Lando Norris tampak memegang kendali penuh pada GP Spanyol perdana di sirkuit Madring, Madrid. Namun, sebuah Virtual Safety Car (VSC) yang singkat mengubah balapan: Kimi Antonelli menang, Max Verstappen finis kedua, dan Norris—yang memulai dari pole position—harus puas di posisi ketiga.
26
27
Mengapa VSC begitu menentukan?
VSC digunakan saat ada bahaya di lintasan yang perlu ditangani tanpa mengeluarkan Safety Car penuh. Seluruh pembalap wajib mengikuti delta waktu putaran tertentu, sehingga mereka melaju jauh lebih lambat saat marshal membersihkan insiden. Sistem ini biasanya lebih singkat dan tidak terlalu mengganggu jalannya balapan dibanding Safety Car biasa.
3
Masalahnya, kecepatan mobil yang lebih rendah di lintasan membuat waktu yang hilang saat pit stop juga lebih kecil. Pembalap yang bisa masuk pit tepat ketika VSC diberlakukan mendapat keuntungan strategi besar.
Norris memimpin 6,2 detik setelah 14 lap dari total 57 lap. Ketika Lance Stroll berhenti di Tikungan 20, VSC diaktifkan pada lap ke-15. Pada saat itu Norris baru saja melewati pintu masuk pit lane. Antonelli dan Verstappen, yang berada di belakangnya, masih bisa langsung masuk pit dalam kondisi VSC; Norris harus menyelesaikan satu putaran lagi. Ketika ia akhirnya masuk pit, VSC justru sudah berakhir.
27
34
Situasi tersebut diperburuk oleh pit stop McLaren yang lambat. Norris sempat melorot hingga posisi kelima sebelum bangkit ke urutan ketiga. Namun, karakter Madring yang minim peluang menyalip membuat upayanya kembali ke depan praktis tidak realistis.
26
2
Hasil balapan dan dampaknya bagi perebutan gelar
Antonelli memenangi balapan F1 pertama di Madring, di depan Verstappen dan Norris. Beberapa laporan menggambarkan kemenangan Norris sangat mungkin terjadi setelah ia mengendalikan fase awal balapan dari pole.
26
34
Hasil ini jelas penting bagi persaingan gelar karena Antonelli mengubah balapan yang sebelumnya dipimpin Norris menjadi kemenangan. Namun, laporan yang tersedia tidak memberikan data lengkap dan andal mengenai selisih poin klasemen setelah balapan, sehingga dampak persisnya terhadap klasemen tidak bisa dipastikan secara berlebihan.
27
Perubahan aturan apa yang diusulkan?
Norris: VSC minimal satu putaran atau tutup akses pit
Usulan utama Norris adalah menetapkan VSC tetap berlaku setidaknya selama satu putaran penuh. Dengan begitu, semua mobil memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai pintu masuk pit saat periode kehati-hatian berlangsung—bukan hanya mobil yang kebetulan berada dekat pit lane ketika sinyal VSC muncul.
8
Ia juga mengusulkan pintu masuk pit ditutup selama VSC, kecuali untuk kebutuhan darurat yang nyata, seperti ban bocor. Pilihan ini akan menghapus keuntungan strategi dari pit stop rutin saat VSC, sambil tetap memberi akses bagi mobil yang membutuhkan perbaikan mendesak.
8
Martin Brundle: mendukung batas minimum satu putaran
Mantan pembalap dan komentator F1 Martin Brundle mendukung pendekatan satu putaran penuh. Ia mencatat beberapa kategori balap menutup pit sementara, kecuali untuk perbaikan darurat. Tetapi ada konsekuensinya: VSC yang dipastikan berlangsung satu lap akan mengurangi durasi balapan dalam kondisi bendera hijau.
18
21
Nico Rosberg: hilangkan atau pangkas keuntungan pit lane
Juara dunia F1 2016 Nico Rosberg menyarankan pit lane ditutup saat VSC, atau batas kecepatan di pit lane diturunkan secara drastis. Sasaran dua opsi itu sama: mencegah pit stop rutin menjadi terlalu menguntungkan ketika seluruh mobil di lintasan dipaksa melambat oleh VSC.
22
Zak Brown: belum ada usulan teknis spesifik yang terkonfirmasi
CEO McLaren Zak Brown menyebut nasib Norris sebagai sesuatu yang kejam dan menilai Norris sudah unggul jauh sebelum VSC. Namun, sumber yang tersedia tidak mengaitkan usulan perubahan aturan VSC tertentu kepada Brown. Posisi yang terkonfirmasi adalah penilaiannya atas insiden tersebut, bukan rekomendasi regulasi spesifik.
31
29
Kapan FIA dapat mempertimbangkan perubahan?
Norris mengatakan isu ini pernah dibahas dalam pengarahan pembalap dan laporan menyebutnya dapat kembali diangkat dalam pengarahan berikutnya. Prinsipal tim McLaren Andrea Stella mengingatkan bahwa perubahan aturan biasanya membutuhkan proses panjang, kecuali FIA atau Formula 1 mendorongnya secara kuat di tingkat institusi.
2
16
Artinya, pengarahan pembalap berikutnya adalah forum yang masuk akal untuk membahasnya, bukan tanggal keputusan yang telah ditetapkan. Hingga laporan-laporan ini terbit, belum ada rapat FIA atau jadwal resmi untuk mengadopsi regulasi VSC baru.
2
Dilema utamanya: keselamatan, keadilan, atau balapan hijau
Kontroversi di Madrid tidak mengubah fungsi mendasar VSC: memberi kesempatan kepada marshal menangani bahaya dengan gangguan sekecil mungkin terhadap balapan.
3 Pertanyaan kebijakannya adalah apakah kesetaraan kesempatan pit bagi mobil di bagian lintasan berbeda harus lebih diprioritaskan daripada secepat mungkin mengembalikan balapan ke kecepatan penuh.
Dari usulan yang muncul, VSC minimal satu putaran penuh menjadi solusi yang paling banyak didukung karena mempertahankan sistem VSC sambil membuat kesempatan pit lebih merata. Menutup pit lane atau memangkas batas kecepatannya dapat menjadi langkah lebih tegas, tetapi juga memunculkan pertanyaan operasional dan akses untuk keadaan darurat. Madrid memperlihatkan bahwa selisih beberapa detik terhadap posisi pintu masuk pit bisa menentukan pemenang balapan.
18
22