Emas pertama Singapura di Asian Games Aichi–Nagoya 2026 datang dari arena seni bela diri campuran (MMA). Pada 22 September, Tiffany Teo mengalahkan Khilola Sobirova dari Uzbekistan dalam final kelas tradisional 60 kg putri. Kemenangan pada debutnya di Asian Games itu baru dipastikan setelah pertarungan berlanjut ke babak tambahan.
6
2
Final yang menjadi ajang pembalasan
Juri memberikan masing-masing satu dari dua ronde reguler kepada Teo dan Sobirova. Di babak tambahan, Teo keluar sebagai pemenang; menurut laporan Team Singapore, ia berhasil menjatuhkan lawannya dengan menangkap satu kaki (single-leg takedown).
6
1
Bagi Teo, lawan di final bukan sosok asing. Sobirova mengalahkannya di final Kejuaraan MMA Asia pada Mei 2026. Pertemuan di Nagoya pun membalik hasil tersebut.
3
Mengapa semifinalnya diperdebatkan?
Sehari sebelumnya, Teo menghadapi Suchika Tariyal dari India. Skor mereka imbang setelah dua ronde, sehingga laga berlanjut ke babak tambahan selama satu menit. Teo semula dinyatakan menang. Namun, setelah kubu India mengajukan keberatan dan keputusan ditinjau, hasil pertarungan berubah menjadi imbang.
10
24
Teo tetap maju ke final melalui aturan penentuan hasil berdasarkan berat badan saat penimbangan: ia lebih ringan daripada Tariyal. Sejumlah laporan menyebut selisihnya 700 gram, tetapi pemberitaan tidak sepakat mengenai angka pastinya. Tariyal menentang hasil tersebut karena merasa penampilannya sudah cukup untuk menang.
19
5
17
Arti emas bagi Teo dan MMA Singapura
Teo memandang pencapaian itu sebagai buah kerja bertahun-tahun, bukan semata hasil persiapan menjelang final. MMA baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games pada edisi Aichi–Nagoya 2026, dan Teo menjadi peraih emas Asian Games pertama Singapura di cabang tersebut. Ia juga berharap kemenangannya membantu perkembangan MMA di Singapura.
16
4
1