Samsung menyambut iPhone lipat pertama Apple dengan dua nada sekaligus: menyindir di media sosial dan mengucapkan selamat datang lewat iklan. Ketika Apple memperkenalkan iPhone Duo dengan harga mulai US$1.999 pada 9 September 2026, akun Samsung Mobile US di X menyiratkan bahwa Apple memasuki kategori yang sudah lebih dulu digarap Samsung, bukan menciptakannya dari awal.
23
37
43
Lelucon yang mengiringi peluncuran
Salah satu komentar Samsung berbunyi, “So far, so same”—kurang lebih, sejauh ini masih sama saja. Setelah iPhone Duo diumumkan, Samsung menambah sindiran: “Let us know when you’re done reheating our leftovers,” atau kabari kami kalau sudah selesai menghangatkan sisa makanan kami. Pesannya jelas: menurut Samsung, gagasan ponsel lipat itu bukan hal baru.
37
Sebelum pengumuman Duo, Samsung juga menyentil lamanya penantian dalam presentasi Apple: “Making us wait? Fine. We’ll be over here, folding 3 ways.” Itu merujuk pada Galaxy Z TriFold, perangkat Samsung dengan tiga panel yang melipat dua kali, berbeda dari desain dua panel Duo.
9 Sindiran berlanjut ke nama produk. Samsung menandai aplikasi belajar bahasa Duolingo dan menulis “They copied us too” disertai #Solidarity, memainkan kemiripan nama iPhone Duo dengan Duo, maskot Duolingo.
31
33
Akun AS bukan satu-satunya yang ikut bercanda. Menurut Tech Times, divisi Samsung di Kanada mengunggah video Galaxy Z Fold 8 yang memakai cuplikan ucapan Kourtney Kardashian tentang meniru orang lain.
42 Sejumlah unggahan AS dilaporkan meraih lebih dari satu juta impresi, tetapi laporan yang tersedia tidak cukup untuk memastikan klaim bahwa satu unggahan ditonton lebih dari 10 juta kali.
12
Di balik candaan, ada kampanye pemasaran
Samsung telah memulai kampanye “Welcome to Foldables” sebelum acara Apple. Papan iklan di Seoul, Tokyo, dan London memuat pesan itu bersama slogan “The World’s Lightest Fold”, mengalihkan perhatian dari sindiran ke produk Samsung sendiri.
16
43 Galaxy Fold pertamanya hadir pada 2019, sehingga lelucon tentang Apple yang datang belakangan bertumpu pada selisih waktu sekitar tujuh tahun.
9
Apple, tentu saja, menawarkan sudut pandang berbeda. iPhone Duo berbentuk menyerupai paspor saat tertutup dan membuka menjadi layar yang lebih besar. Dalam presentasinya, CEO Apple John Ternus mengkritik ponsel lipat sebelumnya yang, menurutnya, terasa seperti “dua ponsel yang disatukan secara canggung”.
19
23 Karena itu, sindiran Samsung lebih tepat dibaca sebagai klaim persaingan, bukan bukti bahwa pengalaman memakai kedua perangkat sama.
Mengapa Samsung mengejek sekaligus menyambut?
Dua gaya komunikasi itu melayani tujuan yang sama: mengingatkan publik bahwa Samsung sudah lebih lama membuat ponsel lipat, sambil memanfaatkan perhatian yang dibawa Apple ke kategori tersebut. Reuters menggambarkan kampanye Samsung sebagai upaya mempertahankan posisinya dari tantangan besar Apple.
43
Seberapa besar tantangan itu belum bisa dipastikan. Counterpoint Research memproyeksikan, bukan melaporkan hasil akhir, bahwa Apple dapat meraih 25% pangsa pasar ponsel lipat pada 2026, dibanding 38% untuk Samsung.
43 Jadi, kedatangan Apple bisa membuat ponsel lipat makin diperhatikan—sekaligus memperketat persaingan bagi perusahaan yang telah bertahun-tahun membangun pasar ini.