Pada 21 Agustus, volume spot kripto harian mencapai sekitar US$75 miliar dan volume perpetual futures US$336 miliar, saat Bitcoin menguat sekitar 24% sepanjang Agustus. Kenaikan aktivitas terjadi di banyak bursa dan bersamaan dengan harga yang naik, sehingga lebih konstruktif daripada lonjakan volume akibat aksi jua...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How does CryptoQuant’s analysis of the late-August 2026 cryptocurrency trading-volume surge—when daily spot volume reached about $75 billion. Article summary: CryptoQuant’s volume analysis is a constructive early-cycle signal, not proof of a durable bull market. The key distinction is that August’s higher activity accompanied a sharp price rise and was distributed across major. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Lonjakan Bitcoin pada akhir Agustus 2026 memberi CryptoQuant alasan untuk melihat kemungkinan peralihan awal dari fase bear market. Namun, sinyal utamanya bukan sekadar volume besar. Aktivitas perdagangan meningkat bersamaan dengan kenaikan harga, bukan ketika pasar dilanda aksi jual besar-besaran. Meski begitu, data permintaan yang kemudian melemah serta peran besar penutupan posisi short membuat reli ini lebih tepat dipandang sebagai upaya breakout yang belum terkonfirmasi, bukan deklarasi bull market yang sudah pasti. 7
19
21
Pada 21 Agustus, volume spot kripto harian mencapai sekitar US$75 miliar, tertinggi sejak Februari. Volume perpetual futures—kontrak derivatif tanpa tanggal jatuh tempo—mencapai sekitar US$336 miliar, tertinggi sejak Maret. Bitcoin sendiri menguat sekitar 24% sepanjang Agustus, kinerja bulanan terbaiknya sejak November 2024. 1
6
10
CryptoQuant menekankan hubungan antara harga dan aktivitas transaksi. Volume tinggi saat harga jatuh sering kali mencerminkan likuidasi dan kapitulasi: investor ramai-ramai menjual. Kali ini, volume meningkat ketika harga pulih tajam dan disebut terutama didorong pembelian. Pola tersebut lebih selaras dengan kembalinya partisipasi pasar ketika harga naik.
Kombinasi itu dapat menandakan perubahan rezim pasar dari bearish menuju fase awal bullish. Namun, ini baru bukti kemungkinan perubahan arah, bukan konfirmasi final. 7
10
Aktivitas tidak terkonsentrasi pada satu platform. Dalam catatan 21 Agustus, Binance membukukan volume spot US$19,4 miliar, Coinbase US$8 miliar, dan Gate US$5,1 miliar. Di perpetual futures, Binance memimpin dengan US$124 miliar, disusul OKX US$46 miliar dan MEXC US$30 miliar. 10
Data bulanan juga menunjukkan arah yang serupa. Volume spot di bursa-bursa utama naik 19% pada Agustus menjadi US$510,4 miliar, kenaikan bulanan terbesar sepanjang 2026. Sementara itu, volume derivatif naik 15,9%. 12
Keluasan partisipasi ini penting. Reli yang hanya bergantung pada satu bursa atau hanya ditopang derivatif lebih mudah dianggap sebagai perubahan posisi jangka pendek. Keterlibatan pasar spot dan futures di berbagai bursa membuat sinyalnya lebih berbobot, walaupun belum menjawab apakah pembeli akan tetap bertahan setelah momentum awal mereda.
Peringatan CryptoQuant sama pentingnya dengan sinyal positif tersebut. Short covering terjadi ketika trader yang sebelumnya bertaruh harga Bitcoin turun membeli kembali posisi mereka untuk menutup kerugian. Pembelian seperti ini bisa mempercepat kenaikan, terutama jika terjadi likuidasi berantai, tetapi tidak otomatis berarti ada akumulasi jangka panjang oleh pembeli baru.
Laporan setelah reli menyebut pergerakan harga banyak dipengaruhi short covering dan permintaan spot melemah. Data yang dikaitkan dengan CryptoQuant kemudian menempatkan permintaan spot pada minus 145.000 BTC, sedangkan permintaan futures masih positif tetapi telah menurun. 19
21
24
Karena itu, volume perpetual futures yang tinggi harus dibaca dengan konteks. Kontrak perpetual merupakan derivatif berleverage; volumenya bisa mencerminkan spekulasi dan penyesuaian posisi, bukan pembelian Bitcoin langsung di pasar spot. Fase bullish yang lebih berkelanjutan akan lebih meyakinkan apabila permintaan spot pulih dan bertahan positif ketika aktivitas berbasis leverage mulai normal kembali.
CryptoQuant menilai penutupan harga harian di atas sekitar US$81.700—dekat rata-rata pergerakan 365 hari Bitcoin—sebagai ambang konfirmasi awal bagi fase bullish baru. Di atasnya, level resistensi yang dilaporkan berada di sekitar US$83.600 pada pita valuasi Metcalfe dan US$88.700 pada pita harga realisasi trader. 22
23
Level-level tersebut bukan semata target harga. Fungsinya adalah menguji apakah permintaan sanggup menyerap pasokan yang tersedia. Laporan juga menyoroti tekanan jual dari pemegang jangka panjang di kisaran US$77.100 hingga US$80.200, sehingga kemampuan Bitcoin menembus dan bertahan di atas area resistensi menjadi krusial. 20
Skenario bullish akan lebih kuat jika Bitcoin mampu membangun support di atas US$81.700, bukan hanya sesaat melintas di atasnya, lalu menembus pita US$83.600 dan US$88.700 tanpa penurunan tajam pada permintaan spot.
Arus dana ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat menjadi indikator yang relatif mudah diamati untuk menilai dukungan pembeli institusional. Pada satu hari perdagangan di awal September, dana-dana tersebut mencatat arus masuk bersih US$730,9 juta, tertinggi sejak 14 Januari. 19
Namun, satu hari arus masuk besar belum cukup menjawab arah pasar. Laporan berikutnya menunjukkan empat sesi penarikan bersih berturut-turut, dengan total sekitar US$462,7 juta dalam sepekan. 23
Sinyal yang lebih berguna adalah konsistensi, bukan angka besar pada satu hari. Arus masuk bersih yang berulang akan mengindikasikan dana institusional terus menyerap pasokan. Sebaliknya, arus keluar berulang—terutama ketika ukuran permintaan spot melemah—akan memperkuat pandangan bahwa reli masih terlalu bergantung pada posisi derivatif.
Bitcoin juga bergerak di tengah ketidakpastian makroekonomi. Menjelang keputusan Federal Reserve pada 16 September, pasar mempertimbangkan permintaan ETF di satu sisi, serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan kemungkinan kebijakan moneter yang hawkish di sisi lain. 22
25
Implikasinya cukup jelas: inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, kenaikan imbal hasil, atau sikap The Fed yang lebih ketat dari ekspektasi bisa menekan aset berisiko dan menyulitkan Bitcoin mempertahankan posisi di atas resistensi. Sebaliknya, jika Bitcoin tetap tangguh menghadapi kabar makro yang tidak mendukung, argumen bahwa permintaan mulai tidak bergantung pada short squeeze akan menjadi lebih kuat.
Data CryptoQuant pada akhir Agustus mendukung pandangan yang konstruktif, tetapi bersyarat. Bukti yang paling memperkuat tesis tersebut adalah:
Lonjakan Agustus merupakan sinyal awal siklus yang patut diperhatikan. Volume meningkat di berbagai bursa ketika Bitcoin menguat sekitar 24%, kondisi yang lebih sehat dibanding lonjakan volume yang muncul akibat kapitulasi. 1
10
12
Namun, peringatan CryptoQuant membuat kesimpulannya harus tetap terukur. Dengan short covering berperan besar, permintaan spot melemah, dan arus ETF yang berubah-ubah, bukti yang ada lebih menunjuk pada potensi transisi ke fase bullish awal—bukan bull market yang sudah terkonfirmasi dan berkelanjutan. Konfirmasi akan bergantung pada pembelian nyata di pasar spot serta kemampuan Bitcoin bertahan di atas level resistensi yang disebutkan. 19
21
23
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 21 Agustus, volume spot kripto harian mencapai sekitar US$75 miliar dan volume perpetual futures US$336 miliar, saat Bitcoin menguat sekitar 24% sepanjang Agustus.
Pada 21 Agustus, volume spot kripto harian mencapai sekitar US$75 miliar dan volume perpetual futures US$336 miliar, saat Bitcoin menguat sekitar 24% sepanjang Agustus. Kenaikan aktivitas terjadi di banyak bursa dan bersamaan dengan harga yang naik, sehingga lebih konstruktif daripada lonjakan volume akibat aksi jual panik.
CryptoQuant masih meminta konfirmasi: permintaan spot perlu pulih, arus masuk ETF harus konsisten, dan Bitcoin perlu bertahan di atas US$81.700 sebelum menembus US$83.600 serta US$88.700.