Cara Agen AI Sana Workday Mengotomatiskan Dukungan TI dan Workflow Perjalanan Dinas
Workday memperkenalkan Sana untuk IT Service Management dan Sana Travel Agent untuk mengotomatiskan proses seperti onboarding karyawan, permintaan TI, pemesanan perjalanan, persetujuan, dan pelaporan biaya melalui sat... Sana untuk ITSM mengelola workflow layanan internal lintas HR, keuangan, dan TI, sementara Trave...
How do Workday’s newly announced AI agents—Sana for IT Service Management and the Travel Agent—work to automate enterprise workflows such asWorkday’s Sana AI agents aim to automate IT support, employee lifecycle tasks, and corporate travel workflows through a single conversational interface.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How do Workday’s newly announced AI agents—Sana for IT Service Management and the Travel Agent—work to automate enterprise workflows such as. Article summary: Workday says these new agents are embedded in Workday and can take action, not just answer questions: Sana for IT Service Management handles common cross-functional service tasks such as onboarding/offboarding access cha. Topic tags: general, news, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "*Sana for Workday Brings a New Conversational AI Experience to Workday*. *New Sana Self‑Service Agent Launches With 300+ Skills, and It Is Already Handling Everyday HR and Finance" source context "Introducing Sana from Workday: Superintelligence for Work That Finds Answers, Takes Action, and Automates Workflows | Wo" Refer
openai.com
Banyak proses kerja di perusahaan besar—mulai dari onboarding karyawan, tiket dukungan TI, hingga pengaturan perjalanan dinas—biasanya tersebar di berbagai sistem dan memerlukan beberapa tahap persetujuan. Workday mencoba menyederhanakan kompleksitas ini dengan memperkenalkan dua agen AI baru: Sana untuk IT Service Management (ITSM) dan Sana Travel Agent.
Keduanya dibangun di atas Sana from Workday, antarmuka AI percakapan yang diluncurkan pada 2026 untuk membantu karyawan mencari informasi sekaligus mengeksekusi tugas langsung di dalam platform Workday.
Antarmuka AI Percakapan untuk Pekerjaan Perusahaan
Sana berfungsi sebagai antarmuka AI terpadu di dalam Workday. Karyawan, manajer, maupun administrator dapat mengajukan permintaan dengan bahasa alami—misalnya meminta akses aplikasi baru, merencanakan perjalanan dinas, atau menanyakan status permintaan.
Berbeda dengan chatbot tradisional yang hanya menjawab pertanyaan, Workday memposisikan agen Sana sebagai AI yang dapat mengambil tindakan langsung. Artinya, sistem tidak hanya memberi informasi tetapi juga menyelesaikan workflow di belakang layar.
Studio Global AI
Search, cite, and publish your own answer
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Apa jawaban singkat untuk "Cara Agen AI Sana Workday Mengotomatiskan Dukungan TI dan Workflow Perjalanan Dinas"?
Workday memperkenalkan Sana untuk IT Service Management dan Sana Travel Agent untuk mengotomatiskan proses seperti onboarding karyawan, permintaan TI, pemesanan perjalanan, persetujuan, dan pelaporan biaya melalui sat...
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Workday memperkenalkan Sana untuk IT Service Management dan Sana Travel Agent untuk mengotomatiskan proses seperti onboarding karyawan, permintaan TI, pemesanan perjalanan, persetujuan, dan pelaporan biaya melalui sat... Sana untuk ITSM mengelola workflow layanan internal lintas HR, keuangan, dan TI, sementara Travel Agent menyatukan perencanaan perjalanan, pemesanan, kepatuhan kebijakan perusahaan, persetujuan manajer, dan pencatatan...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Platform Sana dari Workday sudah tersedia secara global sejak Maret 2026, tetapi pengumuman Mei 2026 belum menyebutkan tanggal ketersediaan umum yang pasti untuk agen ITSM dan Travel Agent.[1][8][11]
Karena agen ini berjalan langsung di platform Workday, mereka menggunakan data organisasi yang sama dengan aplikasi inti perusahaan, seperti:
Peran karyawan, departemen, dan struktur pelaporan
Rantai persetujuan internal
Hak akses dan kebijakan keamanan
Kebijakan perjalanan dan pengeluaran perusahaan
Dengan konteks ini, AI dapat menentukan langkah apa yang diperlukan dan menjalankannya secara otomatis sesuai aturan perusahaan.
Sana untuk IT Service Management (ITSM)
Sana untuk ITSM berfokus pada otomatisasi layanan internal yang biasanya melibatkan beberapa tim—seperti HR, TI, dan keuangan.
Contoh proses yang bisa ditangani meliputi:
Onboarding dan offboarding karyawan, termasuk pemberian atau pencabutan akses sistem
Perubahan akses ketika karyawan pindah peran atau departemen
Permintaan TI sehari‑hari seperti reset password atau instalasi software
Tiket layanan internal yang melibatkan HR, keuangan, atau TI
Karena agen ini terhubung langsung dengan data organisasi di Workday, sistem dapat menentukan siapa yang berhak mendapatkan akses tertentu, sistem mana yang perlu diperbarui, dan siapa yang harus memberikan persetujuan.
Alih‑alih membuat tiket dan menunggu respons dari beberapa tim, agen AI dapat mengoordinasikan langkah‑langkah tersebut secara otomatis—mengaktifkan izin akses, mengirim permintaan persetujuan, dan memperbarui sistem terkait.
Sana Travel Agent
Agen kedua, Sana Travel Agent, menargetkan masalah umum lain di perusahaan: proses perjalanan dinas yang sering terpisah antara platform pemesanan, sistem persetujuan, dan pengelolaan biaya.
Dengan agen ini, seluruh proses perjalanan dapat dilakukan melalui satu percakapan.
Melalui Sana Travel Agent, pengguna dapat:
Merencanakan dan memesan perjalanan dinas
Memastikan pemesanan sesuai kebijakan perjalanan perusahaan
Memicu persetujuan dari manajer
Secara otomatis membuat dan melacak laporan biaya
Pendekatan ini memungkinkan tim keuangan memantau pengeluaran perjalanan secara real‑time sekaligus memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.
Bagaimana Agen Menggunakan Data Organisasi
Prinsip utama desain agen ini adalah bahwa mereka berjalan langsung di sistem sumber data perusahaan—yaitu platform HR dan keuangan Workday.
Karena itu, agen dapat memanfaatkan:
Data HR dan keuangan real‑time yang tersimpan di Workday
Konteks organisasi, seperti struktur pelaporan dan peran karyawan
Kontrol keamanan dan kebijakan tata kelola yang sudah dikonfigurasi
Konteks tersebut memungkinkan AI mengeksekusi tindakan sesuai aturan perusahaan—misalnya memastikan perjalanan disetujui oleh manajer yang tepat atau memberikan akses sistem sesuai definisi peran karyawan.
Dengan kata lain, antarmuka percakapan ini tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan workflow yang mengikuti aturan kepatuhan perusahaan.
Ketersediaan dan Jadwal Peluncuran
Workday meluncurkan Sana from Workday, termasuk antarmuka AI percakapannya, kepada pelanggan di seluruh dunia pada Maret 2026.
Pada acara Sana AI Summit di New York pada 21 Mei 2026, perusahaan memperkenalkan dua agen tambahan: Sana untuk ITSM dan Sana Travel Agent.
Namun, materi pengumuman tersebut belum menyebutkan jadwal ketersediaan umum yang pasti untuk kedua agen baru ini. Mereka diperkenalkan dan didemonstrasikan pada acara tersebut, tetapi Workday belum mengonfirmasi kapan semua pelanggan dapat menggunakannya secara luas.
Pergeseran Besar: Dari Asisten AI ke Agen Workflow
Strategi Workday mencerminkan tren yang lebih luas di dunia perangkat lunak perusahaan. AI tidak lagi sekadar menjadi asisten yang memberi jawaban, tetapi berkembang menjadi agen yang dapat mengeksekusi pekerjaan langsung di dalam sistem bisnis.
Dengan menanamkan agen ini langsung ke platform HR dan keuangan, Workday mencoba menghilangkan gesekan yang selama ini muncul akibat perpindahan antara banyak aplikasi, tiket layanan, dan proses persetujuan manual.
Jika pendekatan ini berhasil, berbagai proses kantor sehari‑hari—mulai dari onboarding karyawan hingga penggantian biaya perjalanan—bisa berubah menjadi percakapan singkat yang langsung memicu workflow otomatis di belakang layar.
blog.workday.com
New Workday Agents Turn IT Tickets and Travel Chaos Into One Conversation
Comments
0 comments