Reli pascapemilu ini bukan berarti investor ramai-ramai yakin pada semua perusahaan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI). Yang berubah adalah perusahaan mana yang lebih disukai pasar. Pada 4 November, Microsoft dan Amazon melonjak di Wall Street. Sehari kemudian, saham teknologi Hong Kong menguat, dipimpin platform internet, sementara saham perangkat keras tertinggal. Benang merahnya: investor menilai perusahaan yang sudah memiliki kapasitas cloud bisa diuntungkan jika pembangunan pusat data baru makin sulit.
4
44
Dari Wall Street ke bursa Hong Kong
Pada 4 November, Microsoft naik 6,68% dan Amazon 6,12%. Alphabet menguat 3,18%, Apple 5,31%, dan Meta 1,44%, berdasarkan angka penutupan yang dilaporkan. Laporan MarketWatch terpisah memperkirakan nilai pasar gabungan Microsoft dan Amazon bertambah sekitar US$424 miliar.
3
4
15
Kenaikan berlanjut di Hong Kong pada hari berikutnya. Hang Seng Index ditutup naik 3,67%, sedangkan Hang Seng Tech Index menguat 5,55%. Alibaba dan Tencent termasuk pendorong utama kenaikan tersebut, menurut Bloomberg.
44
52
Namun, saham terkait AI tidak semuanya ikut naik. Sejumlah laporan menggambarkan pergeseran investasi dari saham perangkat keras dan produsen chip, sementara operator pusat data juga tertekan. Pasar Korea Selatan yang banyak diisi saham semikonduktor melemah karena aksi jual saham chip—berlawanan dengan penguatan di Hong Kong.
10
44
45
Mengapa kapasitas cloud yang sudah tersedia menarik perhatian
Tesis pasar saat itu berpusat pada nilai kapasitas komputasi yang sudah dimiliki perusahaan. Investor mempertimbangkan apakah kemungkinan pembatasan pembangunan pusat data baru dapat membuat pasokan komputasi lebih terbatas, melindungi penyedia lama dari sebagian persaingan mendatang, dan mengurangi tekanan untuk terus memperluas infrastruktur. Ini adalah perkiraan tentang kemungkinan dampak kebijakan dan kondisi pasar, bukan bukti bahwa pembatasan baru sudah diberlakukan.
4
5
John Belton, manajer portofolio di Gabelli Funds, berpendapat bahwa jika permintaan komputasi terus melampaui pasokan, pembatasan tambahan terhadap kapasitas pusat data di masa mendatang dapat memberi penyedia cloud mapan seperti Microsoft dan Amazon ruang untuk menaikkan harga. Itu merupakan kemungkinan, bukan perubahan harga atau margin yang sudah dipastikan.
20
21
Logika tersebut juga menjelaskan mengapa investor membedakan platform cloud dari bagian lain dalam pembangunan infrastruktur AI. Perusahaan yang menjual layanan cloud dan telah mengoperasikan kapasitas komputasi bisa dipandang berbeda dari bisnis yang bergantung pada pembangunan atau pasokan infrastruktur baru. Sejumlah laporan menggambarkan sesi perdagangan itu sebagai pergeseran yang menguntungkan platform teknologi besar, sementara produsen chip dan operator pusat data tertinggal.
4
10
Pertumbuhan cloud berhadapan dengan mahalnya ekspansi
Pertumbuhan layanan cloud menjadi salah satu alasan investor tetap memperhatikan platform-platform tersebut. Laporan kuartal ketiga mencatat pertumbuhan tahunan Azure sebesar 48%, AWS 39,3%, dan Google Cloud 103%.
36 Namun, pertumbuhan itu beriringan dengan kekhawatiran soal biaya penambahan kapasitas AI. Laporan kinerja keuangan terkait menyebut belanja modal yang lebih tinggi menekan arus kas bebas Amazon, Alphabet, dan Meta, sedangkan Microsoft masih mencatat arus kas bebas positif meski belanjanya meningkat.
31
Ketegangan inilah yang penting untuk membaca reli tersebut. Investor mungkin melihat keterbatasan kapasitas sebagai keuntungan potensial bagi perusahaan mapan, tetapi membangun dan mengoperasikan infrastruktur tetap membutuhkan investasi besar. Kenaikan harga saham belum menjawab seberapa cepat permintaan cloud akan menghasilkan imbal hasil, atau berapa banyak lagi dana yang perlu dikeluarkan perusahaan.
5
31
Apa yang bisa dan belum bisa disimpulkan
Urutan pergerakan dari Wall Street ke Hong Kong menunjukkan perubahan kepemimpinan pasar: platform cloud dan internet yang sudah mapan menguat, sementara sebagian saham perangkat keras dan infrastruktur melemah.
10
44 Namun, pergerakan itu tidak membuktikan bahwa hasil pemilu menjadi satu-satunya penyebab setiap perubahan harga, bahwa pembatasan pusat data pasti berlaku, atau bahwa penyedia cloud akan mampu menaikkan harga.
Kesimpulan yang lebih terukur: investor memperhitungkan kemungkinan bahwa kapasitas komputasi yang terbatas dan ekspansi infrastruktur yang lebih tertahan akan menguntungkan perusahaan yang sudah memiliki kapasitas cloud. Apakah taruhan itu tepat bergantung pada kebijakan, pasokan, permintaan, dan biaya untuk memenuhi permintaan tersebut.
4
5
21