Era ini paling dikenang karena kontroversi 1985 saat New York Knicks memenangkan “undian Patrick Ewing.” Teori konspirasi bermunculan—amplop yang dibekukan atau dilipat untuk memastikan Knicks mendapat bintang masa depan itu. Seiring ekspansi liga, jumlah peserta lotere bertambah menjadi sembilan tim di akhir 1980-an.
Pada tahun 1990, NBA memperkenalkan sistem bobot pertama berdasarkan rekor. Sebanyak 66 bola ping-pong digunakan. Tim terburuk mendapat 11 bola (peluang 16,7% untuk pick nomor 1), terburuk kedua 10 bola, dan seterusnya menurun hingga satu bola untuk tim peserta lotere terbaik . Ini upaya pertama untuk memberi tim jeblok sedikit keunggulan, tapi tanpa menjamin mereka pick puncak.
Disetujui November 1993, reformasi ini meningkatkan ketimpangan bobot secara signifikan. NBA beralih ke format 14 bola ping-pong bernomor 1 hingga 14, dan sistem kombinasi empat angka yang masih dipakai hingga kini. Peluang tim terburuk mendapatkan pick nomor 1 melonjak dari 16,7% menjadi 25%. Sebaliknya, peluang tim lotere terbaik merosot drastis dari 1,5% menjadi 0,5% . Struktur inti ini bertahan lama, melewati siklus ekspansi hingga dekade 2010-an.
Menanggapi strategi tanking brutal Philadelphia 76ers yang terkenal dengan sebutan “The Process,” NBA meratakan peluang secara dramatis mulai draft 2019. Tiga tim terbawah masing-masing kini mendapat peluang 14% yang setara untuk pick nomor 1—penurunan tajam dari 25% untuk tim terburuk sebelumnya. Lotere juga kini menentukan empat pick pertama, bukan lagi tiga, makin mengurangi hukuman bagi tim yang jadi juru kunci liga .
Pada 28 Mei 2026, Dewan Gubernur NBA meloloskan langkah anti-tanking paling radikal dalam sejarah liga dengan suara 29-1 . Sistem baru ini, dinamakan Lotere 3-2-1, akan berlaku mulai NBA Draft 2027. Ini adalah pembalikan filosofi total dari era 25% sebelumnya. Inilah perubahan-perubahan kuncinya:
Tujuan eksplisit liga dengan sistem 3-2-1 ini adalah menghapus insentif bagi tim mana pun untuk memprioritaskan posisi draft ketimbang memenangkan pertandingan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, finis dengan rekor yang sangat buruk adalah kerugian matematis yang signifikan, bukan lagi keuntungan. Perang melawan tanking memasuki babak baru yang sesungguhnya .
Comments
0 comments