Saat melakukan panggilan video memakai kacamata, kamera di bingkainya menghadap ke depan—bukan ke wajah pemakainya. Di Meta Connect 2026, Meta menawarkan jalan keluar berupa sosok digital fotorealistis yang disebut hologram. Namun, cara kerjanya di Ray-Ban Display dan Meta VR Glasses tidak sama. Keduanya juga bukan siaran kamera langsung dari wajah pengguna.
14
22
1
12
Ray-Ban Display: wajah digital yang mengikuti suara
Untuk membuat hologram di Ray-Ban Display, pengguna lebih dulu melakukan perekaman singkat melalui aplikasi Meta AI di ponsel. Dalam uji coba awal, Engadget menjelaskan bahwa pengguna diminta merekam wajah dari beberapa sudut dengan kamera ponsel, lalu menjawab sejumlah pertanyaan untuk menangkap karakter suaranya.
22
21
Ketika panggilan berlangsung, suara pengguna menggerakkan sosok digital tersebut. Sistem memperkirakan ekspresi dari apa yang diucapkan dan cara mengucapkannya; kacamata tidak membaca ekspresi wajah secara langsung. Jadi, lawan bicara melihat representasi animasi diri Anda, bukan setiap reaksi wajah Anda sebagaimana terjadi.
20
28
Meta menyatakan fitur ini akan mulai tersedia melalui akses awal WhatsApp bagi pengguna Ray-Ban Display di Amerika Serikat pada akhir musim gugur 2026. Kacamata seharga US$799 itu sudah dijual, tetapi fitur panggilan hologramnya belum otomatis tersedia bagi pembeli. Dukungan Zoom untuk fitur hologram khusus Ray-Ban Display juga belum dipastikan.
20
14
16
VR Glasses: lawan bicara terasa hadir di ruang virtual
Pada Meta VR Glasses, pengalaman yang didemonstrasikan lebih bersifat spasial: hologram fotorealistis dapat mencakup seluruh tubuh. Laporan dari Connect menyebut avatar ini direncanakan untuk panggilan melalui aplikasi seperti WhatsApp dan Zoom. Peserta yang bergabung lewat layar biasa dapat melihat avatar tersebut. Sementara itu, jika pengguna VR Glasses melihat hologram orang lain, audio spasial menempatkan suara orang itu seolah berasal dari posisi avatarnya.
12
1
Perbedaannya terletak pada siapa yang merasakan kehadiran itu. Pemakai VR Glasses dapat menjumpai avatar dalam ruang virtual; fitur Ray-Ban Display terutama memungkinkan lawan bicara melihat sosok digital pemakai kacamata. Ray-Ban Display sendiri hanya memiliki layar kecil pada satu lensa. Belum ada kepastian bahwa setiap panggilan VR akan menampilkan hologram seluruh tubuh, dan laporan yang tersedia belum menjelaskan proses penyiapan VR Glasses bagi konsumen sedetail versi Ray-Ban Display.
1
12
39
Meta VR Glasses ditargetkan hadir pada musim semi 2027 dengan harga sekitar US$1.299–US$1.300. Target penjualan perangkat itu tidak berarti seluruh kemampuan panggilan yang didemonstrasikan pasti langsung tersedia untuk setiap pembeli.
12
34
Yang belum bisa disimpulkan dari demo
Dalam kesan awalnya, Engadget menilai avatar Meta tampak sangat realistis. Namun, demo singkat belum membuktikan bahwa tampilan dan perilakunya akan selalu sekonsisten itu dalam panggilan sehari-hari. Khusus pada Ray-Ban Display, ekspresi yang disimpulkan dari suara tidak boleh disamakan dengan pelacakan wajah secara langsung.
21
28
Ada pula perbedaan istilah yang penting. Meta secara terpisah memperkenalkan Muse Realtime Avatar, teknologi yang mengubah Muse Realtime Voice menjadi avatar AI ekspresif. Pengumuman yang tersedia tidak secara jelas menyatakan bahwa teknologi bernama itu menjalankan kedua fitur panggilan dengan sosok digital pribadi ini. Karena itu, keduanya tidak bisa begitu saja disebut fitur Muse Realtime Avatar.
2
22