has secured €40 million in series A financing to advance development of its nanophotonic color-splitting technology, a platform aimed at i" source context "Optics & Photonics News - Eyeo Secures €40 Million for Color-Splitting Sensor" Reference image 2: visual subject "Eindhoven (Netherl
Selama puluhan tahun, sensor kamera digital menggunakan pendekatan yang hampir sama: filter warna ditempatkan di atas piksel untuk menangkap warna merah, hijau, dan biru. Startup nanofotonik asal Belanda eyeo mencoba mengubah paradigma tersebut.
Alih‑alih menyaring cahaya dan membuang sebagian besar foton, teknologi mereka—NCOS® (Nanophotonic Color‑Splitting Optics)—dirancang untuk memecah cahaya dan mengarahkannya langsung ke piksel yang sesuai. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan efisiensi sensor secara drastis.
Baru‑baru ini, perusahaan tersebut juga mendapatkan pendanaan Series A sebesar €40 juta, sehingga total pendanaan mereka mencapai €55 juta, untuk membawa teknologi ini dari tahap riset menuju produksi komersial.
Sebagian besar kamera digital menggunakan color filter array—biasanya pola Bayer—yang ditempatkan di atas grid piksel. Setiap piksel hanya menangkap satu warna (merah, hijau, atau biru), sementara panjang gelombang lainnya diblokir oleh filter.
Masalahnya, proses ini sangat tidak efisien. Banyak cahaya yang datang justru diserap oleh filter dan tidak pernah mencapai fotodioda sensor.
Beberapa laporan memperkirakan bahwa sekitar 70% foton yang masuk hilang dalam desain sensor konvensional.
Keterbatasan ini memengaruhi berbagai perangkat, mulai dari kamera smartphone hingga sistem visi mesin di industri. Selama ini, produsen mencoba mengatasinya dengan sensor lebih besar, lensa lebih baik, atau teknik computational photography, tetapi kehilangan cahaya secara optik tetap menjadi kendala utama.
Teknologi eyeo mengganti filter warna yang menyerap cahaya dengan struktur nanofotonik yang mampu memecah cahaya menjadi berbagai panjang gelombang dan mengarahkannya ke piksel yang tepat.
Artinya, cahaya tidak dibuang—melainkan didistribusikan kembali ke seluruh sensor.
Menurut laporan perusahaan dan liputan industri, pendekatan ini dapat menghasilkan hingga tiga kali lipat sensitivitas cahaya dibanding sensor berbasis filter tradisional.
Efisiensi foton yang lebih tinggi dapat memberikan sejumlah keuntungan praktis:
Karena peningkatan ini terjadi di tingkat perangkat keras sensor, dampaknya tidak hanya untuk kamera konsumen tetapi juga sistem machine vision yang membutuhkan data visual stabil dalam kondisi pencahayaan sulit.
eyeo menargetkan sejumlah pasar pencitraan yang bisa mendapat manfaat dari peningkatan efisiensi cahaya.
Fotografi mobile dibatasi oleh ukuran sensor kecil dan ruang optik yang sempit. Sensor yang lebih sensitif dapat meningkatkan foto malam, mengurangi ketergantungan pada pemrosesan software, atau memungkinkan modul kamera yang lebih tipis.
Dalam otomasi pabrik, robotika, atau sistem inspeksi, kondisi pencahayaan sering tidak ideal. Sensor yang lebih sensitif dapat meningkatkan akurasi deteksi dan kecepatan pemrosesan gambar.
Perangkat augmented reality atau mixed reality menggunakan kamera untuk pemetaan ruang, pelacakan mata, dan pengenalan gestur. Sensor yang lebih efisien memungkinkan kamera lebih kecil dan hemat daya, sesuatu yang sangat penting untuk perangkat wearable.
Sistem pemantauan lalu lintas, kamera keamanan, dan sensor kota pintar harus bekerja siang dan malam. Sensor dengan sensitivitas lebih tinggi dapat meningkatkan kualitas pengawasan tanpa meningkatkan konsumsi energi.
Robot, drone, dan sistem otonom lainnya mengandalkan visi komputer untuk memahami lingkungan. Sensor yang lebih efisien dapat meningkatkan persepsi visual dalam kondisi minim cahaya sambil tetap hemat daya.
Pendanaan terbaru dipimpin oleh Innovation Industries, dengan partisipasi investor lama seperti imec.xpand, Invest‑NL Deep Tech Fund, QBIC, High‑Tech Gründerfonds, dan Brabant Development Agency (BOM).
Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa langkah penting menuju komersialisasi:
Tahap ini krusial. Banyak inovasi sensor menunjukkan hasil luar biasa di laboratorium tetapi sulit diproduksi dalam skala besar karena masalah biaya, yield produksi, atau kompatibilitas dengan proses manufaktur semikonduktor standar.
Jika teknologi eyeo berhasil diproduksi secara massal, ia dapat mengatasi salah satu kelemahan terbesar dalam pencitraan digital: hilangnya sebagian besar cahaya sebelum menjadi sinyal gambar.
Beberapa analis industri bahkan menyebut pendekatan ini sebagai tantangan tingkat perangkat keras terhadap model filter warna yang telah mendominasi sensor CMOS selama sekitar 50 tahun.
Ilmu di balik pemisahan warna nanofotonik sudah dipelajari selama bertahun‑tahun. Tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi tersebut dapat diproduksi secara ekonomis dan tetap mempertahankan peningkatan performa pada perangkat massal.
Jika berhasil, sensor yang mampu menangkap jauh lebih banyak cahaya bisa memengaruhi banyak hal—mulai dari kamera smartphone hingga sistem visi mesin dan perangkat otonom.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Teknologi NCOS® milik eyeo menggantikan filter warna tradisional dengan struktur nanofotonik yang memecah cahaya dan mengarahkannya langsung ke piksel yang tepat, sehingga lebih banyak foton dapat dimanfaatkan.
Teknologi NCOS® milik eyeo menggantikan filter warna tradisional dengan struktur nanofotonik yang memecah cahaya dan mengarahkannya langsung ke piksel yang tepat, sehingga lebih banyak foton dapat dimanfaatkan. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 3×, memperbaiki fotografi low‑light, machine vision industri, serta kamera pada perangkat XR, kota pintar, dan mesin otonom.
Pendanaan Series A sebesar €40 juta akan digunakan untuk mempercepat produksi massal sensor, memperluas tim desain chip, dan mengembangkan sensor CMOS 3D‑stacked generasi berikutnya.