Pada malam menjelang pemilu paruh waktu AS, Presiden Donald Trump menyebut konflik delapan bulan dengan Iran sebagai “perang yang sangat lunak” dan menggambarkan biayanya sebagai “receh”. Namun, beberapa jam sebelum wawancaranya dengan Sean Hannity di Fox News, pasukan AS menyerang sasaran di Pulau Qeshm. Laporan juga menyebut biaya konflik telah melampaui US$47 miliar.
9
19
Trump menyebutnya “perang lunak”
Trump mengatakan AS “tidak sedang berperang” dan mempertanyakan, “Kapan terakhir kali kita menembakkan sesuatu?” Ia menggambarkan konflik itu bukan sebagai “perang tanpa akhir” dan mengatakan AS dapat mengakhirinya kapan saja.
19
Menurut laporan tentang wawancara tersebut, Trump juga mengatakan tidak ada penembakan selama berbulan-bulan.
3 Pernyataan itu muncul pada hari yang sama ketika pasukan AS menyerang sasaran di Pulau Qeshm, di Selat Hormuz, setelah Garda Revolusi Islam Iran menembaki sebuah pesawat AS.
5
12
Serangan Qeshm disebut terbatas dan defensif
Pejabat menggambarkan serangan itu sebagai tindakan terbatas dan defensif, bukan dimulainya kembali pertempuran skala penuh.
5
17 Keterangan tersebut menjelaskan skala operasi, tetapi bukan berarti tidak ada tembakan dari pihak AS. Serangan di Qeshm dilaporkan pada hari Trump mempertanyakan kapan AS terakhir kali menembakkan sesuatu.
3
5
Biaya “receh” dibandingkan dengan laporan di atas US$47 miliar
Trump menyebut biaya konflik itu “receh”.
10 Fox News melaporkan bahwa perkiraan Pentagon telah melampaui US$47 miliar. Laporan itu juga menyoroti biaya perang dan kenaikan harga bensin sebagai tekanan bagi Partai Republik menjelang hari pemungutan suara.
9
Laporan lain menyebut Trump menepis angka pengeluaran US$30 miliar.
6 Namun, laporan yang tersedia tidak memastikan bahwa ia mengaitkan angka itu dengan anggota DPR Ro Khanna dalam wawancara tersebut. Klaim Trump yang terpisah—bahwa pertumbuhan dan kekayaan senilai US$25 triliun tercipta “sejak pemilihan saya”—juga tidak membuktikan bahwa biaya perang telah tertutupi.
52
Pickaxe Mountain dan kemungkinan serangan lanjutan
Trump mengatakan AS mungkin perlu menyerang Pickaxe Mountain, lokasi yang dikaitkan dengan program nuklir Iran di wilayah Isfahan, sebelah selatan Natanz. Ia mengatakan serangan dapat dilakukan dalam “satu jam”.
1
4
Sebelumnya pada Senin, Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran “bisa terjadi” dan Iran menginginkan penyelesaian secepatnya, menurut CBS News.
12 Laporan yang tersedia tidak memuat jadwal perundingan yang terperinci atau menjelaskan sepenuhnya pernyataannya tentang bernegosiasi dari “posisi kuat” dan kemungkinan jika pembicaraan gagal. Namun, komentarnya soal Pickaxe menunjukkan bahwa opsi tindakan militer lanjutan masih terbuka.
Kontras antara pernyataan dan situasi di lapangan
Trump menggambarkan konflik sebagai sesuatu yang terbatas, murah, dan berada dalam kendali AS. Serangan yang dilaporkan di Qeshm menunjukkan bahwa aksi militer masih berlangsung. Pejabat menyebut serangan itu terbatas dan defensif—keterangan yang membatasi gambaran skalanya, bukan menyangkal terjadinya serangan. Sementara itu, laporan biaya di atas US$47 miliar memberi konteks pada penyebutan “receh” oleh Trump.
5
9
17