Fresha menjadi unicorn pada 2026 setelah menerima investasi $80 juta dari KKR yang menilai perusahaan lebih dari $1 miliar.[1][3] Platform ini digunakan sekitar 140.000 bisnis di lebih dari 120 negara dan telah memproses lebih dari 1 miliar janji layanan kecantikan dan wellness.[1][4][10] Didirikan pada 2015 sebagai...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did London‑based beauty and wellness booking platform Fresha reach a $1B valuation after raising $80M from KKR, what services and scale. Article summary: Fresha reached a $1 billion valuation by raising an $80 million primary growth investment from KKR’s Next Generation Technology Growth fund, which priced the London-based beauty and wellness platform at more than $1 bill. Topic tags: general, news, general web. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Fresha raises $80M at a $1B+ valuation Beauty and wellness platform managing bookings, payments, and business operations for self-care services." source context "Instagram" Reference image 2: visual subject "Meet Phoebe Gates (@phoebegates) and Sophia Kianni (@sophiakianni) — co-founders of PHIA (@phiaco) — a platform reinv
Startup teknologi kecantikan berbasis London, Fresha, resmi masuk klub unicorn setelah memperoleh investasi pertumbuhan sebesar $80 juta dari KKR. Pendanaan ini membuat valuasi perusahaan melampaui $1 miliar, menandai tonggak penting dalam perjalanan platform digital untuk industri beauty dan wellness global.
Investor melihat Fresha sebagai contoh kuat dari model platform vertikal yang menggabungkan software operasional, pembayaran digital, dan marketplace konsumen dalam satu ekosistem untuk industri tertentu.
Fresha menyediakan platform all‑in‑one untuk bisnis kecantikan dan wellness. Perangkat lunaknya membantu salon dan penyedia layanan mengelola operasional sekaligus mendapatkan pelanggan baru melalui marketplace online.
Fitur utama platform meliputi:
Platform ini digunakan oleh berbagai bisnis seperti salon rambut, salon kuku, barbershop, spa, hingga klinik estetika.
Pertumbuhan Fresha didorong oleh ekspansi internasional dan volume transaksi yang besar.
Saat ini platform tersebut:
Angka ini menempatkan Fresha sebagai salah satu infrastruktur digital terbesar untuk industri self‑care global.
Perusahaan ini didirikan pada 2015 oleh William Zeqiri dan Nicholas (Nick) Miller.
Produk pertama mereka bernama Shedul, sebuah sistem penjadwalan berbasis cloud untuk salon dan spa. Para pendirinya melihat bahwa banyak bisnis kecantikan di seluruh dunia masih menggunakan buku catatan atau proses manual untuk mengatur janji pelanggan.
Strategi awal Shedul adalah menawarkan software manajemen salon secara gratis, sehingga usaha kecil dapat mengadopsinya tanpa biaya berlangganan yang mahal.
Seiring bertambahnya pengguna, perusahaan meluncurkan Fresha.com, marketplace konsumen yang menghubungkan pelanggan dengan bisnis yang menggunakan software tersebut.
Pada Februari 2020, perusahaan melakukan rebranding penuh menjadi Fresha, menyatukan software bisnis dan marketplace konsumen dalam satu merek global.
Seiring ekspansi internasionalnya, Fresha menarik perhatian banyak investor teknologi dan growth equity.
Beberapa pendanaan penting meliputi:
Menurut TechCrunch, secara keseluruhan Fresha telah mengumpulkan sekitar $285 juta pendanaan hingga saat ini.
Salah satu strategi unik Fresha adalah tidak mengenakan biaya langganan untuk software inti yang digunakan bisnis kecantikan.
Alih‑alih, perusahaan menghasilkan pendapatan dari layanan berbasis transaksi di dalam platform, seperti:
Pendekatan ini menurunkan hambatan adopsi bagi bisnis kecil, sekaligus memungkinkan Fresha memperoleh pendapatan ketika transaksi dan booking meningkat di platform.
Banyak investor melihat Fresha sebagai bagian dari tren vertical SaaS—platform software yang fokus pada satu industri tertentu dan menggabungkan beberapa sumber pendapatan sekaligus, seperti SaaS, pembayaran, dan marketplace.
Industri kecantikan dan wellness sendiri sangat besar tetapi terfragmentasi, dengan jutaan bisnis independen di seluruh dunia. Dengan menyediakan software gratis dan marketplace global, Fresha berpotensi menjadi infrastruktur digital utama bagi sektor tersebut.
Investasi $80 juta dari KKR akan digunakan untuk mempercepat beberapa inisiatif utama perusahaan, termasuk:
Perusahaan menyatakan platformnya semakin mengandalkan teknologi AI untuk mengotomatisasi komunikasi pelanggan, pengelolaan janji, dan tugas operasional lainnya bagi bisnis kecantikan.
Perjalanan Fresha menunjukkan bagaimana sebuah alat sederhana—software penjadwalan salon—bisa berkembang menjadi platform global dengan model bisnis yang menggabungkan software gratis, pembayaran terintegrasi, dan marketplace pelanggan.
Dari startup kecil bernama Shedul pada 2015, perusahaan ini kini melayani ratusan ribu bisnis di seluruh dunia dan telah memproses miliaran janji layanan dalam industri self‑care global.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Fresha menjadi unicorn pada 2026 setelah menerima investasi $80 juta dari KKR yang menilai perusahaan lebih dari $1 miliar.[1][3]
Fresha menjadi unicorn pada 2026 setelah menerima investasi $80 juta dari KKR yang menilai perusahaan lebih dari $1 miliar.[1][3] Platform ini digunakan sekitar 140.000 bisnis di lebih dari 120 negara dan telah memproses lebih dari 1 miliar janji layanan kecantikan dan wellness.[1][4][10]
Didirikan pada 2015 sebagai Shedul oleh William Zeqiri dan Nick Miller, Fresha menghasilkan pendapatan dari pembayaran, booking marketplace, dan layanan pemasaran meskipun software utamanya gratis bagi bisnis.[5][13][34]