Jatah Claude sebesar US$29 per karyawan per bulan di Accenture bukan berarti layanan otomatis berhenti setelah pemakaian mencapai angka itu. Jumlah tersebut adalah batas yang ditanggung perusahaan secara terpusat. Jika pemakaian lebih tinggi, biaya tambahannya harus dialihkan ke anggaran proyek atau tim. Kebijakan ini berlaku sejak 1 Oktober 2026 dan dilaporkan 404 Media pada 15 Oktober, berdasarkan pengumuman internal perusahaan.
1
16
Cara kerja jatah US$29
Biaya Claude dihitung berdasarkan pemakaian. Accenture menanggung hingga US$29 per karyawan setiap bulan dari anggaran pusat. Jika penggunaan melewati jatah itu, karyawan perlu mengidentifikasi anggaran proyek atau tim yang dapat menanggung selisihnya. Pelaporan menyebut mekanisme ini menggunakan Work Breakdown Structure (WBS), yakni kode anggaran internal untuk proyek atau tim.
2
12
16
Jadi, istilah yang lebih tepat adalah batas pendanaan pusat, bukan batas teknis yang pasti menghentikan penggunaan. Pemakaian di atas US$29 mungkin tetap bisa dibiayai, tetapi perlu ada proyek atau tim yang menanggung biayanya. Kebijakan yang dilaporkan juga tidak menjamin akses akan terus tersedia: pengumuman internal disebut menyatakan bahwa WBS dan lisensi tidak memastikan akses Claude tanpa batas waktu atau berkelanjutan.
4
8
Bagaimana dengan paket General dan Premium?
Salah satu laporan menyebut paket Premium mencakup penggunaan token senilai US$250 per minggu. Laporan yang sama menyebut ada karyawan yang berupaya mendapatkan peningkatan ke paket tersebut.
3
Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan seluruh aturan penagihan paket General dan Premium. Belum jelas pula apakah jatah mingguan Premium didanai terpisah dari US$29 per bulan atau bagaimana biaya pemakaian Premium yang melampaui jatah itu ditangani. Karena itu, angka-angka tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai gambaran lengkap skema biaya.
Mengapa kebijakan ini terasa bagi pengguna berat?
Sejumlah pengguna Claude Code di Accenture dilaporkan menghabiskan sekitar US$500–US$1.000 per bulan—jauh di atas jumlah yang kini ditanggung anggaran pusat.
4
7
9 Dengan aturan baru, pemakaian tambahan perlu memiliki pemilik anggaran proyek atau tim. Artinya, pengguna berat mungkin perlu meminta persetujuan anggaran, alih-alih mengandalkan pendanaan pusat. Laporan yang tersedia tidak menunjukkan seberapa umum tingkat pemakaian tersebut di kalangan karyawan.
Biaya AI kini juga menjadi urusan anggaran proyek
Kebijakan ini menempatkan penggunaan AI bukan hanya sebagai keputusan teknologi, tetapi juga sebagai keputusan anggaran. Satu laporan menyebut lebih dari 65% booking Accenture berasal dari kontrak harga tetap. Jika angka itu akurat, biaya AI yang tidak diperhitungkan dalam anggaran atau keekonomian proyek berpotensi menekan margin perusahaan. Besarnya dampak tersebut tidak dihitung dalam laporan yang tersedia.
17
Pertanyaan ini kian relevan untuk agentic coding, yaitu penggunaan AI untuk menjalankan alur kerja pemrograman yang lebih mandiri. Biayanya bergantung pada seberapa banyak pemakaian model yang dibutuhkan. Sumber yang tersedia tidak mengukur perbedaan biaya antara agentic coding dan penggunaan AI yang lebih sederhana. Jadi, penilaiannya bukan hanya soal harga token, melainkan apakah total biaya AI sepadan dengan hasil yang diberikan proyek.
Dalam laporan terpisah pada 1 Oktober, pandangan Accenture yang diberitakan adalah bahwa turunnya biaya token dapat memungkinkan perusahaan memakai AI di lebih banyak bidang dan dalam skala lebih luas.
20 Kebijakan US$29 menyoroti tantangan yang menyertainya: harga token yang lebih murah saja belum menunjukkan berapa total biaya pemakaian sebuah tim.
Singkatnya, jatah US$29 tidak serta-merta melarang karyawan memakai Claude lebih banyak. Kebijakan itu mengalihkan keputusan pendanaan berikutnya ke proyek atau tim yang bersedia menanggung biayanya—sementara akses jangka panjang tetap tidak dijamin.
4
8
16