Dukungan yang sudah dikonfirmasi terutama berkaitan dengan pengenalan perangkat dan pemetaan tombol dasar.
Jika sebuah game atau aplikasi memakai Gamepad API dari SDL, maka sekarang mereka dapat:
Dengan pemetaan tersebut, kontrol dasar controller akan berperilaku seperti gamepad lain yang didukung SDL.
Namun masih belum jelas apakah semua fitur perangkat keras juga tersedia melalui SDL. Steam Controller terbaru membawa sejumlah teknologi tambahan seperti thumbstick magnetik TMR dengan sensor kapasitif, dual trackpad, tombol grip yang dapat diprogram, serta sistem gyro enam sumbu—fitur yang pada dasarnya dirancang untuk bekerja melalui Steam Input.
Walaupun dukungan dasar sudah ada, integrasi SDL saat ini belum menyamai kemampuan penuh Steam Input.
Beberapa hal yang masih belum jelas atau belum tersedia antara lain:
Selain itu, kompatibilitas di ekosistem tertentu juga masih bermasalah. Laporan awal menunjukkan controller ini belum bekerja dengan baik pada beberapa game Xbox Game Pass tanpa solusi dari komunitas.
Karena Steam Input menyediakan sistem pemetaan yang jauh lebih kompleks—termasuk action layer dan konfigurasi perangkat—banyak game kemungkinan tetap mengandalkan Steam jika ingin memanfaatkan seluruh fitur controller.
Dampak terbesar dari perubahan ini berasal dari luasnya penggunaan SDL di dunia game PC.
Banyak aplikasi menggunakan SDL sebagai lapisan input utama, termasuk:
Jika controller didukung langsung oleh SDL, maka semua aplikasi berbasis SDL berpotensi langsung kompatibel tanpa konfigurasi tambahan.
Manfaatnya antara lain:
Bagi pengembang, dukungan ini juga mengurangi kebutuhan membuat driver khusus atau bergantung pada runtime Steam hanya untuk membaca input controller.
Pemetaan controller tersebut sudah digabungkan ke basis kode SDL, tetapi pengguna baru akan merasakannya setelah masuk ke rilis resmi SDL berikutnya.
Menariknya, waktu pembaruan ini berdekatan dengan peluncuran Steam Controller baru pada 4 Mei 2026, yang dijual sekitar $99 (≈ £85 / €99).
Update SDL ini merupakan langkah penting untuk membuat Steam Controller generasi baru berfungsi lebih seperti gamepad standar di PC, bahkan di luar ekosistem Steam. Dukungan input dasar kini bisa berjalan langsung melalui SDL, meningkatkan kompatibilitas untuk game non‑Steam, emulator, dan software Linux.
Namun untuk saat ini, fitur paling canggih—seperti gyro aiming, trackpad, dan kontrol kapasitif—masih kemungkinan paling stabil ketika digunakan melalui Steam Input. Ke depan, pembaruan SDL berikutnya bisa saja memperluas dukungan native tersebut.
Comments
0 comments