Pada 26 Juli 2026, delegasi APEC dari Singapura, Korea Selatan, Brunei, dan Hong Kong mencoba langsung simulasi bedah, diagnosis berbantuan AI, serta platform kedokteran gigi digital di Rumah Sakit Stomatologi Huaxi. Rumah sakit melaporkan sistem layanan cerdasnya menangani lebih dari 1 juta kunjungan pasien per tah...
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-5.6 TerraGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did Sichuan University’s West China Hospital of Stomatology demonstrate to APEC Digital Week delegates from Singapore, South Korea, Brun. Article summary: On July 26, West China Hospital of Stomatology made the case through direct use, not slideware: APEC visitors from Singapore, South Korea, Brunei, and Hong Kong handled immersive simulation systems and saw AI tools alrea. Topic tags: general, general web. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clic
Pada kunjungan APEC Digital Week, 26 Juli, Rumah Sakit Stomatologi Huaxi Universitas Sichuan di Chengdu ingin menyampaikan satu hal: kedokteran gigi digital di sana tidak lagi sebatas riset atau pajangan teknologi. Sistemnya ditunjukkan dalam pelayanan klinis, pendidikan, konsultasi jarak jauh, riset, hingga alih teknologi ke industri.
Delegasi dari Singapura, Korea Selatan, Brunei, dan Hong Kong tidak hanya melihat presentasi. Di IDEA Future Learning Center, pusat pembelajaran masa depan milik rumah sakit, mereka mencoba perangkat simulasi dan menyaksikan alur kerja berbasis kecerdasan buatan (AI). 2
4
Di pusat tersebut, para tamu menjajal platform simulasi virtual dan AI untuk perencanaan bedah ortognatik digital—bedah untuk memperbaiki posisi rahang—serta platform ortodonti, robot bedah tumor kepala dan leher, dan demonstrasi analisis citra serta patologi berbantuan AI. 4
Salah satu yang paling mudah dipahami secara visual adalah navigasi bedah mulut berbasis augmented reality (AR). Dengan headset AR, struktur anatomi seperti tulang, saraf, dan pembuluh darah dapat ditumpangkan ke medan bedah simulasi. Kedalaman dan sudut penanaman implan juga ditampilkan. Sistem ini dipresentasikan sebagai produk navigasi bedah mulut AR yang telah mendapat persetujuan pemasaran dan digunakan secara berkelanjutan. 1
7
Format praktik langsung itu penting: pengunjung bisa melihat bagaimana teknologi membantu perencanaan dan pelatihan tanpa menyiratkan bahwa sistem otonom akan menggantikan dokter. Pasien virtual dan lingkungan simulasi membuat proses yang biasanya rumit menjadi lebih mudah diamati dan dipelajari.
Rumah sakit juga menekankan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti tenaga medis. Model multimodal Huaxi Dental Intelligent Connect disebut mencakup triase, interpretasi citra, dan pembuatan rekam medis. Model tersebut juga terpilih sebagai kasus inovasi dan praktik AI medis oleh otoritas kesehatan nasional Tiongkok. 1
29
Untuk ortodonti, perwakilan rumah sakit menyatakan diagnosis berbantuan AI dapat memangkas alur pemeriksaan awal yang secara konvensional memakan sekitar 30 menit menjadi kurang dari satu menit. 15 Dalam patologi, mereka memaparkan HXDental-PathAI sebagai model patologi mulut multimodal tingkat klinis, dengan sensitivitas keseluruhan yang dilaporkan sebesar 98,15% dalam membedakan lesi jinak, ganas, dan mencurigakan.
15
Angka-angka tersebut menggambarkan argumen efisiensi Huaxi. Namun, perlu dicatat bahwa bahan sumber yang tersedia berupa laporan institusi dan liputan acara, bukan evaluasi independen yang telah melalui penelaahan sejawat terhadap hasil klinis. Bukti terkuat dari kunjungan ini adalah bahwa sistem-sistem tersebut didemonstrasikan dalam lingkungan klinis dan pelatihan nyata—bukan bahwa setiap klaim performanya telah divalidasi secara eksternal.
Untuk mendukung klaim bahwa teknologinya telah dipakai secara operasional, rumah sakit menyebut sistem diagnosis dan perawatan cerdasnya melayani lebih dari 1 juta kunjungan pasien setiap tahun. Platform jarak jauh berbasis 5G mereka juga disebut menjangkau lebih dari 3.000 institusi medis di seluruh Tiongkok. 5
15
Kombinasi ini mengubah narasinya dari sekadar pamer teknologi menjadi model layanan. Jaringan jarak jauh dapat memperluas dukungan spesialis di luar rumah sakit utama, sementara pencitraan berbantuan AI dan rekam medis digital berpotensi membantu membuat alur kerja lebih konsisten di berbagai lokasi. China National Radio melaporkan data CT mulut dari daerah terpencil dapat dikirim melalui cloud untuk skrining awal berbantuan AI. 26
Infrastruktur yang sama juga diperlihatkan untuk sejumlah fungsi lain:
Gagasan utamanya bukan satu headset, robot, atau model bahasa besar. Huaxi menawarkan sebuah siklus kerja: data mendukung AI, AI membantu pekerjaan klinis, lalu penggunaan klinis menghasilkan umpan balik untuk memperbaiki data dan algoritme. 1
Siklus ini didukung tiga platform institusional: layanan klinis digital bersama, pengembangan talenta, serta inkubasi inovasi. 20 Artinya, model tersebut mencoba menyatukan tata kelola data, adopsi klinis, pelatihan, layanan jarak jauh, dan komersialisasi. Inilah alasan pendekatan itu dipresentasikan sebagai model yang dapat diadaptasi oleh sistem kesehatan lain, meski perangkat dan model AI yang dipakai tidak harus sama.
Ada pula jalur yang lebih jelas dari penelitian ke produk. Kolaborasi China Dental Valley–Rumah Sakit Huaxi, misalnya, menggunakan mekanisme inovasi dan alih teknologi untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan hasil riset, pendanaan, pembuatan purwarupa, serta pengembangan berorientasi pasar. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 22 proyek alih riset telah dikontrak melalui inisiatif tersebut. 18
Kunjungan APEC membingkai kesehatan mulut digital sebagai peluang kerja sama regional: berbagi pengalaman dalam tata kelola data, pengembangan teknologi, dan penerapan klinis; lalu memperluas akses terhadap kapasitas spesialis melalui pelatihan serta layanan yang terhubung. 19
Huaxi menyatakan teknologi kedokteran gigi digitalnya telah menjangkau 40 negara mitra Belt and Road, bersamaan dengan rencana melanjutkan pelatihan teknis internasional. 2
5 Hal itu sendiri belum membuktikan model ini akan berpindah mulus ke semua sistem kesehatan. Regulasi, aturan data, standar klinis, dan kesiapan infrastruktur lokal akan menentukan bagian mana yang dapat diterapkan.
Namun, demonstrasi 26 Juli itu menyampaikan klaim yang lebih terukur: para delegasi dapat melihat komponen-komponen tersebut bekerja bersama, dari pasien virtual dan alat navigasi hingga diagnosis berbantuan AI, layanan bervolume tinggi, serta platform jarak jauh berskala nasional. Pesan Huaxi adalah kedokteran gigi digital baru bisa diperluas skalanya ketika seluruh komponen itu menjadi bagian dari alur kerja layanan kesehatan sehari-hari, bukan inovasi yang berdiri sendiri. 1
5
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Pada 26 Juli 2026, delegasi APEC dari Singapura, Korea Selatan, Brunei, dan Hong Kong mencoba langsung simulasi bedah, diagnosis berbantuan AI, serta platform kedokteran gigi digital di Rumah Sakit Stomatologi Huaxi.
Pada 26 Juli 2026, delegasi APEC dari Singapura, Korea Selatan, Brunei, dan Hong Kong mencoba langsung simulasi bedah, diagnosis berbantuan AI, serta platform kedokteran gigi digital di Rumah Sakit Stomatologi Huaxi. Rumah sakit melaporkan sistem layanan cerdasnya menangani lebih dari 1 juta kunjungan pasien per tahun, sementara platform 5G jarak jauhnya menjangkau lebih dari 3.000 institusi medis di Tiongkok.
Model “solusi Huaxi” menghubungkan data, AI, alur kerja klinis, pendidikan imersif, layanan jarak jauh, dan alih teknologi; namun angka kinerja yang dipaparkan berasal dari laporan institusi dan acara, bukan evaluasi...